Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
50


__ADS_3

Alhamdulillah sudah mencapai 50 Bab.. author sangat bersyukur bisa update lancar.. dan semoga di setiap bab, itu terdapat feel.. agar para pembaca tetap setia dan tentu menyukai cerita ini... karena author tidak mau mengecewakan pembaca setia othor..


❤️❤️


''Halo..'' Ucap Airin setelah mengangkat sambungan telepon


''Ya halo, Nak Airin . ini ibu Laras''


''Ya Bu. ada apa?'' Tanya Airin


''Begini. Airin sebelumnya ibu tidak mengganggu waktunya kan?'' hanya untuk berbasa basi dulu


''Oh tidak kok Bu.. aku yang nganggur ini tidak sesibuk itu Bu. hehe'' Airin malah bercanda


''Setelah ini kamu tidak akan nganggur lagi nak'' celetuk ibu Laras tiba tiba


dan masih didengar Airin ''Eh maaf Bu. maksudnya bagaimana?'' Ucap Airin


''Oh begini maksud saya.. ini saya menghubungi kamu untuk mengatakan, anak saya setuju Untuk memperkerjakan pengasuh untuk anaknya.'' Ucap ibu Laras di balik telepon itu


Airin. mencerna dulu perkataan ibu Laras ini.!


''Halo Rin halo..'' panggil ibu Laras karena Airin tidak ada suaranya lagi


''Ah i..iya Bu maaf, saya tadi sedikit kaget juga senang hehe..'' lagi lagi Airinn tertawa


''iya.. lebih jelas lagi bagaimana kalau kita bertemu saja siang ini?'' ajak ibu Laras pada Airin


''Oh boleh Bu. dimana?''


''Ditempat kemarin kita bertemu bagaimana ya?''

__ADS_1


''Oh baik Bu. kita bertemu disana ya'' Airin menyetujui ajakan ibu Laras


''Yasudah. saya tutup dulu telponnya ya.'' Kata ibu Laras yang sudah selesai dengan pembicaraan


''Baik Bu. dan terima kasih banyak sudah menghubungi saya'' Ucap Airin tulus


''Iya sama Sama''


Dan panggilan pun terputus..


**


''Bu..'' panggil Airin


''Ada apa, ibu sedang di dapur.'' Jawab ibu Ros


''Bu, tadi ibu yang waktu itu barusan hubungi aku lagi Bu. katanya mau membicarakan soal pekerjaan dirumahnya itu bu'' Ucap Airin dengan senyum bahagia


''Sudah Bu.. Airin sudah lebih baik sekarang..'' jawab Airin


''Tapi kamu Jangan memaksakan diri sayang. . kita masih ada simpanan kok'' ibu tak ingin Airin kenapa kenapa lagi


''Bu. ibu tentang saja , Airin sudah lebih baik kok. dan Airin percaya ibu itu tidak jahat, dia pasti orang baik..'' Airin mencoba meyakinkan ibunya


''Yasudah. ibu terserah padamu. ibu hanya mendoakan setiap langkah mu.'' ucap ibu


Airin sungguh terharu mendengar nya, '' terima kasih Bu.. sudah mendukung Airin'' Airin memeluk sang ibu dengan sayang


''Iya.'


''Oh ya Bu. Airin ijin ya siang ini mau menemui ibu itu.. ada yang harus di bicarakan dulu'' ijin Airin

__ADS_1


''Iya kamu hati hati ya'' Balas ibu dengan nada khawatir


Airin pun mengingat seseorang..


''Bu tenang saja, aku kesana nya tidak sendiri Bu.. aku akan mengajak Mira, kita pergi berdua.'' Airin punya ide agar ibunya tidak mencemaskan dirinya


''Itu bagus Nak.. ibu mengijinkan kamu pergi'' Ucap ibu Ros setelah menghela nafas lega


''Yasudah aku mau hubungi. Mira dulu ya Bu,''


''Iya iya''


Airin pergi ke kamarnya dan menghubungi Mira sang sahabat


''Halo ada apa Rin?'' tak menunggu lama Mira langsung mengangkat telpon dari Airin


''Mir Lo anterin gue ya , siang ini?'' Airin mulai mengatakan tujuan nya


''Kemana?'' Mira bertanya


''Di taman, dekat perumahan.. gue mau bertemu dengan ibu yang dulu nawarin gue kerja.. dan ibu itu ngajak gue bertemu dulu siang ini untuk membicarakan sesuatu,, ya jadi gue ajak lo. Lo mau ya, gue masih takut pergi sendiri nih.'' Airin berucap dengan nada mohon


''Lo emang udah, sembuh Rin.. menurut gue Lo istirahat dulu.. tuh Lo bilang Lo masih takut?'' Mira tak habis pikir dengan pikirannya Airin


''Gue sudah sembuh. lagian. kemarin badan gue gak kenapa Napa.. jadi Lo mau gak temenin gue'' ajaknya lagi


'Ok gue antar''


''Thanks ya. Mir..''


''Ok...''

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2