
akhirnya ibu guru pun menelpon Airin ibu dari Salsa, karena bagaimanapun keluarganya harus tahu kondisinya Salsa yang jatuh pingsan, dan untuk masalah di marahi oleh Erik itu sudah konsekuensinya guru yang lalai menjaga anak muridnya...
Airin yang sedang menggendong bayi Arsen pun segera melihat begitu ponselnya berdering
''Ibu gurunya Salsa, oh ada apa ya''
[Halo Bu Airin] ucap Bu guru
[Iya Bu. ada apa ya?]
[Em Begini Bu maaf sebelumnya, saya sudah lalai. jadi begini sekarang Salsa sedang di rumah sakit.]
Airin pun langsung memotong ucapan ibu guru itu [Tunggu di rumah sakit, kenapa bisa?] sekarang Airin panik
[Ya Bu.....] lalu guru pun memberitahu Airin dan menjelaskan semua yang terjadi. hingga Salsa jatuh pingsan
[Ya Tuhan anakku . ok Bu beri tahu saya sekarang di rumah sakit mana Salsa?]
[baik Bu di rumah sakit Melati]
Airin pun segera memberi tahu Mama Laras,
''ma.'' panggil Airin dengan nada cemas
''Rin, kamu kenapa?''
''ma. Salsa pingsan''
''pingsan kenapa bisa?''
Ya .. Airin menceritakan lagi semua yang terjadi di sekolah.
''Ya ampun. anak siapa itu yang beraninya nendang bola pada cucuku'' Mama jadi marah juga cemas
''Yasudah sebaiknya kamu dan ibu Laras segera pergi. biar ibu yang jagain baby Arsen'' ucap ibu
''iya Bu. ayo ma kita pergi sekarang''
''iya Rin..''
Sampailah di rumah sakit Melati...
''Bu maafkan atas kelalaian saya'' Ucap ibu guru mengangguk minta maaf
''Sudah Bu. tidak apa-apa mungkin anak itu tidak sengaja''
''Tapi anak itu siapa ibu guru. kenapa bisa anak itu beraninya menendang bola pada cucu saya, dan saya ingin anak itu kena hukum juga'' Mama Laras tampak marah
''ma tenang kan diri Mama dulu''
__ADS_1
''iya Bu baik . akan saya tanyakan pada anak-anak siapa yang melakukannya. karena mohon maaf Bu, saya juga belum tahu siapa anak yang menendang bola itu''
''pokoknya harus di hukum anak itu'' kekeh Mama
''iya baik Bu.''
Dokter pun keluar dari ruangan, setelah selesai memeriksa Salsa.
''Dokter gimana kondisi anak saya Dok?'' Airin segera bertanya
''Secara keseluruhan semuanya baik kok Bu tidak ada yang perlu di cemaskan,''
''tapi kenapa Cucu saya bisa pingsan?''
''Oh itu wajar Bu. karena cucu ibu shock sehingga dia pingsan Seperti itu''
''dok boleh saya melihat putri saya sekarang?''
''Tentu Bu silahkan. anak ibu juga sudah sadarkan diri kok''
''Yasudah terima kasih dok''
''iya kalau begitu saya permisi''
''baik dokter''
''iya baik Bu. dan sekali lagi saya ucapkan mohon maaf pada ibu juga nenek nya Salsa,''
''iya Bu guru. tapi lain kali tolong di perhatikan lagi sama anak-anak yang sedang bermain itu'' peringat Mama Laras
''Tentu Bu. lain kali akan saya perhatikan lebih baik, yasudah kalau begitu saya permisi ya Bu'' pamit ibu guru
''iya Bu hati-hati''
guru itu pun berlalu pergi..
''Ma, ayo kita lihat Salsa'' ajak Airin
''iya Rin ayo''
''Sayang, gimana kamu Nak. ada yang sakit?'' tanya Airin segera memeriksa keadaan Salsa
''Tidak kokk ma. cudah tidak cakit''
''Sayang sebelah mana yang kena oleh bola itu?'' Mama Laras penasaran
''Cebenalnya gak kena apa-apa kok nek. cuma kena botol minum Calca aja, dan kena tangan dikit tapi tidak cakit kok'' Salsa pun menjelaskan
''Tapi nak. kamu tahu tidak siapa yang nendang bolanya itu ke kamu?''
__ADS_1
''Emm..'' Salsa seperti mengingat ''Kalau tidak calah itu Adlian'' jawab Salsa dengan mengingat
''Adrian?'' ulang Mama dan Airin
Besok harinya..
''Sa, hati ini libur saja dulu ya . kan pasti kamu masih sakit?''
''enggak usah ma, Calca lebih baik cekolah deh ma. Calca udah cembuh juga kok'' kekeh Salsa
''iya tapi Mama khawatir sama kamu, mending libur saja dulu satu hari''
''tapi ma, hali ini itu ada pelajalan yang Calca suka ma. jadi cayang kan kalau Calca tidak hadil''
Airin langsung tersenyum saat mendengar alasan Salsa ingin masuk sekolah ''Yasudah deh tapi ingat hati-hati ya nanti di sekolah''
''Ok ma..''
Lalu disekolah sekarang,
Pelajaran yang Salsa maksud itu adalah pelajaran melukis gambar juga mewarnai....
''Ayo murid murid. kita segera melakukan gambar ini ya.'' ucap ibu guru
''baik Bu guru'' sahut murid muridnya
''Ok. semua mulai menggambar nya ya''
Lalu saat ibu guru tersebut keluar Kelas dan meninggalkan anak muridnya yang sedang menggambar.
tiba-tiba ada satu murid laki-laki yang menghampiri Salsa, dan merebut alat melukis
''Hei itu punya ku kembalikan'' tegur Salsa dengan ingin merebut
''Tidak mau ini punya ku'' Ucap Adrian
''gak itu punya aku tau. kamu yang melebutnya''
''Hahaa.. lihat dasar cadel. ngomong begitu saja tidak bisa hahaa'' sekarang Adrian mengatai Salsa dengan cadel . lalu Salsa pun menangis
''itu punya aku kembalikan hikss''
*Gaes,,, ada yang bisa menebak gak . kenapa anak kecil yang bernama Adrian ini selalu menganggu Salsa, dan membuat Salsa menangis.. kira-kira apa penyebabnya..
ok nanti othor lanjutkan di bab selanjutnya...
dan gaes... jangan lupa dan jangan bosan untuk selalu dukung cerita Airin Erik dan anak-anaknya ini...
See you next part* 💚
__ADS_1