Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
20


__ADS_3

Akhirnya hari ini pekerjaan Salsa sudah selesai juga dan ia bersiap untuk pulang.. lalu tak lama, ada bunyi di ponselnya. ia pun segera melihat


''Cicill''


[Ya Cill?''


[nongkrong yu?] ajak Cicill


Salsa Melihat jam dan ini masih sore


[Ayo. kemana?] Tanya Salsa


[Restoran Sunda. si Maura lagi pengen kesana] balas Pricilla


[Oh ok. sekarang nih]


[Iya sekarang. Lo nya lagi dimana?] tanya Cicill


[Gue masih di butik] balas Salsa


[Lo langsung aja ke restoran]


[Ok Cill, gue langsung cabut nih]


[Yaudah gue juga lagi nunggu di jemput si Maura]


[Ok . kita ketemu disana ya]


[Siap bestie]


panggilan pun selesai....


Salsa bersiap-siap untuk pergi ke tempat mereka akan nongkrong hari ini.. setelah merapihkan pakaian nya dia pun langsung beranjak dan menuju mobil.


''Bu, sudah mau pulang?'' sapa karyawan


''iya Ga, duluan ya''


''Siap Bu. hati-hati'' kata Yoga karyawan pria


Salsa mengangguk sambil tersenyum...dan melambaikan tangan kepada Yoga!


tiba di mobil segera Salsa masuk dan menancapkan pedal gas mobilnya. sampai akhirnya tiba juga Salsa di restoran


berbarengan dengan datangnya dia, rupanya mobil Maura juga baru sampai,


Salsa lantas turun dan menghampiri dua temannya. ''kalian baru sampai juga nih?'' Salsa menyapa


''Eh Lo juga udah sampai aja Sa?'' kata Maura


''iya baru aja '' balasnya


''Yaudah yu masuk!'' ajak Pricilla


''Ok ayo!'' sahut keduanya


mereka bertiga berjalan memasuki restoran Sunda yang dipilih Maura kali ini.dan segera duduk di kursi yang tidak terlalu jauh dari pintu masuk..


waiters datang dan langsung membawa buku


menu.


''Silahkan Nona Nona.. di lihat dulu '' Ucap waiters


''iya''


Setelah selesai memilih. mereka mengembalikan buku menu dan waiters pun kembali berlalu ke dalam Untuk menyiapkan makanan mereka..


''Sa, Lo masih dekat sama si Ferro?'' tiba-tiba Maura bertanya itu pada Salsa


''Dekat? dekat gimana maksudnya?''


''Ya dekat. sebagai cowok cewek''


Salsa tertawa merasa lucu. apa coba maksudnya yang dikatakan Maura?

__ADS_1


''Ya dekat seperti Lo berdua dengan si Ferro'' jawab Salsa


''masa sih. Tapi dia lebih seringnya jajan sama Lo?''


''Ya tapi bukan berarti ada dekat yang lebih kok Ra, gue anggap dia seperti Lo berdua anggap Fero teman kan? ya seperti itu'' memang itu yang dirasa Salsa


''Lalu kalau misalnya si Ferro yang punya rasa ke Lo gimana?''


Salsa terdiam ''Masa sih?''


''Ya bisa aja ''


''Iya. gimana?''


''gak gimana-gimana'' merasa cuek


''Lo akan terima?''


sekarang Salsa tertawa lagi ''Ya gak lah.. gue gak ada rasa apa-apa ke dia''


''Apa benar? Lo gak terima dia. dia baik loh Sa'' sekarang Pricilla yang bicara


Salsa terdiam lagi


''Gak tahu.. Tapi kalau misalnya dia bilang suka ke gue, kayaknya gak mungkin deh.. kita aja baru dekat karena ada kasus Kemarin itu gak lebih'' itu pendapat Salsa


''Jadi Lo gak akan terima dia nih?''


''Gak Ra, kalau Lo mau silahkan''


''Apaan emangnya Fero barang''


''Iya mungkin saja tiba-tiba Fero yang nembak nya ke Lo''


''Gak mungkin.. tuh sama si Cicill saja''


''Apa sih Lo bawa-bawa gue''


''Karena antara Lo dan si Ferro kaya ada...''


''Aneh lagi kan Lo'' merasa Benar dugaannya


perdebatan mereka berhenti karena datang waiters tadi dengan membawa nampan berisi makanan dan minum yang mereka pesan tadi..


''permisi. ini makanan pesanan nya'' ucap waiters


''oh iya mbak terima kasih''


''Sama-sama'' sambil tersenyum dan berlalu pergi lagi.


''Sudah ah mending makan'' kata Maura. setelah melihat makanan yang dia inginkan Maura pun berhenti mengoceh


''iya lah. daripada mengoceh gak jelas''


Salsa sekarang jadi kepikiran dengan pertanyaan Maura tadi. hilang rasa ingin makan nya,


Kok Maura bisa bilang Ferro akan menyatakan perasaan kepadanya.. Yang bahkan Salsa sendiri tidak berpikir kesana. Karena Salsa menganggap Ferro hanya teman Waktu kuliah.


''Ra....'' panggil Salsa


''Hm ya?'' menoleh dengan mulut yang penuh makanan


''Kok Lo tadi tanya itu sih ke gue?''


''Tanya yang mana?'' gak fokus karena lagi makan


''Kenapa bisa Lo tiba-tiba bilang Ferro nyatakan perasaan nya sama gue lagi''


''Oh yang itu. ya gue cuma melihat sikap kalian''


''Maksudnya gara-gara gue pernah beberapa kali jalan dengan Ferro?''


''Bukan karena itu sih Sa, tapi kelihatan dari cara Fero natap Lo''


''Gimana?''

__ADS_1


''Dia ada rasa ke Lo Sa''


''Menurut Lo sama gak Cill?'' tanya Maura


"mungkin'' jawab Pricilla


''Apa karena gue jalan dengan dia berdua? padahal gue gak merasa ada apa-apa sama dia?''


''Yaudah Sa, jangan dipikirkan Maura kan cuma nanya doang. dan gak ada salahnya kalau kalian pacaran atau tidak nya kan?''


''iya sih''


''Lo baperan deh Sa,''


''Bukan baperan, hanya merasa tidak nyaman aja karena kalau gue pacaran sekarang. gue kasihan pada kalian'' ucap Salsa


''Kok kita?''


''Karena kan gue duluan yang punya cowok lah kalian belum. gimana?''


''Salsa sialan Lo''


Ting


suara ponsel Salsa berbunyi lagi..


Salsa Melihat,


ternyata itu dari nomor yang belum dia simpan. Salsa membacanya.


[Sa, Lo sudah selesai di butik?]


Siapa nih. tanya hati Salsa. dan saat membaca pesan di atasnya, oh itu dari Adrian


[Kenapa emang?] balas Salsa


[Kok kenapa sih. kan gue lagi nungguin Lo selesai kerja . kita bertemu sekarang]


''Oh iya?'' Pekik Salsa mengagetkan Maura dan Pricilla


''Ada apa?'' tanya Maura kaget


''Gue lupa gaes! tadi itu si Adrian tiba-tiba hubungi gue.''


''Kok bisa, jadi kalian sudah punya nomor masing-masing?''


''Ya gak tahu. Hanya saja dia tiba-tiba ada hubungi gue duluan . gak tahu lagi dapat nomor gue dari siapa? cuma masalahnya gue lupa nih. kalau tadi dia katanya mau ajak ketemu'' Salsa menjelaskan


''Kapan?''


''Katanya setelah gue pulang dari butik''


''Lah dari tadi Ding dong dia nunggu Lo'' ucap Maura


''Iya tapi gue lupa beneran''


''Yasudah suruh datang saja kesini'' kata Pricilla


''Kesini ya?''


''Iya mumpung Lo masih di luar juga kan. suruh dia kesini saja sekarang''


''Yaudah bentar gue kirim pesan Dulu''


[Gue tunggu ya Dri.. di restoran xxx gue lagi disini sekarang. Lo kesini saja, gue tunggu] Salsa mengirim pesan ke Adrian


ditempat yang berbeda, Adrian melihat lagi pada ponselnya yang bergetar itu pesan dari Salsa dan menyuruhnya untuk pergi ke restoran yang tadi Salsa sebutkan..


tak membuang waktu, Adrian segera menuju mobil dan menjalani mobilnya, setelah tadi membalas pesan Salsa.untuk menunggu nya..


di jalan persimpangan, lebih tepatnya di depan sana, tiba-tiba saja ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. dan menghantam mobil milik Adrian,


Adrian tak sempat menghindar karena ia terlalu shock saat mobil itu datang begitu saja di depannya.. Yang seharusnya berlawanan arah tapi justru menabrak mobilnya...


tabrakan pun tak terhindari. sampai mobil putih itu terjungkal dan terguling Ke sungai

__ADS_1


__ADS_2