Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
bertemu Bunda Adrian


__ADS_3

Seorang wanita yang sedang berkutat dengan komputer sebab dirinya sedang memeriksa pekerjaan nya.. tiba-tiba ponselnya berdering lalu wanita cantik itu pun segera melihat siapa yang sedang menghubungi nya.


''Dari guru sekolahnya Adrian,?'' gumam wanita itu


[Ya halo Bu. ada apa ya?] wanita itu langsung Bertanya


[Oh halo selamat siang Bu. ini saya menyampaikan kalau ibu harus ke sekolah sekarang juga]


[apa Ardian berulah lagi Bu?]


[iya Bu dan biar lebih jelasnya ibu segera ke sekolah]


[Yasudah saya kesana sekarang]


Tut panggilan pun terputus


''Ya ampun Adrian apa lagi yang kamu lakukan nak?'' keluh wanita cantik itu, dan segera bersiap untuk pergi ke sekolah.


*


Beberapa menit sampailah wanita yang masih cantik dengan body yang begitu perfek walau umurnya sudah tidak muda lagi itu.. dan wanita itu segera berjalan menuju ruangan dimana guru sekolah sudah menunggunya


Tok Tok..


pintu ia ketuk .


''Silahkan masuk Bu'' sapa guru itu ramah


''oh iya terima kasih'' Kirana pun masuk dan mendapati seseorang juga ada di dalam ruangan itu sedang bermain ponselnya


Dahi Kirana tampak mengernyit. oh rupanya ada orang lain juga. begitu pikirnya.


''Silahkan ibu duduk dulu'' Ucap guru pada Kirana


''Baik, Bu.'' Kirana segera duduk

__ADS_1


Lalu Erik pun menyimpan ponselnya di saku celana nya. kemudian Erik menatap pada wanita itu.. dan Kirana pun yang tak sengaja bertemu pandang pun tersenyum pada Erik. tapi Erik tak membalas senyuman Kirana .


Aneh kata hati Kirana


''Anda ibu dari anak yang bernama Adrian itu?'' Erik segera bicara dengan nada dingin nya


''iya, saya ibu nya Adrian . lalu sebenarnya apa yang terjadi?'' Tanya Kirana


''tolong kasih tahu kepada anak Anda untuk menjaga sikap sebagai anak-anak. dan jangan pernah lagi mengganggu putri saya. atau bahkan untuk mencelakai putri ku lagi'' ucap Erik dengan tatapan dingin


''Tunggu. tapi saya masih tidak mengerti?''


''Bu Kirana. kemarin anak-anak ada pelajaran olahraga dan para murid laki-laki sedang bermain bola di lapangan. lalu tiba-tiba ada yang menendang bola itu kepada Salsa. yaitu putrinya bapak Erik. dan yang melakukan itu rupanya Adrian anak ibu'' begitu guru pun menjelaskan


''Apa, apa maksudnya Adrian sengaja menendang bola begitu bu?'' Kirana tampak shock


''Iya Bu benar''


''Tapi tidak mungkin anakku berbuat seperti itu'' Ujar Kirana


''Tidak bagaimana maksud Anda. sudah jelas-jelas begitu kenyataannya, putri saya sampai jatuh pingsan, dan ternyata ini bukan yang pertama anak Anda seperti itu. pernah beberapa kali juga dia mengganggu dan membuat putriku menangis'' ucap Erik


''Baik. tapi tolong kasih tahu anak nya, mulai sekarang suruh jangan lagi mengganggu putriku''


''iya Tuan, akan saya jelaskan kepada putraku . kalau begitu saya permisi'' pamit Kirana


''tunggu bu'' cegah guru ''Sebenarnya disini saya lah yang bersalah. karena saya yang lalai menjaga anak-anak. jadi saya harap ibu Kirana juga Pak Erik tolong mengerti mereka hanya masih anak-anak, jadi jangan terlalu memarahinya''


''iya saya tahu tapi saya cuma ingin kedepannya ini tidak terulang kembali. bukan Kepada putriku tapi Kepada anak yang lain juga'' Ucap Erik


''Baiik Tuan saya mengerti kok. maka dari itu sekarang saya ingin bertemu putra ku. saya permisi Bu''


Kirana sedikit kesal kepada pria itu, yang arogan. juga Kirana harus segera bertanya kepada putranya.. Kenapa bisa Andra berbuat seperti itu, Kepada murid lain?


Di rumah

__ADS_1


Airin seperti biasa, dia sedang momong Baby Arsen. lalu tiba-tiba datang seorang wanita yang sangat di kenal suaranya oleh Airin..


''Hei Rin Lo dimana?'' Mira berteriak Mencari Airin, yang berada di ruang tv


''Eh Lo disini'' ujar Mira Lagi


''Kamu pikir ini di hutan ya'' tegur Airin


''Hehe'' Mira hanya tertawa saja


''Gue kangen sama Lo juga Baby Ar'' Mira memeluk Airin


''Iya sama sih Mir, Lo nya aja tuh yang udah jarang datang kesini'' Ucap Airin


''iya sorry. gue lagi sibuk banget nih, banyak banget pasien'' iya kini Mira sudah menjadi seorang dokter umum


''Hm yang sibuk ngurus orang jadi lupa sama gue''


''ya tapi gue usahain kok untuk selalu main ketemu Lo juga anak-anak Lo.. oh ya gue kesini bawa undangan nih'' ucap Mira sambil memberikan undangan pernikahan.


''Ahkirnya si Radit halalin Lo juga'' celetuk Airin yang belum membaca,


''Ihhh baca dulu Napa. itu bukan undangan pernikahan gue'' kata Mira


''lah bukan ya, terus siapa yang Menikah?'' Tanya Airin


''Kakak gue''


''Kak Rafael?''


''iya''


Airin pun tersenyum senang juga ikut bahagia. akhirnya Rafael menemukan jodohnya juga..


......................

__ADS_1


**Oh iya Othor senyum senyum nih.. lihat yang komen soal perempuan misterius itu.. kok bisa kalian ada yang bilang itu dari masa lalu Erik.. Othor mah gak kepikiran kesana gaes.. soalnya cewek yang mana lagi ya mas Erik.. wkkkwk


tapi othor sangat berterima kasih, karena dengan itu, berarti kalian sangat sangat sangat spesial**


__ADS_2