Pengorbanan Cinta

Pengorbanan Cinta
Mempercayakanmu Kepada Orang Yang Salah


__ADS_3

"Apa maksudmu bang"tanya pak Ipan


Indra pun langsung menceritakan semua yang disampaikan Rudi tadi kepada kedua orang tuanya itu


"Semoga kedepan kehidupan Dini akan selalu di beri kebahagian dan semoga duka yang selama ini menghampir kehidupannya segera berlalu.Aku juga berharap semoga Rudi segera memenangkan hati dan cinta Dini kembali dan segera menikahinya.Aku juga berharap semoga penyesalan dalam keluarga kita yang telah menyia-nyiakan kehadiran Dini selama ini tidak berlalu begitu saja.Semoga penyesalan itu akan menghantui kehidupan kita,supaya setiap kita ingin berbuat sesuatu,kita akan selalu mengingat bahwa sampai saat ini kita masih merasakan rasa sakit hasil dari sebuah langkah yang salah"ucap Pak Ipan dengan suara yang begitu menusuk ke hati


Sementara Bu Neni yang mendengarkan penuturan suaminya itu hanya terdiam tanpa berani memberikan reaksi apapun.Bu Neni sudah menyadari perbuatannya selama ini adalah salah.Belakangan ini Bu Neni juga sudah merasakan putri satu-satunya telah mendiamkannya karena kecewa akan perbuatannya


.....


"Mohon maaf bang,untuk saat ini aku lebih memilih untuk sendiri dan belum kepikiran untuk menikah kembali"ucap Dini ketika perwakilan keluarga dari Rudi datang untuk mengutarakan maksud mereka


"Baiklah Din,jika itu adalah keputusanmu,maka kami tidak akan bisa memaksamu"sahut abangnya Rudi


Seminggu berlalu,itu artinya seminggu juga Dini telah berada di desa itu.Untuk saat itu Dini lebih memilih untuk tinggal di desa itu untuk sekedar menenangkan pikirannya.


Sementara Rudi yang masih mengetahui keberadaan Dini di desa itu,lebih memilih menghindari Dini dan pergi menginap dirumahnya


Sore itu,setelah selesai beres-beres di rumah,Dini memilih pergi ketempat dimana dia dan Rudi biasa menghabiskan waktu saat sedang mengalami situasi yang tidak baik


"Tempat ini bahkan sudah semakin rapi,apa Rudi juga masih sering menghabiskan waktu ke tempat ini"gumam Dini saat setelah tiba di tempat duduk kesukaannya

__ADS_1


"Apa kabar semuanya,maafin aku karena setiap kehadiranku di tempat ini,aku akan selalu menceritakan semua kesedihan yang sedang aku alami.Eh tunggu dulu,memang aku selalu bersedih selama ini,untuk masalah karier memang aku selalu beruntung,tetapi untuk masalah kehidupan pribadi aku merasa selalu tidak beruntung. Saat ini aku bahkan tidak tahu apa tujuan hidupku kedepannya.Saat aku memutuskan untuk menerima seseorang dan menyayanginya setulus hatiku,saat itu hatiku begitu bahagia.Aku banyak berharap akan kebahagiaan yang akan selalu menghiasi hari-hariku.Benar saja,kebahagiaan itu begitu indah dan sempurna diusia pernikahanku yang baru saja dimulai.Tetapi kalian tahu,sepertinya kebahagiaan itu tidak betah untuk tinggal bersamaku,karena disaat usia pernikahan ku yang baru seumur jagung itu,aku harus menelan pil pahit kehidupan.Setelah mengiklaskan calon anakku yang telah pergi meninggalkanku untuk selamanya,aku di hadapkan pada penghianantan suamiku yang menurutku selama ini selalu menyayangiku dan menginginkanku.Saat aku telah mencoba untuk bangkit dan melupakan semua ketidak adilan itu,aku harus kembali bersedih karena Ibuku juga menghukumku dengan pergi meninggalkanku untuk selamanya.Saat ini beban terberat di dalam hidupku adalah menepati wasiat yang dititipkan oleh Ibu sebelum dia pergi dari dunia ini.Saat ini hatiku benar-benar tersiksa dengan semunya,besok aku akan kembali kekota,semoga semuanya akan baik-baik saja"ucap Dini saat itu


Sementara Rudi yang memang sengaja datang ketempat itu untuk menenangkan pikirannya berusaha untuk tidak bersuara.Rudi bahkan bersedih saat mendengarkan semua curhatan Dini saat itu


"Apa yang harus aku lakukan kedepannya Din,saat ini aku ingin sekali duduk di sampingmu dan memberikan pundakku untuk menjadi sandaran buatmu.Tetapi aku tidak bisa melakukan itu saat ini Din"batin Rudi sambil menghapus air matanya


Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu jam di tempat itu,akhirnya Dini melangkahkan kakinya untuk pulang ke rumah


"Rik...besok kakak harus kembali pulang ke kota,kakak harap kamu bisa mengurus semuanya disini.Jika kamu ingin berlibur,kabari kami untuk datang menjemputmu dek"ucap Dini sambil merapikan barang yang akan dia bawa pulang kekota besok


"Baiklah kak,Riko juga berharap kakak tidak larut dalam kesedihan yang telah terjadi di keluarga kita ini kak.Semoga kedepan kebahagiaanlah yang akan selalu menghampirimu kak"sahut Riko


Malam itu,Riko sengaja pergi kerumahnya Rudi untuk menyampaikan rencana kepulangan Dini kekota.Riko juga meminta Rudi untuk datang menemui Dini malam itu


"Baiklah Rik,tetapi aku mohon tolong temani aku untuk menemui Dini,jujur saat ini aku bahkan tak sanggup untuk melihat dia dengan keadaan dia yang sekarang"ucap Rudi


"Baiklah bang,aku pulang duluan kerumah"pamit Riko sambil berlalu meninggalkan rumahnya Rudi


"Semoga setelah mengungungkapkan semuanya,hati ini akan lega dan akupun bisa menjalani kehidupanku lagi"gumam Rudi sambil menghidupkan motornya menuju rumahnya Dini


Setelah tiba dirumahnya Dini,Rudi melihat kedekatan antara Edo dengan Dini yang sedang duduk sambil bermain diruang depan rumah itu

__ADS_1


"Kalian berdua begitu bahagia,aku yang melihatnya saja begitu iri akan kekompakan kalian"gumam Rudi sambil melangkahkan kaki untuk masuk kedalam rumah


"Sepertinya kalian berdua begitu asik,apa kedatanganku mengganggu"tanya Rudi merasa tidak enak hati


"Eh Rud,kamu ada disini juga,jika kamu tidak merasa keberatan,sebaiknya kamu bergabung dengan kami"pinta Dini


"Boleh juga,tetapi ada hal yang mau aku sampaikan Din,jadi aku minta waktumu sebentar"sahut Rudi


"Baiklah Edo,besok pagi kita akan lanjutkan lagi,sekarang sebaiknya temui bang Riko dan beristirahat"ucap Dini sambil merapikan mainan yang mereka gunakan tadi


"Baiklah kak,Edo kekamar dulu.Bapak hari ini tidur bersama kami kan,kali ini saja yah pak karena Edo kangen tidur dengn bapak"ucap Edo sebelum masuk kedalam kamarnya


"Tenang saja Edo,Bapak akan tidur disini kok"sahut Dini


"Hore..."teriak Edo dengan kegirangan


Setelah kepergian Edo dari ruangan itu,Rudi dan Dini masih diam membisu


"Apa yang mau kamu sampaikan Rud"tanya Dini dengan suara yang datar


"Din...walau aku tahu hal ini tidak mengubah keputusan mu lagi,tapi perlu aku sampaikan lagi Din,tolong pertimbangkan cinta ini.Jika menurutmu aku manfaatkan situasi saat ini,itu adalah hak mu tetapi yakinlah Din,aku memang benar-benar ingin membahagiakanmuSaat aku mendengar semua isi hatimu tadi siang,aku bahkan benci terhadap diriku sendiri karena telah mempercayakanmu kepada orang yang salah.Tetapi jika kamu merasa terbebani akan ungkapan perasaan ku ini,maka aku minta maaf untuk semuanya"ucap Rudi sambil memandang wajahnya Dini

__ADS_1


__ADS_2