Pengorbanan Cinta

Pengorbanan Cinta
Jangan Usik Dini


__ADS_3

Sore itu,Indra dan Dini bersama-sama merapikan barang yang mereka bawa dari kampung dan meletakkan kembali ke tempat semula


"Bee besok sepulang kerja, teman kerja abang akan kerumah,sebenarnya mereka mau datang hari ini,tetapi berhubung kita masih lelah,maka abang meminta mereka untuk datang besok"ucap Indra


"Baiklah bang,kak Meli dan yang lain juga akan datang besok kerumah ini"sahut Dini


"Bee....jika Ibu masih mengganggu dan memberikan banyak aturan kepadamu,tolong beritahu aku bee.Setelah kita mengucap janji untuk hidup bersama,maka kamu sudah menjadi tanggung jawabku sepenuhnya.Aku tidak mau kamu mengalami hal yang tidak baik dikeluarga kita"ucap Indra


"Tenang saja by,Ibu berbuat seperti itu karena rasa sayangnya untukku"sahut Dini


"Baiklah"ucap Indra


.....


"Kak kami sudah sampai dirumah yah"isi pesan Leni sore itu


"Baiklah Len,kakak sebentar lagi akan pulang kerumah"ucap Dini


Sore itu,setelah selesai bekerja,Dini langsung pulang kerumah setelah sebelumnya membelikan makanan untuk mereka makan bersama nanti


"Sudah lama sampai di rumah Bu,Pak"tanya Dini sambil memeluk kedua mertuanya itu setelah tiba di rumah


"Belum lama kok nak"sahut Pak Ipan


"Oh yah kak,apa bang Indra masuk sore hari ini"tanya Leni saat melihat mobil abangnya itu tidak ada dirumah


"Tidak Len,bang Indra masuk pagi dan mungkin sedang dalam perjalanan pulang kerumah"sahut Dini


Benar saja,tak menunggu waktu lama,di depan sudah ada suara mobilnya Indra dan telah masuk ke dalam halaman rumah itu


"Ibu dan Bapak serta Leni apa sudah lama sampai di rumah"tanya Indra

__ADS_1


"Kami baru sampai kak"sahut Leni


"Sebaiknya kita makan dulu sebelum Ibu dan Bapak istirahat "ucap Dini


"Baiklah nak,kebetulan tadi kami belum makan karena tidak selera"sahut pak Ipan


Setelah selesai makan pak Ipan dan Bu Neni memilih beristirahat sore itu.Sementara Indra dan Dini sedang menyiapkan makan malam untuk mereka berlima


"Bee...mungkin dalam waktu dua minggu ini kami akan pergi ke kota M untuk pembukaan cabang baru disana.Berhubung restoran itu masih baru,maka abang di minta untuk mengajari koki disana"ucap Indra disela-sela waktu masak mereka


"Kira-kira berapa lama disana by"tanya Dini


"Belum tahu pasti bee,tapi sepertinya tidak membutuhkan waktu lama,karena dua koki dari restoran kota ini dibawa kesana"ucap Indra


"Mudah-mudahan tidak lama yah by supaya aku tak sendirian dirumah"ucap Dini


"Selama aku pergi,Leni dan Dela akan tinggal disini untuk menemanimu bee"


"Baiklah,oh yah by setelah masak,sebaiknya kita harus segera membuat rekap gaji karyawan karena ini sudah hampir pertengahan bulan"ucap Dini sambil merapikan piring yang baru selesai di cucinya


"Oh yah bang,kapan waktu kalian ada senggang,Ibu dan Bapak ingin mengajak kalian jalan-jalan"ucap pak Ipan menyampaikan ke inginannya kepada anak dan menantunya itu


"Hari minggu Dini libur Bu,Pak tetapi waktu bang Indra mungkin tidak bisa Bu,Pak"sahut Dini


"Tak perlu harus minggu ini,jika kalian sibuk mungkin minggu depan juga tidak masalah nak"sahut pak Ipan


"Minggu ini coba abang bicarakan dengan teman yang lain supaya bisa tukaran shift.Oh yah Bu,Pak untuk minggu depan Indra mau ke kota M,disana sedang ada pembukaan cabang baru,untuk masalah berapa lama disana belum tahu pasti"ucap Indra


"Baiklah nak,semoga pekerjaan disana semuanya lancar nantinya"ucap Bu Neni


"Amin Bu"sahut Dini dan Indra berbarengan

__ADS_1


Jam telah menunjukkan pukul sepuluh malam,mereka semua pun memilih masuk ke kamar masing-masing dan beristirahat


"By kok belum tidur"tanya Dini saat keluar dari kamar mandi


"Sepertinya ada yang harus di kerjakan lagi sebelum tidur bee"sahut Indra


"Kerjaan apa lagi by"tanya Dini


"Ngerjain kamu"sahut Indra dan langsung membawa istrinya itu ketempat tidur


Keesokan harinya setelah bangun,Indra dan Dini langsung bergegas kedapur untuk memasak sarapan buat mereka


Sementara Bu Neni yang baru bangun langsung bergegas ke dapur untuk memasak sarapan untuk mereka


"Kok Ibu sudah bangun Bu,ini masih terlalu pagi"ucap Indra saat dia sedang sibuk memasak sarapan buat mereka


"Astaga bang...kok kamu yang masak nak,apa nak Dini belum bangun jam segini"tanya Bu Neni merasa geram


"Memang kenapa Bu jika Indra yang masak,pekerjaan rumah itu harus di kerjakan bersama.Dini sudah selesai menyuci baju dan mengepel lantai,Dini juga sudah selesai menyuci piring.Sekarang Dini sedang mandi karena kami akan berangkat kerja bersama pagi ini"ucap Indra


"Tetapi nak...."ucapan Bu Neni tergantung saat Leni sudah ikut masuk ke dapur


"Sudahlah Bu,pemikiran Ibu itu yang perlu di perbaiki,kakak dan bang Indra sama-sama kerja dan sama-sama sibuk,jika pekerjaan hanya di kerjakan oleh kak Dini maka itu namanya perbudakan"ucap Leni sambil berlalu dari tempat itu


"Bu kumohon tolong jangan usik Dini,percayalah Bu,apa yang Ibu bicarakan dengan Dini di kamar satu minggu yang lalu semuanya Indra dengar Bu,saat itu Indra mau marah kepada Ibu,tetapi Indra masih menjaga marwah Ibu didepan semuanya"ucap Indra sambil menyiapkan semua sarapan itu


"Maaf nak,tetapi tujuan Ibu baik untuk keluarga kalian nak,Ibu hanya tidak mau Dini tidak patuh terhadapmu"sahut Bu Neni tidak terima atas ucapan anaknya itu


"Kunci satu rumah tangga itu bisa bahagia adalah mengasihi bu,jika kita hanya menuntut untuk di patuhi maka siapa yang harus mematuhi bu,yang namanya rumah tangga itu harus saling Bu,saling menerima,saling memberi saling menghargai,bukan sebaliknya Bu.Sebaiknya kita akhiri pembicaraan ini karena Indra mau mandi bu"ucap Indra dan berlalu meninggalkan Ibunya itu sendirian di ruang makan


"Bagaimana bisa seorang Indra yang dulunya sangat anti untuk menyentuh dapur,tetapi sekarang malah sukarela memasak di dapur.Memang benar propesinya adalah berhubungan dengan dapur,tetapi itukan hanya untuk mencari nafkah, bukan untuk di terapkan dirumah.Saat ini ajaran yang dulu aku tanamkan sudah tergeser dengan kehadiran Dini di hidupnya Indra.Mungkin untuk saat ini masih hanya sebatas memasak,besok atau lusa aku bahkan tidak tahu apa yang akan diperbuatnya untuk anakku.Jika memang mereka sibuk,sebaiknya mereka mempekerjakan seorang pembantu di rumah.Sebelum semuanya terjadi,maka aku harus bertindak"gumam Bu Neni dengan seringai liciknya

__ADS_1


Setelah semuanya selesai sarapan,Dini dan Indra pun pamit untuk pergi kerja


Sementara di rumahnya Dini,Bu Neni menghubungi geng sosialitanya untuk memamerkan rumah menantunya itu


__ADS_2