
"Tenangkan pikiranmu nak,saat ini Dini juga sedang marah dan terluka akibat ulah keluarga kita.Jangan memaksakan kehendakmu kepadanya untuk bisa bertemu dengannya,saat seseorang sedang marah,dia pasti akan membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri supaya dia dapat memenangkan pikiran dan bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk kehidupannya kedepan"ucap Pak Ipan mencoba memberikan pengertian buat putranya itu
"Tetapi aku takut pak,Dini akan pergi meninggalkan aku.Aku memang laki-laki yang buruk dan tidak bertanggung jawab,aku bahkan tidak bisa membedakan perkataan istiku yang sebenarnya atau hanya perkataan seseorang yang berusaha merusak hubungan kami pak"ucap Indra sambil menghapus air maatanya
"Kita harus tenang bang,jika Dini memang mencintaimu tulus,maka dia pasti akan kembali dengan sendirinya.Kamu memang mencintainya,tetapi tidak perlu berlebihan seperti ini,kamu bahkan sampai mengemis untuk mendapatkan maaf darinya tadi"ucap Bu Neni dengan sedikit mengolok Indra
"Lalu sekarang apa maunya Ibu,apa Ibu menginginkan kehidupan Indra untuk tetap sendiri,jika memang seperti itu apa tujuannya,aku suamimu dan Indra adalah anakmu dan anakmu itu sekarang telah memiliki kehidupan baru.Apa kamu menginginkan kehancuran keluarga Indra?bukankah kamu yang mengatakan bahwa anak dari orang tua yang berpisah itu tidaklah enak dan tidak mudah untuk menjalaninya,lalu untuk apa kamu menciptakan jurang itu ditengah-tengah keluarga anak dan menantu kita"tanya pak Ipan
"Sebenarnya aku tidak menginginkan perceraian diantara keduanya,aku hanya merasa telah diabaikan dan tidak diperhatikan lagi setelah kehadirannnya di.... "sahut Bu Neni
"Jika aku di posisi kak Dini,dan mendengar semua yang Ibu bicarakan ini,maka ku pastikan aku akan pulang kerumah orang tuaku dan tidak akan memberi maaf buat seluruh anggota keluarga itu"ucap Leni merasa tidak terima dengan omongan Ibunya tadi
"Sebaiknya kita istirahat saja,besok pagi tolong kamu temui Dini ketempat kerjanya bang.Setelah kita bertemu dan berbicara dengannya langsung,maka kami juga akan kembali pulang ke kampung "ucap Pak Ipan
"Jangan seperti ini Pak,Ibu belum mau pulang ke kampung,selama ini Ibu juga telah banyak mengalah akan hubungan Indra dan Dini"ucap Bu Neni protes
"Bapak masuk ke kamar dulu bang"ucap Pak Ipan sambil berlalu dari tempat itu
....
Setelah bangun pagi,Indra langsung berangkat kerja,Indra berencana akan meminta ijin bekerja setengah hari saja karena dia memang ingin fokus untuk mencari keberadaan istrinya saat itu
"Maaf pak Indra,Bu Dini hari ini tidak masuk kerja dikarenakan sedang sakit"ucap salah satu Reception yang kebetulan sedang berada di ditempat Dini bekerja
"Kalau boleh tahu,Bu Dini sakit apa saat ini"tanya Indra berusaha mengorek infomasi dari si reception
__ADS_1
"Maaf pak,saya tidak tahu"ucap si reception
"Baiklah bu,terimakasih atas informasinya"ucap Indra sambil melangkahkan kakinya keluar dari lobby hotel itu
"Seharusnya aku harus kembali kerumah dulu,barangkali Dini sudah kembali kerumah"batin Indra
Setelah tiba dirumahnya Dini,Indra tidak melihat keberadaan Dini disana
"Aku harus bagaimana bee"teriak Indra dengan sangat prustasi
Sementara Dini yang baru pulang dari rumah sakit,langsung merebahkan tubuhnya di kamar kontrakan Dela
"Maaf sudah merepotkanmu Del"ucap Dini merasa tidak enak hati saat Dela harus membantu Dini untuk makan
"Baiklah "sahut Dini
Setelah memastikan Dini telah benar-benar tertidur,Dela pun mengirimkan pesan kepada Indra
"Bang....tolong datang kekontrakan Dela,saat ini kak Dini sedang sakit dan kami baru pulang dari rumah sakit"isi pesan Dela untuk Indra
"Baiklah Del,abang berangkat kesana sekarang"balasan isi pesan Indra
"Kamu bahkan pergi begitu jaug untuk menghindariku bee"batin Indra.dengan sedih
Setelah tiba dirumahnya Dela,Indra langsung masuk ke rumah yang kebetulan kedatangannya telah di tunggu Dela
__ADS_1
"Bang,Dela harus pergi kerja,sebenarnya Dela masih marah terhadap abang,tetapi Dela juga kasihan melihat keadaan kak Dini saat ini.Bang kak Dini tidak mau bercerita sedikit pun tentang apa yang sedang di alaminya saat ini.Saat di rumah sakit tadi dokter menjelaskan bahwa kak Dini sedang mengalami trauma dan ketakukan berlebihan,Dela yakin abang dan keluarga abanglah penyebabnya itu.Maaf yah bang,bukannya Dela mau ikut campur,bagi Dela kak Dini adalah kakak kandungku.Saat kemarin kak Dini tiba dirumah ini,sebenarnya Dela mau menghubungi bang Adi,kak Mila dan kak Mia,tetapi
perlu abang ketahui,kak Dini selalu membela abang dan orang tua abang.Jika Dela berada di posisi kak Dini,Dela pasti akan melaporkan ini ke pihak berwajib.Bang...Dela harap abang masih Indra yang sama dengan yang Dela kenal dulu,jika abang melukai kembali kak Dini,jangan salahkan Dela akan bertindak kasar kepada keluargamu bang"ucap Dela sambil berlalu dari rumah itu
Sementara Indra yang telah mendengar semua penuturan Dela tadi merasa malu,bagai mana tidak dia telah menyakiti hati Dini tetapi masih membelanya di depan keluarganya
"Bee....."ucap Indra saat melihat Dini yang sedang berusaha bersandar di tempat tidur setelah selesai meminum obatnya siang itu
"Kumohon tolong berhenti disana,tolong jangan sakiti aku lagi bang"pinta Dini sambil berusaha menyembunyikan wajahnya
"Bee.....kumohon jangan takut,aku ada disini bukan untuk menyakitimu bee"ucap Indra sambil memeluk Dini
"Bang...jika abang menginginkan sesuatu dariku,maka aku akan berikan.Tetapi aku mohon jangan satukan aku dengan Ibu untuk saat ini.Jujur untuk saat ini aku takut bertemu dengan Ibu bang,jika kedatanganmu ketempat ini untuk membawaku pulang dan bertemu dengan Ibu,maka aku memilih pergi dan lebih baik dirawat di rumah sakit saja"ucap Dini dengan berusaha melepaskan diri dari pelukan Indra
"Bee....aku yang salah,aku yang harus menerima hukuman ini.Jika kamu merasa lebih tenang ditempat ini,maka aku juga akan tinggal dirumah ini.Aku akan merawatmu ditempat ini.Sebaiknya kamu istirahat saja supaya cepat pulih"ucap Indra
.....
"Ia saya suaminya dok"sahut Indra saat menerima panggilan di ponselnya Dini
"Sebaiknya jauhkan Bu Dini dari penyebab dia menjadi seperti sekarang,satu lagi pak saat ini kondisi Bu Dini sedang tidak stabil,jadi untuk sementara waktu jangan melakukan hubungan suami istri dulu"ucap sang dokter
"Baiklah dok"sahut Indra sambil mengahiri panggilan di ponsel itu
"Aku lah penyebab semua yang sedang kamu alami ini bee,aku berjanji akan merawatmu sampai pulih,aku juga akan menghubungi Adi supaya mengetahui keadaan Dini saat ini"batin Indra
__ADS_1