
Sore harinya
"Bang....apa sebaiknya kita pergi makan ke cafe saja,jika kita membicarakan semuanya dirumah,yang ada kita akan semakin emosi dan bukan solusi yang kita dapatkan"ucap Dini saat dia telah selesai mandi sore itu
"Bee....kamu masih belum sehat,sebaiknya kita tetap dirumah saja dan kamu bisa istirahat kembali.Aku akan memasak makan malam untuk kita nanti dan akan aku antarkan makananya kesini bee.Setelah selesai makan nanti,aku akan membahas semuanya dengan Bapak dan Ibu bee dan kamu tenag saja,semuanya akan membaik"ucap Indra menyakinkan istrinya itu
"By...entah kenapa aku pengen sekali keluar,beberapa hari di rumah sakit membuatku serasa di kurung dan terkekang.Saat ini aku sudah baik-baik saja,jika seandainya aku tiba-tiba lelah,kita nanti bisa beristirahat di ruanganmu kan.By...please"ucap Dini sambil memohon
"Baiklah,kamu tunggu di sini sebentar,aku akan memberitahukan ini kepada Bapak dan Ibu"ucap Indra
.....
"Silahkan makananya Pak,Bu"ucap salah satu karyawan yang ada di cafe itu
"Terimakasih bang"ucap Dini sambil menerima semua makanan yang telah dipesanan oleh Indra
"Makanannya kok banyak sekali bang,apa kita akan menghabiskan semua ini"tanya Bu Neni
"Dimakan saja Bu,kebetulan menu ini adalah menu baru di cafe ini,Indra ingin meminta saran dan pendapat kita semua tentang menu ini"ucap Indra
....
__ADS_1
"Pak...besok management dari perusahaan dimana Dini bekerja akan kerumah,jika memungkinkan apa sebaiknya Bapak dan Ibu menunda untuk tidak pulang dulu.Sebelumnya Dini sudah mengajukan surat resign kepada perusahaan,tetapi perusahaan masih belum memberikan tanggapan yang pasti karena berhubung selama ini nama Dini lah yang menjadi penanggung jawab di beberapa cabang perusahaan dan yang termasuk di luar negri.Besok mereka akan membahas itu dengan keluarga kita,jika Bapak dan Ibu ada disini,mereka bisa yakin dan secepatnya mereka pasti akan mencari pengganti Dini.Saat ini kesehatan Dinilah yang utama Pak,Bu"ucap Indra menjelaskan kepada pak Ipan dan Bu Neni setelah selesai makan saat itu
"Baiklah nak,tetapi Bapak mohon Bu,mulai hari ini dan seterusnya,tolong Ibu tidak akan melakukan hal yang aneh-aneh yang akan ibu ciptakan dan yng membuat semuanya menjadi kacau.Lihat menantu kita yang ada dihadapan kita saat ini,dia harus menderita karena ulahmu"ucap Pak Ipan menasehati istrinya itu
"Baiklah Pak"sahut Bu Neni
.....
"Bee...hati-hati kerjanya,setelah semuanya selesai,sebaiknya kamu segera pulang kerumah dan langsung beristirahatlah"isi pesan Indra kepada Dini
Sementara Dini yang masih sangat sibuk karena sedang melakukan serah terima dengan pimpinan baru di hotel itu tidak menyadari adanya pesan masuk di ponselnya
"Syukurlah akhirnya semuanya selesai,terimakasih buat beberapa tahun ini telah memberiku kesempatan untuk bisa bekerja di perusahaan ini.Walau saat ini hatiku merasa sedih,tetapi aku harus berusaha untuk mengiklaskan fan melepaskan semuanya.Saat ini keluarga kecilkulah yang menjadi prioritas utamaku"ucap Dini sambil melangkahkan kakinya menuju parkiran mobil di hotel itu
"Siapa perempuan itu,sepertinya mereka sangat dekat dan bahkan di tempat umum seperti ini mereka bisa berdempetan tanpa rasa malu.Aku akan awasi dari sini saja,oh yah ponselku dimana"gumam Dini sambil merogoh tas kerjanya
"Dia menyuruhku pulang,sementara dia berduaan di tempat ini.Baiklah akan kuikuti seperti apa permainan burukmu itu.Apa benar kata Leni dulu,aku salah telah memberikan kesempatan buat bang Indra"batin Dini sambil menghapus air matanya
"Aku kira setelah Ibu tidak mengganggu kita lagi,semuanya akan berjalan normal dan kita akan saling mengasihi,tetapi apa...aku bahkan muak melihatmu bang.Selama ini aku telah banyak mengalah dan berkorban untukmu,tetapi ingatlah bang,jika sekali saja kamu menghianatiku,maka kupastikan hidupmu akan sengsara"batin Sarah sambil memotret kedekatan Indra dengan si perempuan itu
Setelah menunggu kurang lebih tiga puluh menit,akhirnya Indra dan si perempuan itu membubarkan diri dari tempat duduk mereka tadi
__ADS_1
Dini yang melihat Indra mengambil ponsel dari sakunya,langsung menonaktifkan ponselnya supaya Indra tidak bisa menghubungi dirinya
"Jika kamu mau bermain,maka dengan senang hati akan ku ikuti alur permainananmu.Aku akan ikuti konsep yang seperti apa yang telah kau rancang untuk sebuah penghianatan ini"batin Dini sambil mengingat semua tingkah dan keanehan Indra selama tiga bulan belakangan ini
"Aku akan pergi belanja dulu,aku juga akan memastikan jadwal kontrolku besok dengan dokter"gumam Dini sambil berlalu dari parkiran restoran itu
"Bee...maaf aku terlambat pulang karena ada sedikit kerja tambahan di resto"ucap Indra sambil melepaskan baju kerjanya
"Tidak masalah by,kebetulan juga aku baru tiba karena ada juga sedikit masalah yang harus aku selesaikan sebelum aku benar-benar telah meninggalkan perusahaan saat ini"sahut Dini dengan begitu tenang
"Oh yah bee...besok aku harus masuk kerja karena ada teman kerjaku yang berhalangan masuk.Tidak masalah kan bee jika kamu nanti di temani Leni kedokter"tanya Indra dengan begitu perhatian
"Apa tidak bisa digantikan yang lain dulu by,rencananya besok setelah dari dokter kita akan pergi jalan-jalan sebentar tetapi yah sudalah,namanya pekerjaan yah mau tidak mau harus tetap dilaksanakan"sahut Dini dengan wajah yang sengaja di buatnya sedikit kecewa
"Bee...aku minta maaf yah,tetapi yang abang gantikan ini adalah orang yang selama ini menolong kita"ucap Indra dengan berbohong
"Baiklah by"sahut Dini dengan perasaan yng bergejolak
"Lihatlah...akan kubuat kau membayar mahal atas penghianatan atas kepercayaan dan kesetiaan ku yang selama ini aku jaga.Akan kubuat kau merasa benar-benar tidak berguna dihadapan semuanya.Akan ku ingatkan kamu apa itu arti dari janji dan ucapanmu saat menikahi aku dulu"batin Dini sambil berusaha memejamkan matanya sore itu
Indra yang pura-pura ikut tertidur disamping Dini merasa takut sekaligus bimbang akan keputusannya siang tadi.Indra takut jika nanti dia ketahuan pergi keluar untuk jalan-jalan dengan perempuan lain disaat istrinya sedang membutuhkannya.Tetapi disisi lain Indra juga penasaran dengan kebaikan Cindi yang selama ini selalu mendukungnya
__ADS_1
"Semoga semuanya baik-baik saja,walau aku tahu langkahku saat ini adalah salah karena telah mencoba menjalin hubungan di belakang istriku"gumam Indra