
"Sebaiknya kamu juga istirahat saja In,besok kalian akan berangkat pagi"ucap Ari
"Baiklah bang,Indra pulang dulu"ucap Indra hendak berlalu dari tempat itu
"Pulang kemana"tanya Ari
"Kerumah bang"sahut Indra
"Bukankan barang-barangmu sudah disini semua,kita tidur dikamar Leni saja,kamar itu juga sudah di rapikan oleh Dini tadi"ucap Ari
"Baiklah bang,Indra kedalam dulu"pamit Indra
Benar saja,baru sebentar merebahkan tubuhnya Indra sudah tertidur malam itu karena badannya memang benar-benar sangat lelah saat itu
....
Keesokan harinya, setelah selesai mandi dan sarapan bersama,Indra dan Dini pun berangkat di antarkan oleh Ari ke bandara
"Kalian hati-hati di jalan,kabari kami jika kalian sudah bertemu dengan Adi di kota M"pesan Ari kepada calon pengantin itu
"Baiklah bang,kami pamit dulu dan sampai jumpa di lain waktu nanti"sahut Indra dan memeluk calon abang iparnya itu
.....
Setelah tiba di bandara kota M,Adi yang sudah menunggu kedatangan Kakak dan calon abang Iparnya itu segera menghampiri mereka dan membantu membawakan barang bawaan mereka kedalam mobilnya
"Maaf sudah membuatmu menunggu lama"ucap Dini sambil memeluk adiknya itu
"Tidak masalah kak,apa kabar bang Indra"tanya Adi sambil bergantian memeluk keduanya
"Kami baik Adi,bagaimana denganmu,sepertinya kamu sedang ada masalah,badanmu sedikit lebih kurus dari terakhir saat kita bertemu"ucap Indra
"Biasalah bang,masalah anak muda yang sedamg di tinggal pacarnya"sahut Dini
"Kakak bisa saja"sahut Adi tersipu malu
__ADS_1
"Sebaiknya kita ke rumahmu,karena kita harus beristirahat sebentar sebelum berangkat sore nanti"ucap Dini
"Baiklah kak"sahut Adi
.....
Setelah menempuh perjalan kurang lebih dalam waktu empat jam,Indra,Dini dan Adi pun sudah tiba di rumahnya orangtuanya Indra.Mereka memilih untuk beristirahat dulu di rumah Indra sebelum melanjutkan perjalanan mereja ke desanya Dini sore nanti
"Apa kabar Pak,Bu"ucap Dini sambil memeluk kedua calon mertuanya itu
"Kami baik nak,sahut pak Ipan,bagaimana dengan kalian bertiga"tanya Pak Ipan
"Kami baik Pak"sahut Indra
"Baiklah nak,jika memungkinkan kita akan pergi sebentar ke tempat salon dan tempat musiknya dulu"ucap Bu Neni
"Kami masih lelah bu,mungkin lain waktu saja"sahut Indra
"Biarkan mereka minum dulu dan beristirahat,besok kita bisa pergi kesana dengan Indra"sahut Pak Ipan
Indra dan Adi langsung memilih tidur di kamarnya Indra,sementara Dini tidur di kamarnya Leni
Waktu begitu cepat berlalu,jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam,setelah selesai makan malam,Dini dan Adi pun melanjutkan perjalanan ke desa mereka
"Kalian hati-hati di jalan nak,sampai bertemu tiga hari lagi"ucap Bu Neni sambil memeluk kembali tubuhnya Dini
"Baiklah Bu,Pak, kami pamit dulu"ucap Dini
"Kak,Bang Indra sebelumnya Adi minta maaf yah jika kata-kataku akan menyinggung perasaan kalian,entah ini hanya perasaan Adi saja,sepertinya sifat Bu Neni itu agak sedikit lain yah kak,bang"ucap Adi
"Pembawaan Bu Neni memang seperti itu Di,sering menganggapi sesuatu itu secara berlebihan,sedikit cemasan dan bicaranya blak-blakan.Tetapi Di,bu Neni itu sangat baik orangnya,percayalah itu hanya ketakutan mu semata karena sebentar lagi kamu akan melepaskan tanggung jawabmu sebagai bapak terhadap kakak mu yang sangat cantik dan baik hati,rajin menabung dan tidak sombong"ucap Dini sedikit menenangkan hati Adi
"Kamu terlalu pede kak"ucap Adi
"Memang betulkan,kakakmu ini sangat baik"sahut Dini mencoba menutupi perasaannya yang sebenarnya juga sedang takut akan sikap Bu Neni nanti terhadap dirinya."Adi bahkan seorang yang baru bertemu Bu Neni saja bisa merasakan sifatnya yang kurang baik itu"batin Dini
__ADS_1
"Ibu memang seperti itu Di,itu sebabnya Leni dan aku sangat sering berdebat dengan Ibu.Selama ini bapak sangat sabar menghadapi Ibu,tetapi percayalah Di,baik Ibu,aku dan anggota keluarga yang lainnya akan memperlakukan Dini dengan baik"sahut Indra mencoba menenangkan perasaan Adi
"Ia bang,aku minta maaf yah dan aku mohon aku titipkan kak Dini bang dan tolong jaga dan lindungi Kak Dini yah bang"sahut Adi
"Itu pasti Di"sahut Indra
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam,akhirnya mereka bertiga pun sampai di desanya Dini
Semua keluarga sudah menunggu kedatangan mereka dirumahnya Dini,makanan juga sudah di hidangkan di rumah hanya tinggal menunggu kedatangan calon pengantin itu di rumah itu
"Sebaiknya kita makan dulu"ucap perwakilan dari keluarga besar Dini kepada semua yang hadir saat itu
"Bahkan penyambutan mereka terhadap kami sangat luar biasa.Semua orang ikut bersuka cita dan ikut makan bersama di malam ini.Sementara penyambutan keluargaku tadi terasa biasa-biasa saja,bahkan Ibu masih sempat-sempat meminta kami untuk pergi menemui orang salon dan yang lainnya.Semoga Dini tidak merasa diabaikan didalam keluargaku saat ini.Perbedaan keluargaku dan keluarganya Dini sangat berbeda jauh,disini sangat terasa kehangatan,persaudaraan dan kita sangat di hargai"batin Indra sambil memandangi Dini yang sedang memangku Edo di pangkuannya
Setelah selesai makan bersama di lanjutkan dengan berbincang ringan,mereka semua pun membubarkan diri malam itu tepat di jam dua belas malam hari itu
"Adi tolong ajak Nak Indra tidur di kamarmu saja" ucap Bu Astri
"Baik Bu"sahut Adi dan berlalu dari sana menuju kmarnya Adi
Sementara Dini juga telah memilih mengistirahatkan tubuhnya di kamar yang sudah lama di tinggalkannya itu
"Semoga semunya baik-baik saja"batin Dini sebelum menyelami mimpi indah di alam tidurnya
Didalam kamarnya Adi
"Oh yah Di,aku tadi tidak melihat keberadaannya Rudi di rumah ini"ucap Indra
"Bang Rudi sedang pergi ke kabupaten bang,ada yang menggunkan musik abangnya bang Rudi hari ini dan besok"sahut Adi
"Pantasan dari tadi aku tidak melihatnya,oh yah Di sebelumnya aku minta maaf jika menanyakan hubungan masalalunyau Dini dan Rudi,jika kamu tidak merasa keberatan bolehkah kamu menceritakan hubungan antara Rudi dan Dini sebelumnya"tanya Indra dengan sangat hati-hati
Adi pun menceritakan semuanya kepada Indra malam itu tanpa ada yang di tutupinya sedikit pun
"Semoga aku bisa membahagiakan Dini lebih dari Rudi"gumam Indra sebelum memasuki alam bahwa sadarnya saat itu
__ADS_1