
''Terima kasih ya sayang mas puas dengan permainan kamu kali ini'' Ucap Erik
''kok gitu sih mas bilangnya,''
''lah memang mas salah bicara ya?''
''ya mas bilang kali ini. berarti sebelumnya mas gak puas gitu?''
''oh istriku. jangan cemberut begitu ah, bukan begitu kokk maksud mas, maksudnya mas itu mas selalu senang dan puas. tapi kali ini sepertinya ini sangat spesial deh, karena kamu tahu gak''
''apa?''
''malam ini kamu sangat agresif sayang. kamu malah yang buat mas melayang'' bisik Erik dengan menggoda Airin
''Ah mas aku jadi malu'' Airin pun menyembunyikan wajahnya di dada Erik
''tidak perlu malu sayang. harusnya kamu bangga pada dirimu sendiri, karena kamu telah membuat suamimu puas''
''apa benar seperti itu mas?'' menatap Erik
Erik mengangguk ''ya''
''jadi mas lebih sukanya aku yang agresif Begitu mas?''
''yank dengar. sebenarnya mas menyukaimu apa adanya loh.. cuma ya kalau istri mas ini lebih agresif ya itu poin spesial buat mas''
Airin tersenyum bahagia, dan dia sangat terharu dengan Ucapan Erik yang mengatakan dia menerimanya dengan apa adanya..
''Sudah ah. ini sudah larut malam, sebaliknya kita tidur sekarang ya'' Ajak Erik
''iya mas''
menjelang subuh . Erik bangun lebih dulu, dan adik kecilnya ini juga ikut terbangun di tambah dengan suasana yang indah ini . dimana istrinya memeluk nya, dan juga kakinya Airin tepat mengenai anak conda...
''yank'' bisik Erik
__ADS_1
''mass ada apa''
''yank kamu membangunkan sesuatu''
''Suruh tidur lagi'' jawab Airin sambil mengigau dia masih mengantuk rupanya
''yank tidak bisa.. ini harus di tuntaskan''
''Ah aku tidak mengerti'' dan Airin kembali mendengkur
lalu karena Erik merasa kasihan dengan istrinya yang mungkin kelelahan dengan yang mereka lakukan tadi malam.. Erik pun tak jadi Membangunkan Airin lagi..
Erik turun dari tempat tidur dengan hati-hati, lalu Erik berjalan menuju kamar mandi.. dan disana lah Erik menuntaskan bermain solo nya.
Rupanya setelah beberapa saat Erik pergi, Airin merasa aneh dan merasa ada yang hilang, lalu Airin meraba sisi tempat tidurnya.. rupanya kosong
''mass kamu dimana?'' sambil mencoba membuka mata ''kok tidak ada'' Ucapnya lagi
lalu Airin mencoba mencari Erik. dan setelah mendengar Seperti ada suara gemericik air. Airin pun segera menuju kamar mandi..
rupanya pintu kamar terbuka sedikit, Airin pun penasaran Sedang apakah suaminya ini..
dan setelah dilihatnya kedalam, Airin terkejut
''mas'' pekik Airin sangat terkejut melihat Erik Sedang duduk dan bermain sesuatu?
''eh sayang'' Erik juga kaget dan langsung berdiri dan tanpa memakai apapun alias telanjang
''Ah mas, kamu kamu sedang apa?'' Airin pun berbalik dan memunggungi Erik
''yank aku.... aku..'' Erik jadi bingung menjelaskan
Erik menghampiri Airin dan memegang bahu Airin, ''yank kenapa lihatnya kesana?''
''ihh mas kamu gak malu. kamu belum pakai baju'' Ucap Airin
__ADS_1
''ih kamu kaya belum pernah lihat mas kaya gini aja yank''
''em itu tadi mas Sedang apa sih?'' Tanya Airin penasaran
''itu anu yank.. mas Sedang bermain Solo''
''hah apa maksudnya?'' Airin tak mengerti
''Ya seperti yang kamu lihat tadi yank, lihat seperti ini'' Erik pun membalikkan tubuhnya Airin dan membawa tangannya Airin pada anak conda nya
''Aahh mass'' Pekik Airin
''ihh geli''
''Yank aku mau lagi''
Erik menatap Airin dengan penuh arti..
''Gak lama kok''
''Yaudah ayok'' Airin sudah mau berbalik keluar
tapi Erik menahan tangan Airin. ''kenapa?''
''mainnya di sini saja yank''
''di kamar mandi?''
''iya kita main dalam bathtub''
''Oh yasudah.''
lalu Erik segera menciumi bibir Airin, dan semua berubah dengan sebuah kecupan yang penuh hasrat...
''yank aku masukin sekarang ya''
__ADS_1
''iya masss ahhhh''
Dan terjadilah penyatuan yang sempurna antara dua sejoli itu