Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
12


__ADS_3

Karena tak ingin Salsa bertambah curiga maka kini Pricilla bersikap seperti biasa, dia kembali mengoceh seperti hari-hari biasanya..


''Lama amat kalian ke toilet doang padahal'' ucap Maura langsung menyemprot keduanya yang baru kembali dari toilet


''Lama apa sih . cuma bentar gini kok, ya Sa'' kata Pricilla membela diri


''iya kagak lama ah.. Lo aja mungkin yang terlalu merindukan kita.'' Salsa membuat kelucuan


''Geli ah gue denger nya'' Ujar Maura


Fero hanya tertawa saja melihat kelucuan Tiga sahabat ini.. Tapi Ferro juga cukup merasa terhibur karena bisa ngobrol bersama para perempuan perempuan ini


Sedari tadi Fero sudah merasakan hanya satu wanita yang beda sikapnya kepadanya.. dan Ferro sudah bisa menebak apa penyebabnya.


karena tanpa Maura maupun Salsa ketahui . sebenarnya ada sesuatu hal yang Pernah terjadi antara Pricilla dan Ferro,?


Dan hal itu terjadi, jauh sebelum Salsa bertemu kembali kemarin dengan Ferro, mungkin bisa dikatakan Lima tahun yang lalu.


''Eh bestie. . gue harus pulang duluan nih'' kata Pricilla tiba-tiba


''Kok buru-buru sih Cill'' Ucap Maura


''iya sorry. soalnya nyokap nyuruh gue pulang cepat'' kata Pricilla memberi tahu alasannya


''Ah Lo gak asik. emang nya ada apa Tante Rini nyuruh Lo pulang cepat?'' Salsa bertanya


''Gak tahu sih . nyokap gak jelasin cuma kasih pesan gue harus pulang cepat'' jawab Pricilla


''Ada acara keluarga ya Cill?-''


''iya mungkin''


''Apa jangan jangan Lo mau di jodohiin lagi Cill? sama Tante Rini?'' celetuk Maura


Uhukk'' uhuk..'' tiba-tiba ada yang tersedak minumannya sendiri.


''Aduh Ferro hati-hati kalau minum..'' Maura memburuk tissue pada Ferro.


Dan tadi itu mata Ferro juga mata Pricilla sempat saling menatap beberapa detik.. Tapi Pricilla lebih dulu membuang muka!


''Iya makasih Ra'' Ucap Ferro menerima tissue dari Maura dan tersenyum padanya.


''Maura awas ya Lo. kali ini bercanda Lo gak lucu'' cetus Pricilla


Maura menatap Salsa dulu . terus melihat lagi ke Pricilla,


''Lo aneh'' kata Maura pada Pricilla


''Gal ada yang aneh'' bantah Pricilla


''Gue serius Lo aneh Cill.... Lo udah kaya teman kita aja sih yang suka baperan'' celetuk Maura sambil menatap Salsa

__ADS_1


''Apa lihat ke gue.. ngatain gue juga?'' Ucap Salsa


''Tuh kan Fer Lo lihat kan.. gue padahal gak sebut nama, Tapi ya mereka ini baperan hahaha....'' Maura langsung tertawa keras


''Maura......'' Salsa dan Pricilla kompak menonyor Kepala Maura


''Awhhh....sialan kalian'' keluhnya mengusap kepalanya


''Rasain..''


''Emang enak huh''


mengejek balik Maura, Maura langsung cemberut. .


Ferro menatap jam di tangannya, ''Ini sudah sore. yaudah kita mending pulang saja. biar nanti lain waktu kita kumpul kumpul lagi'' Ucap Ferro


''Benar juga sih. ini sudah sore'' kata Salsa


''Kalian kok kompak banget sih. ngajak pulang bareng gitu'' Maura masih mengoceh


''Gak ada ya cocok cocok Begitu, Lo jangan mulai lagi dehh'' bantah Pricilla


''iya iya ''


Ini seperti ada yang tidak beres dengan Pricilla. Kata Salsa dalam hati


Esoknya.....


Daddy Erik akan mengadakan acara syukuran atas keberhasilan nya di Dunia bisnis. dan Erik juga mengundang para investor dan juga para petinggi perusahaan yang pernah bergabung dengan perusahaan nya..


Kali ini Salsa memakai gaun berwarna merah, Begitu juga dengan kedua temannya. mungkin karena mereka sebelumnya sudah janjian dulu?


Erik maju ke depan, dan akan memulai acara ini.


''Mohon perhatian nya, saya selaku yang mempunyai Acara.. disini sebelum kita memulaii saya lebih dulu ingin Ucapkan banyak terima kasih. kepada semua tamu undangan yang sudah hadir . semoga semua dalam keadaan baik'' ucap Erik


Dan sekarang mari kita mulai acara inti-nya.. lalu setelah itu silahkan menikmati hidangan yang sudah siapkan. terima kasih'' ucap Erik


Saat acara masih berlangsung, rupanya disana juga ada Adrian. . Adrian datang karena dia juga salah satu Orang petinggi yang Erik undang..


Erik juga pernah bekerja sama dengan perusahaan orang tua Adrian, jadi sudah pasti dengan Adrian pun Erik kenal..


Adrian menghampiri Erik dan Airin. lalu menyalami tangan Erik, ''Selamat ya Om. atas kesuksesan yang diraihnya'' Adrian memberi ucapan Kepada Erik dan Airin


''Terima kasih juga Adrian kamu Sudah bersedia datang'' Ucap Erik


''Tentu Om. saya pasti akan datang'' jawab Adrian sambil tersenyum


''Oh ya Tante.. dimana Salsa?'' kini Adrian menanyakan Salsa pada Airin


''Salsa.. oh itu dia disana'' Airin menunjuk ke depan dimana Salsa sedang bersama dua temannya.

__ADS_1


Adrian ikut melihat yang Airin tunjuk. . ''Oh iya itu dia disana'' Ucap Adrian


''Yasudah sana kamu samperin'' titah Erik


''Nanti saja deh Om,, saya mau menyapa yang lain dulu'' kata Adrian


''Oh yasudah''


''Iya . Om Tante, saya kesana dulu ya permisi'' pamitnya dan berlalu pergi


''iya iya Adrian'' kata Erik


Dan banyak yang Erik undang kali ini, juga disana rupanya ada Fero ikut hadir..


''Eh itu kok kaya ada si Fero ya?'' ucap Maura sambil menunjuk kearah Ferro berada yang sedang mengobrol juga


''Iya. ada dia juga ternyata'' kata Salsa


''Emang bokap Lo kenal si Ferro sa?''


''Gue gak tau..'' jawab Salsa


''Mungkin kenal dengan orang tuanya. . orang tua Fero kan sama pebisnis juga'' kata Salsa menebak


''Ohh ternyata orang tuanya pebisnis juga ya'' Maura baru tahu


''Tapi ngapain sih Daddy Lo pakai undang dia segala'' kata Pricilla sedikit cetus


''Loh kenapa emangnya, ya gak apa-apa lah kalo si Ferro di undang juga'' kata Maura


''Ya tapi ngapain undang dia.. dia itu kan....?'' Pricilla tak meneruskan ucapannya karena saat itu juga ada yang datang


lalu tiba-tiba ada wanita paru baya, datang menghampiri ketiganya. dan langsung menyapa Pricilla.


''Pricill.. ini kamu Pricilla kan?'' Tanya wanita itu yang masih terlihat cantik


Pricilla diam saja enggan menjawab.. Maura dan Salsa saling menatap heran dengan sikap Pricilla?


''Cill?'' tegur Maura. .


''iya saya Pricilla'' akhirnya menjawab


''Pricilla ini Tante, Mama nya Ferro . kamu masih ingat kan?'' ucapnya tiba-tiba


Maura dan Salsa terkejut Mama nya Ferro? Ucap dihati mereka


''Ya saya ingat'' masih nada dingin


''Bagaimana kabar kamu Nak.. kamu pasti masih marah ya sama kami?'' ucapnya lagi dan itu masih membuat Salsa Maura tak mengerti.


Pricilla tak menjawab. dia hanya membuang muka!

__ADS_1


''Oh iya apa Mama kamu juga hadir kesini nak. Tante ingin bertemu dengannya'' ujar wanita itu lagi.


''Maaf Tante, saya sepertinya harus ke toilet. permisi'' pamit Pricilla dan segera berlalu pergi. Pricilla sampai setengah berlari ke toilet.


__ADS_2