Pengorbanan Cinta

Pengorbanan Cinta
Mulailah Hidup Baru


__ADS_3

Semua yang ada diruangan itu terdiam,hanya terdengar tangisan dari Bu Neni saja


"Tidak perlu menangis lagi,kamu sudah senang karena keinginanmu telah terpenuhi bukan.Ketahui lah Neni Ardiansyah,jika ada yang harus di lepaskan dan pergi dari anggota keluarga kita,maka aku pastikan itu adalah Indra. Rumahku tidak akan menampung orang yang bertingkah lebih rendah dari seekor binatang"ucap Pak Ipan


"Nak Dini...Bapak meminta maaf kepadamu,jika boleh Bapak meminta tolong,segeralah kabari Bu Astri dan keluarga besarmu supaya kita bisa mengambil keputusan yang terbaik buat keluarga kalian"pinta pak Ipan dengan wajah sedihnya


"Mohon maaf pak,bukanya Dini tidak menghargai saran Bapak,tetapi saat ini Ibu sedang kurang sehat.Saat Dini memutuskan untuk menikah dengan bang Indra,Dini hanya meminta persetujuan dan restu mereka,jadi saat mengakhiri hubungan ini Dini tidak akan membuat melibatkan mereka kedalam masalah ini"sahut Dini


"Apa kamu sudah memikirkannya dengan matang-matang bee"tanya Indra


"Sudah sangat matang,satu lagi saat kita membuat panggilan sayang kita waktu dulu,kamu memanggil aku dengan sebutan bee dan aku memanggilmu by,maka saat itu adalah saat dimana hubungan kita sedang di mulai,tetapi sejak delapan bulan yang lalu,panggilan itu sudah aku lupakan dan kedepan jangan pernah memanggilku dengan sebutan itu lagi Indra Ardiansyah.Mohon maaf jika aku tidak salah saat ini pacarmu ini sedang mengandung mungkin sudah jalan dua bulan.Saranku segera nikahi dia demi anak yang tidak berdosa itu"ucap Dini dengan sangat datar


"Apa itu benar Indra"tanya Bu Neni


"Benar bu"sahut Cindi


"Sebelumnya aku ucapkan selamat untuk kalian berdua.Baiklah,sebenarnya hal ini akan aku sampaikan besok,tetapi berhubung Bapak dan Ibu sudah disini,maka lebih cepat lebih baik.Jika ingatanku tidak salah,besok adalah tanggal satu tahun pernikahan kita diatas kertas,karena menurutku pernikahan yng sesungguhnya hanya berjalan selama empat bulan saja.Ini adalah surat perceraian yang harus kamu tanda tangani,untuk langkah selanjutnya biar aku saja yang mengurusnya nanti"ucap Dini

__ADS_1


"Dini Permatasari...."


"Indra Ardiansyah,tolong jangan persulit hidupku"


"Apa maksudmu dari perkataan mempersulit hidupmu,selama ini..."


"Selama ini aku yang salah, aku salah karena telah mengabaikan nasehat adekku Leni saat sebelum kita menikah dulu.Segeralah tanda tangani suratnya dan tolong segera pergi dari rumah ini.Jika masih ada barang-barang mu yang masih tertinggal di rumah ini,nanti akan di antarkan oleh Leni"ucap Dini dengan begitu lantang


"Dini...."teriak Indra


Mendengar teriakan Leni barusan,Indra emosi dan langsung menandatangani surat perceraian itu


"Kamu puas sekarang,baiklah Dini mulai saat ini hubungan diantara kita tidak ada lagi.Untuk harta gono-gini nanti bisa kita bicarakan dilain hari.Ini ada kartu,isinya memang tidak banyak,tetapi tolong terima sebagai bukti tanggung jawab ku selama satu tahun ini"ucap Indra sambil memberikan satu buah kartu ATM kepada Dini


"Terimakasih karena sudah tidak mempersulit keadaan kita,untuk harta gono-gini aku tidak meminta dan tidak akan menerima itu,untuk kartu ATM ini sebaiknya kamu pakai saja buat kehidupanmu selanjuttnya dengan wanitamu itu.Selama ini kamu memberiku uang bulanan,tetapi di atm ini uangnya masih utuh,saat ini aku akan kembalikan semuanya kepadamu karena aku tidak mau mengambil itu.Untuk kerugian yang lainnya mungkin tidak akan bisa di kembalikan lagi.Inilah nasip dan takdir hidup.Kedepan semoga kehidupan kalian semakin membaik.Untuk Bapak,Dini meminta maaf karena tidak bisa bertahan dan merubah Indra kejalan yang lebih baik lagi pak.Status kami memang sudah berbeda,tetapi hubungan diantara kita tidak akan berubah pak,Dini masih tetap putrimu,jadi tolong restui langkah yang sudah Dini ambil saat ini.Untuk Ibu,Bu terimakasih buat semua yang boleh terjadi di kehidupan Dini,bagaimanapun semua itu bisa terjadi karena andil Ibu di dalamnya.Kedepan tolong jangan curigai Dini lagi,sekarang Ibu sudah bisa mengatur Indra lagi tanpa halangan dari Dini.Len...apapun yang terjadi,hubungan kita masih tetap sama seperti dulu,aku masih tetap kakakmu dan kamu adalah adekku.Tetaplah seperti ini,ingat aku akan selalu ada untukmu.Untukmu Indra Ardiansyah,aku minta maaf jika selama ini belum menjadi istri yang baik untukmu,terimakasih buat kebahagian yang kurang lebih tiga tahun kita jalani,terimakasih juga buat luka yang telah kamu torehkan di dalam hidupku"ucap Dini


Leni yang sedari tadi menangis langsung memeluk Dini begitu erat

__ADS_1


"Kak....kami minta maaf kak"tangis Leni di pelukan Dini


"Tenang dek,mari kita lupakan semua kepahitan ini dan memulai hidup yang baru"ucap Dini mencoba menenangkan Leni


"Baiklah nak Dini,kedepan tetaplah seperti sebelumnya,Bapak akan berusaha untuk selalu ada dalam hidupmu.Besok kami akan pulang ke kampung,kami titipkan Leni kepadamu.Kami juga harus segera menemui Bu Astri untuk menyampaikan berita buruk ini.Malam ini kami akan menginap di hotel saja,tolong pesankan taxi untuk kami yah nak"pinta pak Ipan


"Pak,Bu kita kerumah saja,Indra juga ingin membicarakan sesuatu hal kepada Pak,Bu"pinta Indra


"Maaf Indra,kami datang kekota ini bukan untuk urusanmu melainkan untuk urusan putri kami Dini.Kedepan jika kamu melakukan sesuatu,jangan pernah ikut campurkan kami lagi.Jika kamu mau menikahi siapapun,jangan pernah berharap bahwa kami akan setuju dengan semua pilihanmu itu"ucap Pak Ipan sambil keluar dari ruangan itu


"Pak...Dini mohon jangam seperti ini,saat ini wanita ini sedang mengandung calon cucu yang selama ini diharapkan di keluarga ini.Bagaimanapun ulah dan perangai kedua orang tua dari calon bayi itu,jangan timpakan ke calon cucu Bapak dan Ibu nanti.Sebagai seorang wanita,hal ini pasti akan terasa sakit pak,saat Dini kehilangan harta yang paling berharga buatku,perasaanku langitku telah runtuh dan aku ingin pergi saja,tetapi dengan perlahan aku bisa bangkit walau sulit dan sampai merangkak untuk itu.Mereka telah salah,tetapi tolong maafkan mereka Pak,Bu"ucap Dini saat menemui Pak Ipan dan Bu Neni di teras depan rumah itu


Sementara Indra dan Cindi masih duduk di tempat duduk mereka sedari tadi.


"Bang....aku minta maaf karena telah masuk dan telah merusak rumah tangga kalian,setelah anak ini lahir aku akan pergi meninggalkanmu bang.Jujur saat melihat wajah Dini tadi,aku sangat sedih bahkan ikut terluka atas semua derita yang dialaminya saat ini"ucap Cindi tulus


"Untuk saat ini jangan bahas itu dulu,besok kita akan bicarakan untuk hubungan kita selanjutnya"ucap Indra sambil memandang Dini yang baru saja masuk

__ADS_1


__ADS_2