
"Bee....apa yang terjadi,tolong bangun bee"teriak Indra sambil menggoyangkan tubuh Dini
"Berikan ini kak,kak Dini hanya pingsan,nanti setelah beberapa menit,kak Dini pasti akan siuman"ucap Leni sambil menyodorkan minyak kayu putih
"Tapi ini sudah lima menit Len,tetapi kenapa Dini belum juga bangun,apa sebaiknya kita bawa kerumah sakit saja"saran Indra sambil memijat kening istrinya itu
"Apa yang terjadi bang"tanya Dini dengan suara yang masih lemah
"Syukurlah bee kamu sudah sadar,tadi kamu tiba-tiba pingsan dipintu kamar ini"ucap Indra sambil membantu mendudukkan tubuh Dini ditempat tidur mereka
"Oh ia,bang aku sudah ingat semuanya,bang bolehkah kita menemui Ibu dan Bapak sekarang,aku tidak mau Ibu merasa cemburu terhadapku"ucap Dini sambil berusaha mendudukkan tubuhnya
"Tetapi kamu masih lemah bee,sebaiknya kamu beristirahat saja dulu,setelah merasa lebih baik nanti kita akan menemui bapak dan Ibu"ucap Indra
__ADS_1
"Keadaanku sudah baik bang,sebaiknya bantu aku untuk kedepan bang"ucap Dini sambil berdiri
"Baiklah"ucap Indra sambil membantu Dini menuju ruang keluarga rumah itu
"Nak Dini sudah siuman"tanya pak Ipan langsung berdiri dan mendekati Dini
"Maaf pak,sebaiknya bapak duduk saja,Dini tidak mau lagi Ibu berpikiran buruk tentang Dini pak.Saat kak Meli dan kak Mia menikah,Ibu sangat menyayangi kedua kakak ipar itu,Dini bahkan berpikiran Ibu lebih peduli dengan mereka dari pada Bapak.Saat itu karena merasa kasihan kepada Bapak,Dini langsung protes kepada Ibu karena telah mengabaikan keberadaan Bapak dan lebih menyayangi mereka.Ibu yang menerima semua protes dari Dini langsung membicarakan semuanya kepada bapak di hadapan Dini.Bapak bilang siapapun yang sudah datang dan menjadi keluarga kita,kita harus menyayangi mereka tanpa mengurangi rasa sayang kita terhadap anggota keluarga lainnya.Saat itulah Dini menjadi lebih paham akan kasih dan rasa sayang yang sesungguhnya.Jika saat ini Ibu merasa Dini merampas kasih sayang dari Suami dan anak kandung Ibu,maka Dini meminta maaf Bu.Kita berdua ini sama-sama perempuan Bu,jika Ibu merasa ada yang mengganjal di hati Ibu,sebaiknya Ibu dan Dini langsung membicarakan semuanya tanpa melibatkan yang lain.Bu....seorang Ibu tidak akan pernah mengharapkan hal buruk kepada anak-anaknya,dulu kata-kata itu hanyalah sebuah kata biasa yang belum Dini pahami artinya,tetapi saat kemarin Dini mengetahui telah kehilangan calon anakku,saat itu jugalah Dini memahami betapa dalam arti dari ucapan itu.Kemarin jika bisa dibalik,biarlah Dini yang pergi untuk menggantikannya dan biarkan anakku tetap hidup.Bu...selama ini Dini selalu berusaha untuk memahami Ibu,selalu berusaha memposisikan Dini di posisi Ibu,tetapi untuk sekarang dan selanjutnya Dini tidak akan berusaha lagi untuk itu Bu.Jika kedepan Ibu merasa ada sesuatu hal yang tidak sesuai dengan yang seharusnya,maka Dini mohon tolong bicarakan langsung dengan Dini Bu.Jika selama ini Ibu merasa Dini bukan menantu yang baik,menantu yang tidak sesuai dengan keinginan Ibu,maka Dini minta maaf Bu.Tetapi yakinlah Bu,Dini hidup bukan untuk menenangkan hati semua orang,jadi jika Ibu merasa tidak suka maka mohon maaf Dini juga tidak bisa memenuhi keinginan Ibu itu"ucap Dini dengan sangat tenang
"Nak Dini bapak meminta maaf karena kami telah melukai hatimu.Bapak yang salah karena telah gagal mendidik istri bapak untuk menjadi seorang ibu yang benar"ucap Pak Ipan
"Baiklah nak,besok kami juga akan kembali pulang kekampung,bapak hanya meminta tolong untukmu bang Indra,jadilah kepala keluarga yang bijak buat keluarga kecilmu,jadilah pelindung buat keluarga kecilmu dan jadilah sandaran buat istrimu dan anak-anakmu kelak.Untukmu nak Dini,jadilah Ibu yang selalu melindungi anak-anak dan istri yang selalu menjadi tempat curhat suamimu dan yang selalu dirindukan olehnya"ucap pak Ipan menasehati anak serta menantunya itu
"Terimakasih buat semuanya Pak dan terimakasih buat semuanya Bu.Ibu.... Indra minta maaf Bu,kedepan tolong jangan menyakiti Dini lagi,berhentilah membuatku menjadi suami yang buruk di hadapan dunia dan dihadapan istriku dan keluarga besarnya bu.Sudah cukup masalah yang bertubi-tubi selama satu bulan ini di keluarga kita ini Bu"ucap Indra
__ADS_1
"Ibu meminta maaf atas sikap buruk Ibu selama ini,besok kami akan pulang ke kampung,Ibu harap kalian tidak akan membenci Ibu"ucap Bu Neni dengan menundukkan kepala
"Baiklah bang,Nak Dini sebaiknya kalian beristirahatlah,kalian juga pasti butuh waktu untuk membahas pekerjaan dan urusan kalian berdua.Ingat pesan Bapak nak,selesaikan semua masalah yang terjadi dengan tenang.Dalam hidup ini kita perlu memiliki tiga pedoman,yang pertama jangan mau mengambil jalan pintas ketika sedang memiliki masalah.Kedua jangan terlalu ikut campur dengan urusan orang dan jangan mendengar semua ucapan orang karena itu bisa mempengaruhi kita,ketiga jangan pernah mengambil keputusan saat kita sedang marah.Bapak yakin kalian mampu mengatasi semuanya nak"ucap Pak Ipan sambil berlalu kedalam kamar mereka untuk mengemasi barang-barang yang akan dibawa pulang kembali ke kampung
"Bee...untuk besok aku harus kembali bekerja,jika sementara waktu Leni yang akan membantumu saat aku kerja tidak masalah kan bee"tanya Indra setelah mereka tiba dikamar
"Tidak masalah bang,oh yah kebetulan kemarin aku sudah menghubungi management dan telah memberitahukan akan recana pengunduran diri aku.Pak Budi mengatakan bahwa besok management juga akan datang kerumah ini.Kalau bisa kita akan meminta tolong kepada Bapak dan Ibu untuk menunda kepulangan kekampung dulu.Aku mau supaya Ibu dan Bapak juga mendengar keputusan ini bang,supaya kedepan tidak ada lagi kata saling menyalahkan bang"ucap Dini
"Baiklah bee,nanti aku akan membicarakan hal ini dengan Bapak"ucap Indra sambil membaringkan tubuhnya disamping Dini
Kedepan semoga keluarga kecil kita ini akan bahagia bee,aku juga akan memastikan bahwa Ibu dan keluarga yang lainnya tidak akan mencampuri dan mengganggumu lagi"batin Indra
"Segeralah berkemas Bu,nanti setelah Leni pulang dari kampus,kita akan meminta tolong kepadanya supaya memesankan tiket untuk kita"ucap pak Ipan sambil masukkan pakaiannya kedalam koper
__ADS_1
"Pak....sebaiknya kita pulang minggu depan saja,apa kata orang Bu Astri nanti saat mengetahui kita pulang dan meninggalkan Dini saat dia belum pulih"
"Jangan pikirkan kata orang,urus saja dirimu"ucap pak Ipan dengan ketus