
Keesokan harinya
"Nanti perginya hati-hati yah bee,mohon maaf aku tidak bisa mengantarkanmu"ucap Indra sambil mencium pucuk kepala istrinya itu
Ada sedikit rasa bersalah di hati Indra ketika dia hendak melangkahkan kakinya dari rumah itu
"Sebaiknya aku mengikutimu sekarang"ucap Dini sambil menaiki motornya
"Jadi kamu memang benar-benar telah membohongiku by"gumam Dini saat melihat motor Indra terparkir di halaman cafenya Indra
"Sebaiknya aku kirim pesan ke Leni supaya dia tidak datang kerumah hari ini"batin Dini sambil meringimkan pesan kepada Leni bahwa hari ini Dini batal menemui dokter di rumah sakit di karenakan sang dokter sedang ada halangan
Setelah menunggu kurang lebih dua jam,Dini melihat sebuah motor yang membonceng seorang wanita di belakangnya
"Wao....sekarang kamu juga telah membawa dia ke tempat usahamu by,apa kamu memang begitu meremehkan keberadaanku sehingga dengan terang-terangan kamu telah membawanya ke publik "gumam Dini sesaat setelah mengenali siapa wanita yang sedang bersama dengan suaminya itu
"Sebaiknya aku memesan ojek online saja,jika aku mengikuti mereka dengan menggunakan motor,mereka pasti akan mengetahui keberadaanku dan akan berdalih dengan berbagai alasan"gumam Dini sambil memesan ojek online saat itu
"Kita ikuti saja motor itu pak"ucap Dini sambil menunjukkan motor nya Indra yang sedang melaju di depan mereka
"Kehotel"batin Dini sesaat setelah motor Indra terparkir disalah satu parkiran hotel di kota itu
"Pak,tolong tunggu yah,Aku akan membayar semuanya nanti"ucap Dini sambil bergegas menuju lobby hotel itu
"Baiklah....selama ini aku sudah terlalu mempercayaimu,sekarang aku akan akan mengumpulkan bukti untuk bisa membungkam mulutmu nanti Indra Ardiansyah"gumam Dini
__ADS_1
......
Tidak terasa,Dini sudah menunggu hampir tiga jam di lobby hotel itu
"Aku akan mengantarkanmu pulang yah Cin"ucap Indra sambil menarik tangan Cindi
"Aku bahkan jijik melihat wajahmu yang sok polos itu.Sejak kapan aku di hiananti oleh lelaki bunglon ini.Yakinlah....aku akan mencari tahu semuanya sampai kau tidak akan punya alasan lagi untuk menyangkal nanti"batin Dini sambil berlalu dari tempat itu dengan menggunakan ojek online yang sudah menunggunya sedari tadi
"Sebaiknya aku pergi ke toko saja,jika aku dirumah bersamanya nanti,aku tidak yakin dapat mengontrol emosiku dengan baik"batin Dini sambil menghidupkan motornya menuju tokonya
"Din kok kamu datang kemari,apa kondisimu sudah membaik,apa hasil pemeriksaanmu tadi"tanya Teo dengan bertubi-tubi
"Hari ini Dini tidak jadi kontrol bang,dokternya sedang ada halangan,jadi dari pada aku bosan dirumah,mending aku datang ketempat ini"ucap Dini
"Bukankah Indra hari ini libur,tadi kebetulan aku lewat dari arah cafe kalian,aku melihat ada Indra dan kamu didalam cafe"ucap Teo
"Kamu tenang saja Din,saat ini kesehatanmulah yang paling utama.Jika kamu mau beristirahat,maka beristirahat lah di dalam,wajahmu juga sepertinya sedang kelelahan"ucap Teo sambil meninggalkan rungan itu
.....
Sore harinya,setelah pulang dari tokonya,Dini langsung mandi dan memilih beristirahat dikamar.
"Bahkan sudah sampai sore begini dia belum juga pulang.Ya Tuhan....selama ini aku hanya menginginkan sedikit kebahagiaan buat keluarga kecil kami,tetapi jika memang hanya sampai disini jodoh ku dengan bang Indra,maka tolong beri kekuatan dan jalan yang terbaik untuk bisa menyelesaikan semuanya.Jika saja saat ini Bapak masih ada,aku akan menceritakan semuanya kepadamu pak,lelaki pilihanku itu bukanlah lelaki sepertimu.Dia sudah menginkari janji yang sebelumnya telah dia ucapkan bahwa dia tidak akan menyentuh yang namanya Judi,mabuk dan perempuan.Pak...tolong doakan aku supaya aku kuat menerima semuanya.Saat ini aku hanya membutuhkan ketenangan supaya kedepan aku bisa memutuskan yang terbaik buat diriku sendiri"gumam Dini sambil menghapus air matanya
Ponselnya berdering dan ternyata yang menghubunginya adalah Indra
__ADS_1
"Ia bang,sedang dimana kok belum pulang"tanya Dini berpura-pura tidak mengetahui sesuatu saat itu
"Tadi ada sedikit masalah bee makanya sedikit terlambat pulang kerumah,oh yah bee kamu mau dibelikan sesuatu tidak"tanya Indra
"Tidak perlu bang,kebetulan aku sudah makan tadi.Baiklah hati-hati di jalan dan sampai jumpa"ucap Dini mencoba menahan amarahnya
"Aku harus curhat dengan siapa masalah ku ini,jika aku menceritakan semuanya dengan Desi,aku tidak yakin dia bisa tenang dan menyimpan rahasia sebesar ini.Sebaiknya aku minta tolong ke Dela dulu sebelum memberitahukan kepada keluarga nantinya.Baiklah satu minggu kedepan aku akan memberikan Dela tugas baru dulu,saat ini hanya dialah yang bisa membantu aku tanpa harus melibatkan keluargaku"gumam Dini sambil menghubungi Dela
"Mulai besok,kamu akan ikut kakak yah Del,kakak sudah hubungi bang Teo tadi"ucap Dini tanpa basa-basi
"Siap kak"sahut Dela
"Setelah semuanya jelas,baru aku akan mengajak Leni untuk membongkar ulah busukmu Indra Ardiansyah.Selama ini kamu hanya melihat sisi baik ku,tetapi nanti akan kubuat kau untuk menyesal seumur hidupmu hingga untuk bernapas saja kamu akan kesusahan.Semuanya telah ku serahkan kepadamu,tetapi kau balas aku dengan kecurangan dan penghianatan yang tidak bisa ku maafkan.Baiklah...besok kita akan mulai permainannya "gumam Dini dengan rasa sakit hati yang tidak bisa di tahannya lagi
"Bee...kamu mau makan apa,biar aku masakkan"tanya Indra setelah tiba di rumah
"Tadi sebelum pulang kerumah,aku sudah makan di warung dekat toko bang"ucap Dini mencoba menghindar dari Indra
"Baiklah bee,jika kamu lapar tolong segera kabari aku,oh yah bee kapan jadwal kontrolnya lagi ke rumah sakit,Leni bilang hari ini dokter yang menanganimu sedang ada halangan"tanya Indra mencoba menekan rasa bersalahnya saat melihat wajah Dini yang sepertinya sedang sedih saat itu
"Belum tahu bang,mungkin minggu depan setelah urusan dokternya selesai"sahut Dini dengan membelakangi Indra
"Baiklah bee,aku kedepan sebentar untuk merokok"ucap Indra sambil berlalu dari kamar itu
"Ponselnya ditinggal disini,sebaiknya aku cek dulu sebentar"batin Dini sambil mencoba menghidupkan ponselnya Indra
__ADS_1
"Terkunci dan passwordnya telah di ganti,baik lah simpan semua rahasia burukmu itu serapat mungkin,tetapi yakinlah aku akan membongkarnya nanti,kita hanya butuh waktu yang tepat saja untuk membuktikannya"batin Dini