Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
125


__ADS_3

Diperjalanan menuju rumah Airin.. tiba-tiba№29 ponselnya Airin bergetar


Rupanya itu pesan dari Mira


[Lo dimana, Kenapa dari semalam Lo gak bales pesan gue. Lo juga dirumah gak ada?] Begitu isi pesan yang Mira kirim pada Airin


Aduh bakal kena omel nih gue kalau saat bertemu nanti dengan dia.. kalau tidak ketemu juga pun gue bakal kena teror terus oleh dia.. Huft Yasudah gue coba bicara pelan-pelan sama dia.. Em mungkin juga kak Rafael sudah kasih tau ke Mira, apa yang terjadi... Oh Mira semoga Lo gak mikir yang aneh-aneh sama gue Mir.. Kata hati Airin berbicara


[Gue kerumah Lo sore ini. Ok gue bakal jelaskan semuanya sama Lo] balas Airin


[Yaudah gue tunggu Lo kesini] Kata Mira


[Siap thanks bestie] balas Airin lalu memasukkan lagi ponselnya ke dalam tas nya


Sedari tadi rupanya ada yang memperhatikan Airin yang sedang berbalas pesan, Ya karena penasaran ia pun bertanya


''Siapa itu?'' tanya Erik


''Apa?'' Airin belum paham


''Itu kamu sedang balas pesan siapa?'' kembali Erik bertanya


Sebelum Airin menjawab dia sedikit bingung juga heran dengan pertanyaan dari Erik yang tak lain sekarang suaminya itu Aneh gak sih tiba-tiba dia tanya aku sedang balas pesan dengan siapa? Airin jadi senyum-senyum gak jelas


''Kok diam?'' sambil menoleh


''Oh itu emm. dari temanku yang Waktu itu pernah ke rumahmu juga kok'' balas Airin jujur


''Benar?'' Erik Sedikit memastikan

__ADS_1


''Ya benar lah, masa aku bohong'' Airin memutar matanya jengah


''Ya kaki saja kau sedang balas pesan dengan pria yang semalam itu'' kata Erik


''Memangnya kenapa kalau sama dia?''


''Ya tidak boleh.. mulai sekarang jangan pernah bertemu atau bicara bahkan ada pesan dari pria manapun, mengerti?'' ucap Erik dan itu membuat Airin bingung


''Mengerti tidak?'' ulang Erik karena Airin tak menjawab juga


''Tapi kenapa?'' tanya Airin


''Loh kok kenapa sih , ya karena sudah jelas aku sekarang suamimu. aku berhak melarang mu untuk dekat dengan pria manapun'' pungkas Erik dengan tegas


''Ya tapi gak bisa gitu dong'' Airin ingin protes


''Terserah lah'' kata Airin pelan dan membuang muka


''Mama Daddy kok libut libut cih'' Ucap Salsa kebangun dari tidurnya karena mendengar keributan dari kedua orangtuanya.. akhirnya Salsa punya keluarga yang utuh juga ya


''Eh, maaf ya Sa kamu jadi terbangun ya. karena dengar suara ribut orang aneh ya Sa?'' Ucap Airin justru menyindir Erik


''Olang aneh ma?'' ulang Salsa justru itu membuat Erik semakin jelas kalau tadi Airin benar menyebutnya orang aneh nih pasti.! kata batinnya Erik


''Maksudnya siapa? yang kau maksud orang aneh hm?'' Tanya Erik sekarang


''Eh tidak ada. aku tidak bilang begitu kok, ya maksud ku Salsa kebangun karena tadi itu.. itu kita yang bicara begitu'' Ucap Airin tergagap


Erik hanya mencebik tak percaya

__ADS_1


''Eh Sa lihat itu . pemandangan nya bagus banget kan'' tunjuk Airin pada pohon pohon yang mereka lewati ini tentunya ingin mengalihkan perhatian Salsa


''Oh iya ma. benal bagus banget ma'' Ucap Salsa


''Kamu suka gak lihat pepohonan ini.?'' Salsa mengangguk ''Oh iya bisa gak kamu menggambar nya juga?'' tanya Airin yang baru ingat Salsa ini suka menggambar


''Emm cepeltinya bisa deh ma'' balas Salsa


''Yang bener. yaudah nanti kita coba lukis sama-sama ya'' ajar Airin


''ok ma''


*


''Assalamualaikum Bu'' ucap salam Airin dan masuk kedalam rumahnya juga diikuti Erik dan Salsa di belakangnya


''Waalaikum salam. Eh kalian kesini ayo masuk Nak Erik Salsa.'' ajak ibu dan mereka pun masuk


''nenek tadi Calca nyali-nyali dilumah eh tapi kata nenek, katanya nenek cedang disini'' ujar Salsa


''iya sayang nenek memang tadi pulang dulu kesini'' Jawab ibu Ros sambil mengusap kepala Salsa


''Bu, kenapa ibu pulang gak bilang aku.?'' tanya Airin


''iya Bu. ibu bisa saja panggil saya juga, ya kalau ibu mau pulang kesini saya bisa antarkan ibu.'' sahut Erik sekarang


''iya maaf ya, Rik nak Erik ibu gak bilang dulu kalau ibu sudah pulang.. dan ibu gak mau gangguin kalian yang masih tertidur..'' jawab ibu


''Yasudah sekarang saya mohon sama ibu. yu kita pulang lagi ke rumah saya juga sekarang sudah jadi rumah Airin. dan itu juga jadi rumah kalian . Bu saya mohon sama ibu mau ya untuk tinggal lagi disana'' Ucap Erik memohon pada ibu Ros sekarang menjadi ibu mertuanya . dan ya Erik menang berniat setelah menikah Erik akan membawa Airin dan ibu Ros untuk tinggal di rumahnya bersama Mama dan Salsa...

__ADS_1


__ADS_2