Pengorbanan Cinta

Pengorbanan Cinta
Masih Tetap Memberiku Muka


__ADS_3

Pagi itu,setelah melalui rembukan keluarga,jenazah Bu Astri akan dimakamkan jam dua siang,karena mengingat masih ada beberapa sanak saudara yang belum tiba di rumah yang akan ikut mengantarkan ketempat terakhirnya nanti


Jam telah menunjukkan pukul 10:00 pagi,Indra dan kedua orang tuanya baru saja tiba di rumah duka.Pak Ipan yang melihat Dini begitu terpukul saat itu langsung berusaha menenangkan Dini


"Nak Dini....kamu harus sabar dan harus kuat untuk semua yang telah terjadi.Kami juga turut berduka atas berpulangnya Bu Astri nak,semoga Bu Astri di terima disisiNya"ucap Pak Ipan dengan mengelus pucuk kepala mantan menantunya itu


Sementara Indra yang melihat Dini begitu lemah saat itu berusaha untuk menguatkan hatinya."Din...saat ini hatiku begitu sedih saat melihat kamu terpuruk lagi dan lagi,aku bahkan tidak kuat melihat keadaan mu saat ini Din.Jika waktu bisa di putar kembali,aku pasti tidak akan pernah berbuat salah seperti yang sudah aku lakukan kepadamu selama kita menikah dulu Din"gumam Indra sambil mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Edo dan Rudi


"Edo bahkan begitu ganteng saat ini,Bu Astri menjaganya begitu sempurna"batin Indra saat Indra telah melihat Edo yang sedang duduk di samping Dini


"Edo juga sangat bersedih saat ini,aku yakin Bu Astri sakit setelah mendengarkan perceraian kami ini"batin Indra semakin merasa bersalah


.....


Setelah acara pemakaman Bu Astri selesai dilaksanakan,Rudi sengaja meminta waktunya Indra untuk berbicara dengannya secara empat mata

__ADS_1


"Apa yang telah terjadi bang"tanya Indra begitu dingin


"Rud....sebelumnya aku meminta maaf atas semua yang telah terjadi di dalam kehidupannya Dini.Aku juga meminta maaf karena tidak bisa memenuhi janjiku kepadamu.Jujur saat semuanya telah terjadi,baru aku bisa memahami apa arti kehilangan yang sebenarnya Rud.Saat semuanya telah terjadi,aku tidak bisa menyalahkan siapapun kecuali diriku sendiri.Mohon maaf Rud....aku yang salah dan aku yang telah berselingkuh dari Dini"ucap Indra sambil meneteskan air matanya


"Apa inikah kejadian yang sebenarnya bang.Aku sudah menghubungi Dini dan menanyakan tentang apa penyebab perceraian kalian berdua.Dini selalu menjawab dengan alasan sudah tidak ada kecocokan lagi.Dan kabar yang sampai juga ke desa ini adalah hal yang sma dengan yang disampaikannya keoadaku.Jika kamu memang berselingkuh,boleh kah kamu memberitahukan kesalahan apa yang telah di lakukan Dini terhadapmu sehingga kamu memperlakukannya begitu buruk.Mana janji yang dulu kamu ucapkan itu,jika saat ini kamu merasa menyesal,aku yakin itu belum seberapa,karena penyesalan sesungguhnya akan terjadi saat orang yng benar-benar kamu cintai itu telah terpuruk bahkan hatinya juga sudah mati.Bukankah dulu aku meminta kepadamu pulangkan dia jika seandainya dia melakukan kesalahan kepadamu dan kamu tidak bisa menerimanya atau mencintainya lagi"teriak Rudi dengan begitu emosi


Indra pun langsung menceritakan awal penyebab perselingkuhannya dan rencana jahat Ibunya yang telah membantu melancarkan perselingkuhan antara Indra dan Cindi


"Apa itu benar,apa ada seorang Ibu yang tega melakukan hal buruk kepada anaknya"tanya Rudi begitu dingin


"Itulah yang aku terima dari Ibuku Rud"ucap Indra


"Jujur saat mendengar hal ini darimu sekarang,sebagai seorang laki-laki yang memang masih sangat mencintai dia merasa cemburu,emosi sekaligus marah.Jika seandainya Dini masih memberiku satu kesempatan,maka dengan senang hati aku akan memenangkan cinta dan hatinya kembali.Tetapi aku yakin itu tidak akan mungkin terjadi Rud karena aku telah melukainya.Aku telah membuat hatinya yang lembut itu menjadi batu yang keras sehingga tidak bisa di sentuh lagi.Kejadian ini tidak akan bisa aku lupakan karena keegoisanku jugalah yang membuat calon anak kami telah pergi meninggalkan kami dari dunia ini Rud.Rud...walau dengan berat hati,aku meminta tolong kepadamu,nikahilah dia dan bahagiakanlah serta menualah bersama dia Rud"ucap Indra dengan raut wajah yang masih sedih karena telah mengatakan itu semua


"Baiklah...kebetulan Bu Astri juga menitipkan pesannya untukku supaya menikahi dan membahagiaakan Dini kedepannya.Bang jika aku bisa meminta kepadamu,tolong pulanglah hari ini juga,saya hanya tidak mau melihat Dini berulang-ulang kali pingsan hanya karena merenungi semua nasip buruk yang telah menimpanya selama kalian bersama dulu"ucap Rudi

__ADS_1


"Baiklah Rud,tetapi aku mohon tolong jangan pernah kecewakan dia seperi yang telah aku lakukan kepadanya,jagalah dia seperti kamu menjaga kakak perempuanmu sendiri"pinta Indra dengan memohon


"Baiklah bang,sebaiknya kita harus pulang kerumah karena sepertinya hujan akan turun"ucap Rudi sambil melangkahkan kakinya meninggalkan Indra di tempay itu yang masih sibuk meratapi kesedihannya


"Pak sebaiknya kita pulang sekarang,ada hal yang mengharuskan kita untuk pulang.Nanti aku akan menceritakan semuanya"bisik Indra setelah tiba dari tempat dia dan Rudi tadi bicara


"Baiklah"sahut pak Ipan sambil memberi kode kepada Bu Neni


"Baiklah Nak Dini,kami pamit dulu karena berhubung kami sedang ada urusan keluarga"pamit pak Ipan kepada Dini dan keluarga besar yang hadir saat itu


"Apa yang terjadi bang"tanya pak Ipan setelah mobil mereka telah menjauh dari rumahnya Dini


"Pak...aku tidak tahan melihat kesedihan Dini tadi.Saat kami telah berpisah,Dini bahkan tidak memberitahukan kepada keluarga besarnya tentang alasan dibalik perceraian kami pak.Dini masih tetap memberiku muka di depan keluarganya.Pak...jika selama ini aku hanya membaca cerita di novel yang tentang seorang wanita yang baik yang berhati mulia,maka saat ini aku baru percaya bahwa di kehidupan nyata itu juga ada"ucap Indra sambil menghapus air matanya


"Sudahlah bang,semuanya sudah terjadi,tugasmu sekarang adalah mendoakan yang terbaik yang akan terjadi dikehidupan Dini selanjutnya"ucap Pak Ipan sambil menepuk pundak putranya itu

__ADS_1


Sementara Bu Neni yang mendengar penuturan suami dan anaknya itu juga mengakui kebaikan Dini serta keluarganya tadi terhadap mereka


"Nak Dini...aku juga merasakan semua kebaikan keluargamu tadi.Jika seandainya aku yang berada di posisimu,aku pasti tidak sudi menerima kedatangan mantan mertuaku yang sudah menyakiti aku secara terang-terangan.Tetapi kamu beda Din,kamu bahkan memperlakukan Leni sebagai adrk sendiri,kamu juga bisa memeluk Indra tadi walau aku tahu itu sangatlah tidak mudah untukmu.Penyesalanku saat ini akan kubawa hingga akhir hidupku nak"batin Bu Neni


__ADS_2