Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
Sadarlah istriku


__ADS_3

Erik dan Mama Laras, berjalan menuju ruangan ibu Ros di tangani tadi.


Ceklek


Mama terlebih dahulu membuka pintu dan masuk diikuti oleh Erik.


Rupanya ibu Ros tengah tertidur karena matanya tertutup.


''Sus, bagaimana kondisi mertua saya?'' Tanya Erik Kepada perawat yang kebetulan masih berada disana


''Ibu ini hanya shock Pak. tapi juga karena itu kondisinya sekarang jadi lemah, dan ini beliau sedang di infus. untuk penanganan, dan kata dokter tolong jangan membuat beliau cemas berlebihan lagi, karena itu akan membuat kondisinya lebih parah'' Ujar perawat


''baiik sus, tapi tolong lakukan perawatan yang terbaik untuk mertua saya ini''


''Tentu pak. akan kami lakukan, kalau begitu saya permisi. bu''


''iya, terima kasih Sus'' Ucap Mama


''Bu cepat sembuh'' ucap Mama sangat terpukul karena menantu dan besannya kini terbujur sakit. Mama mengusap tangan ibu Ros


Hari itu juga Mira datang. untuk melihat kondisi sang sahabat baiknya itu..


Mira kebetulan datang bersama Rafael, Mira juga Rafael masuk kedalam ruangan dimana Airin di rawat


''Rin.. Lo kenapa Rin, hei bangun dong Rin, ini gue . Lo bangun'' Mira mengguncang tubuh Airin


''Rin. jangan seperti ini Rin Lo dengar gue ngomong kan. Airin hei bangun''


''Sudah Sudah.''

__ADS_1


''Kak. Airin kenapa bisa seperti ini,''


''Sudah. kita doakan saja yang terbaik untuk Airin. kakak juga kamu tahu Airin ini perempuan yang baik juga tangguh.. dia pasti kuat dan akan segera sembuh kembali''


''Airin..'' Mira menangis di dekapan Rafael


Satu bulan kemudian


Selama satu bulan ini. tidak ada tanda-tanda Airin akan sadar, matanya masih saja terpejam.


bahkan selama itu juga Arsenio Erkana Permana nama anak mereka ya gaes


Arsen bahkan belum merasakan ASI dari ibu kandungnya, karena kondisi Airin masih belum sadarkan diri. begitu juga sekarang Ibu Ros semakin memburuk keadaannya. karena cemas memikirkan anaknya..


''Selamat pagi Mama sayang, lihat yank anak kita lucu bukan. lihat dia tersenyum padamu'' Ucap Erik kini Erik tengah duduk bersama anak lelakinya. dan mengajak Airin bicara. begitulah kebiasaan Erik sekarang ini


''Yank ayo cepat sembuh. biar anak kita bisa merasakan Adi dari mamanya''


''Yank, ibu, ibu juga sangat khawatir padamu, ibu kondisinya semakin lemah. kumohon yank cepatlah sadar''


''Mama. Mama selalu mengurus semuanya. Mama merindukan dirimu yank, sadarlah cepat Sembuhlah istriku'' Cup


Erik mencium kening Airin . dan Erik juga meneteskan air matanya.


kondisinya Erik juga sangat kacau . wajahnya sekarang tumbuh tumbuh oleh bulu-bulu. juga tubuhnya lebih kurus, Erik seperti orang yang tidak bersemangat lagi.


Besoknya..


kondisinya ibu Ros semakin memburuk lalu beliau tak sadarkan diri. hingga ibu Ros segera di bawa kerumah sakit, Mira pun ikut mengantar ibu Ros.

__ADS_1


dan Mira yang menjaga ibu Ros selama dirumah sakit. karena Mira tahu Erik juga sedang menjaga Airin juga anak anaknya.. maka dia lah sekarang yang menemani ibu Ros.


Hingga sudah Satu minggu ini. ibu Ros dirawat di rumah sakit. kondisi ibu Ros semakin hari semakin memburuk


Malam harinya. .


Salsa dan Arsen,, sudah tertidur. tinggallah Erik seorang diri yang masih menjaga matanya..


Erik berjalan menuju kamar dimana istrinya berada. Ya Airin di rawat di rumah. karena Erik yang meminta. tentu dengan peralatan yang sama dengan rumah sakit. cuman Airin masih belum sadar.


Erik masuk. lalu Erik duduk di samping Airin berbaring.


lama Erik menatap wajahnya Airin, Erik pun sesekali mencium tangannya Airin..


Lalu Erik tiba-tiba teringat lagi kenangan dimana awal mereka bertemu..


''Sayang. maafkan aku di masa lalu itu. saat itu aku begitu kejam padamu, aku bahkan menuduh mu. saat Salsa pertama menemui mu'' Erik berucap sambil mengingat saat Salsa pertama bertemu Airin juga Erik memarahinya


''Sayang.. aku juga sudah tega membentak mu saat itu, aku memarahi mu'' Erik mengingat lagi disaat itu mereka bertemu dan selalu bertengkar


''Sayang.. saat kau di kejar oleh preman itu, kau sangat ketakutan. bahkan kau sampai memelukku dan meminta pertolongan dariku'' Ucap Erik tersenyum tapi Air matanya meleleh


''Yank. maafkan aku yang saat itu, aku mencium mu tanpa izin'' Erik menatap lama ke bibir Airin


lalu menatap lagi kedepan.


''Bahkan. dimalam pertama kita, aku tidak melakukannya dengan romantis. bahkan aku seperti memaksa mu, yank apakah kau saat ini sedang menghukum ku. yank karena kesalahan ku di masa lalu.. sampai kau tidak mau bangun juga. yank tolong cepat sembuh, anak anak kita membutuhkan mu''


Setelah itu, Erik ikut berbaring di samping sang istri yang masih koma.

__ADS_1


God by


__ADS_2