
Berhubung banyak yang gak mau ada pelakor yaudah aku pending dulu saja. Ok
''Kak ayo cerita padaku. apa yang terjadi sebenarnya sama kakak, ayo kak cerita'' desak Mira
''Mir. rencananya kakak mau ajak Airin menyaksikan pembukaan cafe kakak kan malam ini'' Ujar Rafael
''iya benar. kakak kan sudah bilang sama aku, lalu kenapa bisa seperti ini. Airin nya mana?'' tanya Mira bingung
''Airin pergi dengan pacarnya. Mir kok kamu gak bilang sih sama kakak. kalau Airin sudah punya kekasih?'' kata Rafael
''Punya kekasih'' gumam Mira heran karena yang dia tahu Airin belum punya pacar makanya Mira mendukung kakaknya untuk mendekati Airin
''Ya dan pacarnya itu ada disana saat kakak melamar Airin. kok kamu gak bilang ke kakak sih mir '' jawab Rafael karena kalau tahu Airin sudah punya kekasih ya tidak mungkin dia melamar
''Ya aku juga gak tahu kak. Airin sudah punya pacar. dan setahu ku Airin belum punya pacar deh kak. ya coba kakak pikir aku gak mungkin kecewakan kakak terus gak mungkin juga buat kakak malu atau seperti ini. ya gak mungkin kan kak'' Sahut Mira mengatakan yang dia tahu tentang Airin selama ini. Mira tahunya sahabat nya itu belum punya kekasih.. dan pasti Airin cerita-lah Padanya Begitu pikir Mira
Terus sekarang gimana kak. terus apa lagi ya terjadi tadi disana'' Tanya Mira penasaran Mira tidak datang ke acara pembukaan cafe kakaknya ini karena Mira sedang sakit dan tidak bisa pergi jadi Mira tidak tahu apa yang terjadi disana
Lalu Rafael menceritakan semuanya, dari awal acara dimulai sampai akhirnya saat Rafael mengutarakan isi hatinya pada Airin. lalu saat dirinya ingin melamar Airin dan meminta Jawaban Airin.. tiba-tiba datanglah seorang pria yang mengaku sebagai pacarnya bahkan akan menikahi Airin... begitu Rafael menjelaskan pada Mira
''Hah A-pa Menikah?'' pekik Mira , ''Dengan siapa Airin akan menikah. kok dia gak bilang ke aku sih'' Ucap Mira benar-benar bingung dan sedikit tak terima karena Airin tidak memberi tahunya
__ADS_1
''Tunggu deh kakak baru teringat sesuatu'' Ucap Rafael tiba-tiba menatap Mira
pun Mira juga bertanya ''Apa kak?''
''Kakak baru ingat . kakak sepertinya pernah bertemu dengan pria itu. tapi dimana ya?'' kata Rafael sedang mengingat dimana dia pernah bertemu dengan Erik
''Coba kak di ingat ingat'' desak Mira pada Rafael
''oh ya sekarang kakak ingat'' Ucap Rafael
''Apa siapa. lihat dimana kakak dengan orang itu?'' tanya Mira ingin segera tahu
''Dirumahnya Airin.'' jawab Rafael
''Oh ya kakak batu ingat lagi. kalo gak salah pria itu tuh adalah anak dari majikannya Airin. ah ya benar ternyata dia adalah majikannya Airin.. lalu apa benar Mir, dia pacarnya Airin?'' tanya Rafael yang masih memastikan
''A-pa'' Mira shock ''Jadi maksudnya. duda itu pacaran sama Airin. terus dia gak beritahu gue Airin gak ngasih tau ke gue dia pacarnya si duda itu. oh astaga Airin Lo berhutang penjelasan ya sama gue'' Kata batinnya Airin
''Mir kok malah melamun.. kakak Tanya Sama kamu. apa kamu tahu juga Airin pacaran sama anak majikannya itu?'' ulang Rafael bertanya
''Ya aku gak tahu lah kak. ini juga aku baru dengar dari kakak. aku ini sampai shock loh kak saat kakak menjelaskan kalau pria yang kakak maksud itu adalah Pak Erik. anaknya majikan Airin, tapi yang ku tahu. mereka tidak sedekat itu deh kok bisa ya, tiba-tiba Airin jadi pacarnya?'' ucap Mira masih bingung
__ADS_1
Note: Karena banyak yang gak mau ada pelakor yaudah othor buat Rafael membuka hatinya lebar. dan tidak dendam pada Airin juga Erik tadinya othor mau buat pelakor . siapa pelakornya? yaitu Mira adiknya Rafael Tapi kalian gak suka pelakor yaudah gak jadi deh Mira jadi pelakor
Kok Mira jadi pelakor sih
jawaban nya sudah jelas karena Rafael yang hatinya sakit oleh perbuatan Erik.. tapi berhubung pada gak mau ada pelakor maka author akan
kasih hadiah untuk Bang Rafael
Dan cara mengobati harinya Rafael yang retak maka othor akan bawa pergi dulu Rafael ke luar negeri lagi untuk mengobati sakit hatinya.. dan selanjutnya othor kasih perempuan pengganti Airin
🥀
''Pak aku tidur di kamar ku yang kemarin saja ya'' Ucap Airin lalu ingin beranjak pergi
''Loh loh mau kemana. ya gak boleh dong pergi begitu saja. saya ini sudah jadi suami kamu. jadi ini juga sekarang adalah kamar kamu, sudah ayo kita tidur kamu pasti sudah lelah juga kan'' ajak Airin untuk mau tidur disini
''Tapi ini bagi saya terlalu cepat. saya belum bisa tidur dengan orang asing'' jawab Airin mencari alasan
''Orang asing?'' ulang Erik
''Hm ya''
__ADS_1
''Ya kita orang asing itu kemarin. tapi hari ini kita adalah sepasang kekasih.. bukan lagi orang asing, sudahlah saya capek berdebat. sekarang begini saja kalau kamu memilih tidur disini dengan saya sekarang. maka saya tidak akan meminta hak saya sekarang. tapi kalau kamu sampai berani melangkah keluar dari kamar ini. maka jangan salahkan saya . karena saya akan memaksamu untuk melayani saya malam ini juga'' Ucap Erik yang tidak main-main dengan Ucapannya dan juga tentunya mengancam Airin
''A-Apa'' pekik Airin membulatkan matanya kaget dengan Ucapan Erik tadi