
Erik dengan setia menunggu Salsa yang tertidur pulas itu..
Erik mengedarkan pandangannya.. Tidak ada orang satu pun di ruangan ini, apa tidak ada yang menjaga putrinya.. pikir Erik,
Siapa yang membantu ibunya dan anaknya kesini.? pikir Erik lagi, saat tak melihat siapapun.
Dan tak lama pintu ruangan terbuka. masuklah seorang perempuan yang Erik kenal
Airin masuk dengan memainkan ponselnya. bekuk menyadari kalau di ruangan itu, sedang ada yang memperhatikan nya. dan ada orang lain, selain Salsa..
saat Airin mendongak ke arah tempat Salsa berada, mata Airin pun kini melihat pria itu. ''Eh,''Kagetnya dengan mundur selangkah
Dahi Erik mengernyit.. ''Kenapa kamu?' Erik bertanya masih menatap Airin
''Ti..tidak'' jawab Airin terbata
''Kenapa saat melihat ku . kau tampak kaget dan sudah seperti melihat hantu saja, padahal ini aku.'' Ucap Erik sedikit ketus
''Tidak ada..'' jawab Airin menatap ke sembarang arah
''Kalau sedang bicara sama seseorang tuh lihat ke wajahnya. jangan menatap pada yang lain.'' Titah Erik dan berjalan mendekati Airin
''Eh pak . mau apa, jangan mendekat.'' Ujar Airin waspada
''Kenapa sih?'' Erik bingung dengan tingkah wanita ini yang selalu berlebihan saat bersamanya. dan kenapa harus menghindar? pikirnya
''Ya, pak Erik disana saja. tidak usah kesini.'' Jawab Airin
__ADS_1
Erik mendekat Airin pun ikut mundur..!
''Aku tidak memakan manusia. juga tidak menggigit kok. Kenapa kamu seperti ketakutan Begitu.'' Goda Erik
Mata Airin membulat.. ''Tidak mengigit?'' ulangnya dengan suara keras dan menatap Erik tajam
''Ya. aku tidak akan menggigit mu Airin..'' bisik Erik ditelinga Airin. hingga bulu kuduk Airin meremang
''To..long menjauh Pak, jangan seperti ini.'' Ucap Airin pelan dan menahan degup jantungnya yang tiba-tiba berdetak lebih cepat
''Airin kau kenapa hari ini terlihat semakin cantik.'' puji Erik menatap wajah Airin intens.
''Pak. kau mabuk lagi ya?'' pekik Airin saat mendengar ayah satu anak itu bicara seperti melantur lagi
''Mabuk lagi?'' ulang Erik pelan Memangnya dia pernah melihat ku sedang mabuk? . dan dari mana dia tahu aku ini suka minum? tidak mungkin kan. Mama yang cerita padanya? Batin Erik bertanya-tanya
'Cantik
'Tampan juga
''Daddy... Mama.... kalian cedang Apa?'' Salsa bertanya dengan suara keras
'Eh..! keduanya tersadar dan menoleh pada Salsa . Erik melangkah lebih dulu. menemui Salsa
''Princess bagaimana keadaan kamu sekarang, Hem?'' Tanya Erik mencium seluruh wajah putrinya
''Calca sudah sembuh kok Dad... Daddy kapan datangnya. dan kenapa Daddy baru kecini'' Salsa menanyakan keberadaan Erik dari tadi
__ADS_1
''Em.. maafkan Daddy ya princess.. Daddy baru datang jenguk Salsa.. tadi itu Daddy sibuk dengan pekerjaan Daddy.. maafkan Daddy ya..?'' pinta Erik dengan memasang wajah memelas agar putrinya tidak marah kepada nya
''Apa benar seperti itu?'' Tanya Airin dengan nada mengejek Sudah seperti istrinya saja ya bertanya kepada suami yang tidak pulang berhari-hari..hihi
''Apa maksudmu.?'' tanya Erik menatap tajam pada Airin merasa tidak terima di ejek seperti itu
''Oh tidak ada kok . aku tidak mengatakan apapun.'' Elak Airin pura-pura bersikap tidak tahu apa-apa.!
Erik memutar matanya malas, saat Airin pura-pura polos seperti itu. jelas tadi perempuan itu mengatakan sesuatu. dan sepertinya mengejek Ucapan,nya
''Tapi Dad.. Kenapa saat malam tadi Daddy tidak ikut membawa Calca ke lumah sakit.. Daddy Kemana?'' Tanya Salsa menatap Daddy-nya sedih
Sungguh tak tega Erik melihat wajah sedih putrinya.. ''Maafkan Daddy ya. mulai sekarang Daddy janji akan selalu ada untuk Salsa. disaat kalian membutuhkan. Daddy akan ada Mulai sekarang.. Daddy janji , sudah jangan sedih lagi Ok.'' Bujuknya sambil mengusap pipi Salsa
''Ok Daddy. tapi Daddy Juga halus tepati janji tidak pelgi pelgi lagi.. halus tetap ada belsama Calca nenek dan juga Mama., Ya Dad?'' Ucap Salsa, dan terakhir menatap Airin sambil tersenyum
''Baik . Daddy janji kepada mu.. Daddy akan selalu ada untuk kalian..'' jawab Erik berjanji, Mungkinkah itu janjinya juga di masa mendatang?
*
''Kakak suapin jeruk mau?'' tawar Airin pada Salsa kini Salsa sedang duduk bersama Airin.!
''Mau, Ma. mau?'' angguknya
''Nih Aaaa. buka mulutnya'' Airin pun menyuapi jeruk untuk Salsa
Setelah melihat wajah Airin , yang sedang menyuapinya.. pandangan Salsa tak sengaja melihat sesuatu yang tampak terlihat dari bagian tubuh Airin. yang membuat Salsa Begitu penasaran ingin tahu, apa itu .!!
__ADS_1
''Ma.. ini apa, kenapa melah melah?'' celetuk Salsa tiba-tiba bertanya dan menunjuk pada bagian itu