Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
Part 90..


__ADS_3

Alhamdulillah banget ya. othor bisa update Sampai sudah ke 90bab...


Semoga kalian tambah suka tambah geregetan . tambah cinta dengan othor. eh maksudnya dengan cerita yang othor buat.. hihihiii🤭


Othor gak maksa untuk selalu memberi itu, cukup kalian setia di sini, tetap suka


othor yakin . kalau kalian sudah suka dengan suatu cerita. pasti tanpa di pinta pun kalian akan tetap memberikan like nya vote nya hadiahnya untuk karya itu... hehe 🤭


Ok next


🌺


''Ma, ini apa? kenapa melah melah?'' Tanya Salsa pada Airin dan menunjuk sesuatu


''Hah apa Sa?, emang ada apa?'' Airin balik bertanya dan sedikit takut ada apa-apa. Mungkin Airin melupakan sesuatu


Erik Hanya melihat sekilas kehebohan dus perempuan beda usia itu..dan kembali melanjutkan pekerjaan lewat ponsel..


''Ma, ini tuh melah melah.. di gigit nyamuk ya ma?'' Tanya Salsa yang masih penasaran itu


''Digigit nyamuk. merah merah?'' Ulang Airin


Salsa mengangguk.. ''Dad, sini deh lihat di lehelnya Mama ada melah.'' panggil Salsa Kepada Erik yang cuek saja itu


''Apa memangnya yang merah..?'' tanya Erik ikut penasaran. dan berjalan mendekati mereka berdua


Erik semakin mendekat dan menunduk untuk melihat lebih jelas, pada yang sedang ditunjuk Salsa ini.


Saat Erik sudah melihat dengan jelas.. Erik menatap Airin dengan ekspresi yang entah. tapi matanya begitu menusuk..


Airin bingung dengan tatapan Erik yang seperti itu padanya. seolah marah padanya? Kenapa dia? Kata hati Airin 'Aneh.. katanya lagi

__ADS_1


''Dad, ini digigit nyamuk bukan.?'' Salsa masih terus bertanya


''Bukan nyambung lagi Sa.. tapi itu bekas digigit kalong..'' Jawab Erik ketus dan masih menatap pada Airin


''Kalong....?'' Airin dan Salsa mengucapkan lagi dengan berbarengan dan saling pandang


''Ya, kalong yang suka menggerogoti tubuh manusia.'' Kata Erik lagi


''Hei apa sih maksudnya?'' kini Airin yang bersuara


''Tanyakan pada dirimu sendiri.. apa yang telah kau perbuat dan dengan siapa? kau melakukannya?'' bisik Erik ditelinga Airin, Begitu lirih hingga Salsa tidak bisa mendengarnya


''Daddy, kenapa bisik-bisik. Calca juga ingin dengal..'' rengek nya menarik baju Erik


Airin meraba bagian yang Salsa tunjuk tadi, Ini.. ini kan, oh tidak, ini kan ulahnya. perbuatannya malam tadi . benar-benar ya dia, menuduhku seenaknya.. padahal dia sendiri ini yang membuat dan membekas seperti ini. oh sialan.... Pekik Airin dalam hatinya dan sungguh ingin berteriak tepat di mukanya pria ini Menyebalkan


''Kenapa kau menatapku seperti itu hah?'' Ucap Erik


''Em, pak saya mau meminta izin ya.'' Ujar Airin setelah beberapa saat terdiam


''Apa?'' Erik penasaran


''Saya mau pulang dulu. karena Salsa sudah ada bapak yang jagain . jadi saya ingin pulang. ingin melihat ibu saya juga, soalnya dari semalam saya disini. dan meninggalkan ibu saya.'' Ucap Airin menjelaskan


Erik Begitu serius mendengarkan dan baru tahu Oh rupanya dia yang menemani dan membawa Mama juga Salsa kesini.. ternyata dia sangat baik ya. Tanpa sadar Erik memuji lagi kebaikan wanita ini


''Yasudah baik kamu istirahat saja. kamu juga pasti kelelahan, dan capek karena sudah menunggu disini terlalu lama.. Dan saya ucapkan banyak terima kasih ya Airin..'' kini Erik berucap tulus.. dan serius


Kalau sedang serius seperti itu, dia cool juga dan rupanya dia bisa bicara tulus juga ya. Airin pun tak sadar memuji Erik


Airin lupa ya. Erik itu pria yang tulus tapi terkadang menjengkelkan.. Kata author

__ADS_1


''Salsa.. kakak pulang dulu ya, kakak ada sedikit urusan juga ingin ganti pakaian dulu ya..'' pamitnya pada Salsa dan memberikan penjelasan agar Salsa mengerti dan tidak mencegah melarangnya untuk pulang lagi.


''Baik ma. nanti kecini lagi ya.'' pintanya


''iya Sa..'' jawab Airin mencium kening Salsa


''Pak saya permisi'' pamitnya lagi pada Erik


''Ya kamu hati-hati.. dan titipkan salam juga pada ibu. maaf aku gak bisa mengantar mu..'' Ucap Erik


''Baik pak. tidak apa-apa.''


***


''Assalamualaikum Bu..'' Ucap Airin Begitu Sampai di depan pintu rumahnya


''Waalaikum salam. kamu sudah pulang nak?'' jawab ibu Ros yang saat itu sedang duduk di sofa ruang tamu bersama Mira


''Iya Bu . '' jawab Airin ikut duduk


Lo masih disini Mir?'' tanya Airin Kepada Mira yang duduk dihadapan nya


''Iya. sengaja lagian dirumah gue juga sepi gak ada orang, nyokap bokap belum pulang. kak Rafael juga sibuk ngurusin kerja yaudah gue temenin ibu aja.'' jawabnya Mira


''Thanks ya Mir..'' Ucap Airin memegang tangan sahabatnya itu


''Iya.. '' Jawab Mira 'Eh gimana keadaan Salsa sekarang?'' Tanya Mira lagi


''Sudah membaik kok. mungkin besok juga sudah boleh pulang .'' jawab Airin


''Syukurlah..'' Ucap ibu Ros dan Mira berbarengan dan menghela nafas lega

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2