Pengorbanan Cinta

Pengorbanan Cinta
Aku Berhutang Banyak kepadamu


__ADS_3

Setelah sampai dirumah,Dini langsung mandi sementara Indra langsung pergi ke cafe untuk mandi dan sekalian mengganti pakaiannya


"Adek istirahat di rumah saja hari ini,abang juga hanya sebentar di cafe"isi pesan Indra kepada Dini


"Baiklah bang"balasan pesan Dini


Indra langsung mencari Leni dan mengajaknya masuk kedalam ruangannya,Indra akan menghubungi Ibunya untuk membicarakan masalah uang yang sudah membuat Dini sampai bersedih kemarin


"Tolong kamu yang hubungi Ibu Len,abang takut lepas kendali dan malah marah kepada Ibu"ucap Indra


Leni pun langsung menghubungi Ibunya dan tersambung


"Apa kabar bu"tanya Leni


"Kabar baik nak,kamu sedang dimana sekarang"tanya Bu Neni kepada anak bungsunya itu


"Sedang di cafe dengan bang Indra Bu"sahut Leni."Oh yah Bu,abang mau berbicara dengan Ibu"ucap Leni dan langsung menggeser ponselnya untuk menampakkan wajah Indra yang duduk disampingnya saat itu


"Hallo Bu,bagaimana kabar Ibu"tanya Indra


"Baik Nak,kamu sedang bersama dengan Leni,apa abang tidak kerja hari ini"tanya Bu Leni


"Sudah pulang kerja Bu,oh yah Bu,Bapak ada disana"tanya Indra


"Ini Bapak bang"sahut pak Ipan sambil mengambil ponsel dari tangan istrinya itu"Ada apa nak sudah sampai dimana persiapan kalian disana"tanya Pak Ipan

__ADS_1


Indra pun menjelaskan tentang persiapan yang sudah mereka lakukan,Indra juga meminta tolong kepada Pak Ipan supaya menasehati Bu Neni supaya tidak menyinggung masalah uang kepada Dini seperti yang dilakukan Ibunya saat mereka bebicara lewat ponsel kemarin


"Apa Ibumu menyinggung masalah uang kemarin bang"tanya Pak Ipan


"Ia pak,Indra bahkan malu dan sedih melihat respon Dini pak,selama ini Dini tidak pernah meminta atu sengaja mengambil keuntungan dari uang Indra Pak.Waktu Leni dan Dini belanja untuk keperluan baju seragam yang akan di gunakan nanti,Indra ada memberikan uang dan dia pun menolak,tetapi karena Indra memaksa,Dini pun menerima saat itu.Tetapi kemarin saat akan membayarkan gaji karyawan di cafe yang kebetulan sekalian pemberian bonus,uang di tanganku kurang Pak,Dini malah memberikan dua kali lipat dari uang yang Indra berikan waktu itu.Untuk uang Dp musik,Gedung dll,sudah Indra transfer Bu,tapi kedepan tolong jangan seperti semalam Bu,Indra malu Bu,Indra juga sedih melihat Dini menangis hanya karena omongan Ibu itu.Coba Ibu posisikan Leni sebagai Dini dan calon mertuanya berbicara seperti yang Ibu sampaikan,Indra yakin Leni pasti akan marah dan bisa jadi dia akan batal menikah.Kedepan jika ada yang kurang pas di hati Ibu,tolong bicarakan dulu dengan Indra Bu"


"Baiklah bang,Ibu minta maaf yah"ucap Bu Neni tulus


"Baiklah Bu,ini Leni mau berbicara dengan Ibu,Indra mau pulang kerumah dulu Bu"ucap Indra dan berlalu dari tempat itu


Setelah kepulangan Indra dari cafe itu,Leni yang masih berbicara dengan Ibunya memberitahukan semua kebaikan dan bantuan yang di berikan Dini kepada Indra dan Leni selama ini


"Minggu depan cafe ini juga dapat rombongan atas rekomendasi dari kak Dini bu,tak sampai disitu,Restoran tempat bang Indra juga ikut di rekomendasikan selama sepuluh hari untuk menyediakan makan siang dan makan malam untuk tamu yang menginap di hotel yang di pimpin kak Dini.Ibu juga harus tahu,kak Dini mau menerima masalalu dari bang Indra dan bahkan membawa bang Indra kerumah sakit untuk memeriksakan diri secara keseluruhan.Jika aku di posisi kak Dini,jujur lebih baik menjauh dari pada berdamai dengan masalalu yang buruk dari bang Indra itu Bu.Kak Dini sangat cantik luar dan dalamnya Bu.Selama ini sangat banyak yang datang kerumah yang ingin melamar dan ingin menjadikannya menantu dan istri di keluarga mereka Bu,jadi kita harus bersyukur karena dari sekian banyak pilihan yang ada,bang Indra lah yang dipilih oleh kak Dini Bu"ucap Leni menasehati Ibunya itu


"Baiklah nak,kedepan Ibu tidak akan bertingkah seperti itu lagi,Ibu hanya takut Dini akan menyakiti hati anak Ibu"ucap Bu Neni


"Baiklah Nak"sahut Bu Neni


Sementara di rumah Indra,


Sudah lebih dari satu jam,matanya tidak juga bisa di pejamkan,"sebaiknya aku menghubungi Dini dulu"batin Indra


Setelah menunggu kurang lebih lima menit,akhirnya panggilan di ponselnya di jawab oleh Dini


"Hallo bang,sudah dimana sekarang"tanya Dini sambil menyusun baju-bajunya ke dalam koper

__ADS_1


"Sudah dirumah dek,dari tadi mau tidur tapi tidak bisa,adek sedang ngapain kok belum tidur"ucap Indra


Dini langsung mengarahkan ponselnya ke tumpukan kain yang akan dimasukkannya ke dalam koper


"Sedang menyusun kain bang,mumpung ada waktu senggang,mau tidur juga mata belum ngantuk"ucap Dini


"Astaga...adek sudah menyiapkan koper segala,sementara abang,jangan kan punya koper,kolor yang akan di bawa pulang saja tidak ada.Selama ini abang jarang belanja,palingan hanya belanja sekali setahun,tetapi setiap bepergian itu barang antik akan hilang satu-satu"ucap Indra sedikit malu


"Kalau tidak ada halangan Minggu ini sebaiknya kita pergi untuk membeli perlengkapan abang,kalau untuk koper dan handuk serta selimut di rumah masih ada bang,itu juga sudah aku siapkan untuk kita bawa pulang nanti"sambil mengarahkan ke koper yang sudah siap dan di letakkannya disudut ruangan itu


"Terimakasih dek,sampai hal itupun sudah adek siapkan semua"ucap Dini


"Sama-sama bang,oh yah bang,untuk hari pernikahan kita nanti,apa tidak sebaiknya kita liburkan cafe selama lima hari,jadi jika mereka ada yang ingin hadir dipesta kita,mereka tidak terkendala bang.Untuk toko kemarin kami sudah membicarakan hal itu dan kami juga menyedikan dua bus besar untuk membawa siapa saja yang mau ikut nanti"ucap Dini menyampaikan hasil pertemuannya dengan kedua kakaknya kemarin


"Ide yang bagus juga dek,tapi keuangan abang belum sampai kesana"ucap Indra jujur


"Tidak masalah bang,asal abang setuju dengan hal itu,biar nanti sekalian aku hubungi busnya untuk tambahan satu lagi"ucap Dini


"Abang jadi tak enak hati dek..."


"Yang menikah adalah kita berdua,yang keluarkan uang juga harus berdua"ucap Dini


"Terimakasih banyak dek,abang bahkan berhutang banyak kepadamu"ucap Indra


"Semuanya itu akan lunas saat abang menjaga dan menyayangi aku dengan tulus"ucap Dini

__ADS_1


"Baiklah dek,besok sepulang kerja abang akan kerumah dan kita kan menghubungi Ibu dan Bu Astri untuk membahas acara kita nanti.Sebaiknya kita istirahat dek,ini sudah jam sepuluh malam"ucap Indra


"Baiklah bang,selamat malam"ucap Dini


__ADS_2