Pengorbanan Cinta

Pengorbanan Cinta
Akhir Dari Penantian


__ADS_3

Sebaiknya kita singgah tempat tongkrongan kopi yang di dekat rumahnya Adi yah Rud"pinta Dini


"Baiklah Din"sahut Rudi


"Rud....walau menurutmu saat ini aku hanya memanfaatkan situasi,tetapi aku harus mengatakannya kepadamu.Setelah memutuskan untuk mengakhiri pernikahan ku dengan Indra,saat itu juga aku sudah memutuskan untuk tidak akan pernah memikirkan pernikahan lagi.Seiiring berjalannya waktu,aku menyadari bahwa hari-hari yang aku jalani ini betapa sepi dan terasa hampa.Belakangan ini ada seseorang teman dekat yang mencoba selalu hadir dan mengisi kekosongan di hati ini,tetapi setelah aku renungkan bukan hal seperti itu yang aku inginkan di hidupku ini.Tahun ini umurku genap berusia tiga puluh tahun,itu artinya hidupku sudah semakin berkurang.Rud belakangan ini keluarga Indra selalu datang menemuiku untuk memintaku supaya menerima kembali Indra.Jujur untuk hal itu aku tidak bisa menerima lagi yang berhubungan dengan masalalu itu.Rud...mungkin menurutmu sebagai seorang wanita aku tidak mempunyai harga diri,tetapi aku harus sampaikan ini Rud,bahwa aku sudah mempertimbangkan bahwa aku memintamu untuk menjadi pendamping hidupku untuk selamanya"ucap Dini


"Apa itu artinya kamu menerima lamaranku yang sebelumnya kamu tolak,Din...jujur saat kamu menyampaikan hal ini aku merasa senang dan walau menurutmu saat ini kamu hanya memanfaatkanku dan menjadikanku tameng untuk menjauhkanmu dari bang Indra dan kekuarganya,tetapi menurutku ini adalah hal serius Din.Tetapi maaf sebelumnya Din,apa memang tidak sebaiknya kamu memberikan kesempatan kedua kepada bang Indra.Saat aku melihat cara dia memperlakukanmu satu harian ini,sebagai seorang lelaki saya bisa memahami perasaannya terhadapmu"ucap Rudi


"Bagiku masalalu tetaplah masa lalu,aku dan dia mengakhiri hubungan bukan karena hal kecil atau hanya soal restu dari orang tua,tetapi ada hal yang lebih dari hal itu Rud.Jika seseorang memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua terhadap masalalunya,itu artinya dia telah siap akan membuka kembali luka yang selama ini berusaha dilupakannya.Bagiku luka yang telah diberikannya untukku itu sudah tidak bisa aku terima di kehidupanku selanjutnya.Jadi aku mohon tolong jangan memintaku untuk memberinya waktu atau kesempatan lagi.Perasaanku yang sudah hancur selama ini,tidak akan bisa kembali seperti sebelumnya"ucap Dini


"Baiklah Din,kita lupakan semuanya dan kita fokus kepada apa yang kamu bicarakan tadi.Apa rencanamu selanjutnya Din"tanya Rudi


"Rud...mungkin dalam waktu dekat aku akan kembali kedesa,lusa aku akan kembali kekota untuk mengurus semuanya dan membahasnya dengan keluarga.Jika kamu ada waktu aku berharap kamu bisa ikut bersama denganku untuk menghadap keluarga ku karena mereka juga akan berangkat lusa kekota P"ucap Dini


"Baiklah,tetapi aku harus membahas ini juga dengan keluargaku Din,setelah pulang dari tempat ini,aku akan menghubungi keluarga di desa dan memberitahukan hal ini"ucap Rudi


*****

__ADS_1


"Kami mendukung pilihanmu Rud,yang penting setelah semua kalian putuskan,maka kami akan segera datang kekota P nanti"sahut abangnya Rudi yang ada di desa


"Baiklah bang"ucap Rudi


Setelah selesai menghubungi keluarganya didesa,Rudi langsung memberitahukan hasil pembicaraan antara dirinya dengan keluarganya kepada Dini


*****


Sore itu Dini dan Rudi berangkat menuju kota P,sementara Indra memilih pulang pagi harinya


"Pak,Bu sepertinya Dini memang telah benar-benar menutup hatinya untuk ku,saat aku berada dikota M kemarin,Dini bahkan tidak mengharapkan kehadiranku disana.Bu,Pak apa sebaiknya kita menemui keluarga besar Dini saja Pak,aku ingin hubungan kami masih bisa di perbaiki"ucap Indra


Indra yang mendengar ucapan dari Pak Ipan itu merasa sakit hati karena selama ini pak Ipan selalu memihak kepada Dini


"Baiklah,biar kan aku dan Ibu saja yang akan menemui Dini besok"gumam Indra sambil pergi meninggalkan kedua orangtuanya yang memang sudah satu bulan itu tinggal dirumah Indra di kota P


Sore itu,Rudi dan keluarganya yang ada di kota P mendatangi rumahnya Dini untuk melanjutkan pembicaraan Rudi sebelumnya dengan Dini satu minggu yang lalu

__ADS_1


Sementara Mia dan Meli memang sudah menginap dirumah Dini dari dua hari yang lalu


Dini yang sepertinya masih sedikit gugup dan memilih duduk sendiri di ruang tamu rumahnya.Adi yang melihat kecemasan di wajah kakaknya itu langsung mendekatinya dan memeluknya


"Tenanglah kak...semuanya akan baik-baik saja,selama ini kakak selalu berbuat hal yang baik,bang Indra saja yang tidak bisa menghargai kebaikan dan ketulusan yang kakak berikan kepada keluarga mereka.Saat kakak telah mengambil keputusan besar ini,maka aku yakin kakak bisa memperjuangkannya"ucap Adi


"Terimakasih Adi,semoga kelurga barumu juga akan tetap bahagia"ucap Dini sambil membalas pelukan adeknya itu


"Ternyata Kakak dan bang Adi ada disini,di depan keluarga bang Rudi telah tiba kak"ucap Carin


"Sebaiknya kita temui mereka sekarang kak"ucap Adi sambil membantu Dini untuk berdiri


Setelah menyampaikan niat baik dari Rudi,kini tiba giliran Adi yang memberikan tanggapan untuk mewakili keluarga mereka


"Sebelumnya kami mengucapkan terimakasih banyak atas waktu dan semua rencana yang telah Bapak sampaikan sore ini,telah banyak yang terjadi dan telah jauh kaki melangkah untuk memulai kehidupan yang baru baik itu bang Rudi ataupun kak Dini.Tetapi takdir berkata lain dan inilah jawaban semua dari doa dan pesan orang tua kita selama ini.Sebelumnya kakak kami sudah pernah membina rumah tangga,tetapi mereka ditakdirkan berjodoh hanya dalam waktu singkat.Harapan kami dan harapan kita semua,semoga inilah akhir dari penantian bang Rudi selama ini.Kedepan semoga rencana indah ini dimudahkan oleh Tuhan dan semua doa-doa kita didengarkan olehNya"ucap Adi dan yang langsung diaminkan oleh semua orang yang hadir saat itu


Saat semua orang sedang asik membahas persiapan untuk rencana pernikahan Rudi dan Dini,tiba-tiba Indra dan Bu Neni masuk kedalam rumah yang sedang ramai atas kedatangan keluarga Rudi disana

__ADS_1


"Mohon maaf semuanya jika kedatangan kami akan mengganggu acara yang sedang berlangsung"ucap Indra merasa tidak enak hati sekaligus kesal karena tidak mengetahui akan ada acara dirumahnya Dini sore itu


"Tidak masalah Bang Indra,kebetulan sebentar lagi juga semuanya akan makan,kata orang tua dulu tidak baik pergi jika saat acara makan akan dimulai,jadi bergabung lah bersama kami Bu,bang Indra"pinta Dini


__ADS_2