Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda

Pengasuh Cantik Kesayangan Tuan Muda
168 Season 2...


__ADS_3

Kali ini Othor buat Season 2


Ceritanya Salsa. Dua teman gesreknya itu. Plus nanti kisah percintaan nya nanti.. So jangan bosan untuk mengikuti cerita nya


Salsa, yang kemarin anak kecil juga cadel. kini berubah menjadi gadis muda yang berbakat. juga mandiri dan tentunya cantik..


Ia, sangat beruntung karena memiliki orang tua yang begitu mencintainya. juga Dua sahabatnya dari sewaktu mereka kecil hingga kini. dua sahabatnya itu selalu ada untuknya....


Tapi sampai sekarang Setelah salsa sukses menjadi desainer ternama. juga salsa merambat ke hobinya yaitu menjadi pelukis. akankah kisah cintanya juga, semulus karya nya..


Kita simak selengkapnya.!


......................


Pov isi hati Author dulu: ''Tidak apa-apa kalau tidak suka dengan karya orang,lain. Tapi jangan sampai menghujat mencaci... semua butuh proses.! thanks you 💚''


...----------------...


Ting..


Tiba-tiba ponsel Salsa berbunyi.. lalu wanita cantik itu segera melihatnya,


[Nongkrong yuk?] ajak Maura yang mengirim pesan di grup chat mereka


[kemana?] jawab Salsa


[mall?] kini Pricilla yang menyahut


[no. Jangan nge mall males] balas Maura


[terus yang ngajak ini maunya kemana] Salsa menyahut lagi


[ kafe biasa aja]


[ok yaudah. Tapi nanti ya pas makan siang. nih gue sekarang masih sibuk] balas pesan Pricilla


[Ok gak apa-apa]

__ADS_1


[Sip, nih gue juga masih ada pekerjaan] balas Salsa


[hm yang masih pada sibuk.. Tapi cuma gue nih yang lagi santuy, enak bener] Rupanya Maura ingin meledek Pricilla juga Salsa, yang sedang sibuk dengan pekerjaan mereka itu.


[Ya jelas lah, anak Mami mana mungkin sibuk] Pricilla balas meledek


[hahaa sialan Lo, oy Sa, Lo kemana tenggelam Lo] Maura menanyakan Salsa yang tidak ikut balas pesan lagi.


[Ada, enak aja Lo bilang kek gitu] dengan pura-pura kesal


[Ya habisnya Lo kemana sepi. Ohh apa mungkin Lo sedang mikirin si Adrian ya?] Maura terus meledek Salsa


Seketika mata Salsa membulat, Begitu membaca pesan yang Maura kirim.. ''Sialan ini si Maura, apa sih coba maksudnya. dia tiba-tiba sebut nama tuh cowok, padahal gue gak lagi mikirin dia kok,'' Ucap Salsa dengan geleng-geleng kepala. dan merasa aneh dengan pemikiran temannya ini. Tapi mulutnya berkata tidak. Tapi tidak dengan pikirannya sekarang, yang justru jadi teringat lagi dengan kejadian dimana dia menimpa tubuh Adrian saat itu. juga bayangan dalam mimpi nya malam tadi.


''Tidak tidak, tuh kan gara-gara Si Maura nih.. gue jadi gak konsen kan ah!'' keluhnya


...****************...


Tibalah, Tiga sekawan itu di kafe tempat pavorit mereka..


''Ah gila, Lo kok lama bener. Lo sesibuk itu ya Cill'' omel Maura.


Mereka pun langsung memilih tempat duduk di kafe itu..


''Mbak..'' panggil Salsa kepada pelayan kafe


''iya. mbak mau pesan apa silahkan'' Ucap pelayan begitu sudah menghampiri


''Saya ingin pesan jus alpukat sama kentang goreng ya'' ucap Salsa


''Em kalau saya ingin jus jeruk, dan spaghetti.'' ucap Maura


''Baik. lalu mbaknya pesan apa?'' bertanya kepada Pricilla yang masih memilih menu


''Saya pesan lemon tea aja deh''


''Oh baik. kalau begitu mohon sebentar ya'' Lalu pelayan itu pun pergi untuk menyiapkan yang mereka pesan.

__ADS_1


''Eh tumben Lo gak pesan makan nya?'' tanya Maura pada Pricilla


''Gue lagi diet soalnya'' jawab Pricilla


''Diet?'' ulang Salsa dan Maura


''Ya. kenapa dengan ekspresi Lo berdua hah. kook kaget banget, denger gue diet?'' ucap Pricilla dengan menatap sebal


''Ya karena sejak kapan. Nona Pricilla ini diet''


''iya sejak kapan Cill?''


''Sejak hari ini'' jawab nya


''Hm.. Lo lagi ada rencana sesuatu ya. Lo gak ngasih tau kita?'' selidik Salsa


''Gak kok. rencana apa sih maksudnya Lo, gue emang lagi pengen diet.. gak usah berpikir macam-macam ya Sa'' Pricilla membantah.


''Lo percaya gak Ra?''


''Entah lah, kayaknya nggak deh'' jawab Maura mengejek Pricilla


lalu Salsa dan Maura saling tertawa.....


''Tau ah. kalian ngeselin'' pekik Pricilla dan langsung berdiri


''Eh mau kemana Lo?''


''Toilet.napa mau ikut Lo?''


''Oh gak.. kirain ngAmbek mau pulang'' ledek Salsa


''Ya gak lah. gue bukan anak kecil kaya Lo sama si Adrian tuh'' rupanya Pricilla balik meledek Salsa


''Eh apaan. kok Lo bawa-bawa pria itu'' Salsa Protes


Pricilla tak menghiraukan perkataan Salsa yang jadi kesal. justru dia senang bisa balik meledek sahabatnya itu.. dan Pricilla segera pergi ke toilet.karena memang dia ingin menuntaskan sesuatu....

__ADS_1


Tapi setelah beberapa saat, Pricilla selesai dengan urusannya di toilet.. dia seperti melihat seseorang yang tidak lagi asing..


''Ada dia juga rupanya di kafe ini..hm'' Ucap Pricilla pelan dan masih melihat seseorang itu. Lalu setelah itu Pricilla bergabung lagi dengan dua sahabatnya.


__ADS_2