Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
34


__ADS_3

Airin pergi saat ojek yang di tunggu sudah datang.


''Mau kemana neng'' Tanya si tukang ojek


''Ke kafe ini ya Pak.'' Airin pun mengatakan kemana tujuan nya


''Oh iya iya..'' si tukang ojek manggut-manggut


Beberapa menit telah sampai ''Pak ini ongkos nya'' Airin menyodorkan uang pada tukang ojek


''Terima kasih neng'' pak ojek pun pergi meninggalkan Airin


Airin masih belum beranjak dari tempatnya berdiri. Airin memastikan apakah benar ini tempat yang ada di papan pengumuman...


''Ah iya benar sih, ini tempatnya tapi.... Kenapa suaranya berisik sekali ya?'' kata Airin heran saat sudah menginjak kan kakinya di teras tempat itu


''Musiknya kok kencang sekali ya.. emang pada betah gitu. si pengunjung kafe?'' sambil tengak tengok Airin berucap


''Hei mau mencari siapa'' Ucap wanita paruh baya mengagetkan Airin


''Ahh.. Airin terlonjak kaget ''Oh Bu. em saya saya kesini mau bekerja.'' Ucap Airin gugup


''Apa sudah melamar sebelumnya?'' Tanya wanita baya itu lagi


''Sudah Bu. bahkan saya sudah diterima kerja disini lewat email sih..'' angguk Airin


''Oh...'' tatapan ibu itu lalu melihat ke arah tubuh Airin dari atas hingga bawah... Lumayan


''Kenapa bu?'' Airin bertanya karena tatapan si ibu ini. yang seperti itu

__ADS_1


''Oh tidak tidak.. ayo masuk saya pemilik tempat ini kok.. ayo'' ajaknya lagi dan mengatakan siaps dirinya


''eh ibu pemilik tempatnya ya.! aduh maaf Bu saya tidak mengenali Anda..'' sesal Airin


''Sudah tidak apa-apa kok..'' sambil tersenyum dan mereka masuk kedalam yang tadi disebut kafe


***


Dilain tempat


''Daddy.. Calca sudah boleh pulang kan?'' Tanya Salsa yang saat ini masih berada di rumah sakit. dia sudah bosan berada disini.


''Sudah boleh kok sayang tadi ucap dokternya. Salsa hari ini pulang.'' jawab Erik


Salsa langsung bersorak gembira ''Yeey.. mau pulang Calca pulang..'' sambil jingkrak jingkrak


''Ehh sayang. jangan dulu banyak gerak. kan baru sembuh Salsa nya.'' peringat Mama Laras


Nenek juga senang melihat mu bahagia seperti ini sayang.. Nenek berharap kau selalu tersenyum


**


Kembali di kafe


Memang tidak ada yang aneh, semua bekerja seperti semestinya.. dan yang datang pun semakin malam memang semakin banyak.!


Dan sekarang Airin dihari pertama nya pun tengah kerja dengan sibuknya karena banyak nya pengunjung


''Rin antarkan ini ke meja nomor sepuluh'' Titah teman kerja Airin yang sudah lama berada disini

__ADS_1


'Iya mbak baik.'' Airin menerima dan membawa nampan berisi minuman ke meja nomor sepuluh tadi


''Ini mas Bu. pesanannya'' ucap Airin lalu meletakkan nampan berisi minuman untuk tamunya


''Baik mbak terima kasih'' jawab pengunjung itu


Airin tersenyum dan pamit pergi bekerja lagi


Tapi Airin merasa aneh hampir semua yang datang tidak dengan seumuran nya mereka


Seperti sekarang ini lelaki yang masih muda datang dengan ibu ibu.. apa itu ibunya?


Atau ada yang wanita muda dengan bapak bapak.!


Ada yang Om Om cuma sendiri.. dan wanita nya ada tiga.?


Ah Airin menggeleng mencoba menepis pikirannya.. fokus Airin fokus,


''Rin ini antarkan ke ruangan yang ujung ya'' titah teman kerjanya


''Iya. tapi siapa yang di dalam?'' Airin bertanya


''Sudah kamu kesana saja, cepat itu teman ibu. cepat nanti kamu di marahi ibu kalau lama.'' titahnya lagi


Karena takut dengan ancaman saat mengatakan nanti ibu pemilik akan marah, Airin pun berjalan ke tempat ruangan yang ditunjuk teman kerjanya..


Tok to. tok..


Airin mengetuk pintu terlebih dahulu

__ADS_1


''Masuk..'' teriak seseorang dari dalam


__ADS_2