
"Lalu untuk apa ibu saya sekarang disini Bu. tolong jelaskan dengan sejelasnya Bu" pinta Airin pada ibu Laras
"Baik akan saya jelaskan. yasudah sekarang ikut saya ya" Mama Laras pun membawa Airin ke ruangan keluarga
Mama memulihkan berbicara "Airin saya mohon maaf sebelumnya sama kamu. ini terlalu mendadak pasti buat kamu. tapi ibu mohon Rin Terima lah anak saya yang mau menikahi mu.. Airin saya tahu kamu masih belum mengerti bukan . tapi satu hal yang harus kamu ketahui Airin. Erik itu sudah menyukai kamu dari hari-hari sebelumnya"
"maaf Bu. aku butuh. Waktu untuk mencerna ini semua.. aku masih bingung" Ucap Airin
"Baik ibu kasih waktu kamu untuk berpikir hanya Satu jam. ya dan setelah itu kamu bisa menjawab pertanyaan ibu. dan kamu bisa mengatakan kamu menerima anak saya atau tidak.. tapi sekali lagi Airin ibu memohon padamu jadilah menantu ibu. jadilah ibu sambungnya Salsa.. dan terimalah anak ibu Erik" Setelah mengatakan itu Mama pun berlalu meninggalkan Airin agar bisa berpikir terlebih dahulu
"Tunggu bu. kalau boleh saya mau bicara dulu sama ibu saya. tolong" ujar Airin
"Baik Airin. saya panggilkan ibu mu dulu ya"
"baik Bu terima kasih"
"tentu"
__ADS_1
Mama Laras pun menyetujui dan langsung memanggil ibunya Airin. untuk mereka bicara terlebih dahulu
Setelah Mama menyampaikan pesan pada ibu Ros untuk dia menemui Airin. lalu ibu Ros berjalan menuju ruangan yang Airin sedang menunggu nya
"Rin." panggilnya
Airin langsung berdiri dan menghampiri ibunya "Bu apa Apaan sih ini Bu. aku bingung deh ini sebenarnya apa yang terjadi. lalu ibu kenapa bisa ada disini juga? apa mereka mengancam ibu. ayo Bu katakan Sama aku, jelaskan ini apa maksudnya?.." ucap Airin meminta penjelasan
"Rin kamu tenang dulu ya'' kata ibu memegang pundak Airin
Airin kembali duduk dan membuang nafasnya keudara . lalu ibu juga ikut duduk disamping Airin
"Lalu maksudnya apa ibu disini sekarang ini untuk apa Bu?" tanya Airin lagi menatap ibunya
"Ibu di ajak sama ibunya nak Erik" balas ibu
dahi Airin mengernyit "Terus untuk apa Bu. majikan Airin ngajak ibu kesini, Oh apa mereka akan menikahkan ku saat ini. terus ibu menyetujui nya Begitu Bu?" Tanya Airin lagi
__ADS_1
"iya ibu menyetujui nya'' balas ibu
"Bu. kok setuju sih. kita kan belum mengenal mereka dengan pasti Bu" kata Airin protes dengan ibunya yang menyetujui Erik untuk menikah dengannya
"Loh kok sekarang bilang belum mengenal mereka. ya bukannya kamu selalu bilang bahwa mereka ini orang orang yang baik.. ibunya nak Erik ini selalu baik sama kamu. sama kita kan Rin?" Ucap ibu yang berpikir keluarga Erik ini pasti dari keluarga yang baik-baik
ibu Ros pun mengingat saat pertama kali Dirinya bertemu dengan Erik. saat itu Erik menolong Airin.. lalu ibu Laras, saat Airin sedang mencari pekerjaan. ibu Laras lah yang memberikan pekerjaan untuk Airin.. dan ibu Laras juga sering memberikan makanan kepada ibu Ros dan Airin.. jadi ibu berpikir. mereka pasti dari keluarga yang baik-baik
"Ya itu itu bisa saja. mereka karena punya niat jahat. atau punya keinginan sesuatu dari kita. ya seperti saat ini Bu . pak Erik yang tiba-tiba saja mau menikahi ku, mungkin itu mereka merencanakan sesuatu" Kata Airin yang mencari alasan untuk tidak menikah dengan Erik
"Hus kamu ini gak boleh kaya gitu ah. jangan menuduh tanpa bukti." ujar ibu menegur Airin
"Bu. aku mau tanya deh. apa alasan ibu kok terima gitu aja saat majikan ku bilang kalau pak Erik mau menikahi ku. kan ibu bisa nolak atau tanya Airin dulu bisa kan Bu?" kata Airin dengan sedikit kesal
"Rin asal kamu tahu. ibu juga sudah memikirkan ini dengan matang. ibu juga menilai mereka. ibu lalu berpikir tidak ada alasannya untuk ibu menolak nya Rin . karena yang ibu tahu mereka sudah sangat baik sama kita.. lalu gimana bisa ibu menolak nya" Ucap ibu mengatakan yang dirasakan nya
"Ya tapi bu. aku belum mau menikah" tolak Airin
__ADS_1
"menurut ibu. kamu sudah pas untuk berumah tangga, dan menurut ibu juga nak Erik pasti bisa membahagiakan kamu Rin, tapi ibu tidak akan memaksa mu.. karena kamu yang akan menikah. maka semua keputusan ada padamu, tapi ibu Mohon pikirkan lagi baik-baik ya" setelah mengatakan itu ibu Ros kembali keluar dan membiarkan Airin untuk berpikir agar bisa mengambil keputusan yang menurutnya benar....