
"Apa yang terjadi Bu"tanya Pak Ipan dengan suara yang sangat datar
"Ibu tidak tahu apa-apa pak"sahut Bu Neni
"Maksud Ibu apa"tanya Indra sedikit emosi
"Tolong ceritakan semuanya bang"pinta pak Ipan
"Satu minggu yang lalu,sebelum pergi ke kota M,Ibu menyampaikan keluhan Dini tentang aku pak.Sebenarnya aku berusaha supaya tidak mempercayai apa yang disampaikan oleh Ibu kepadaku.Tetapi belakangn ini,aku merasakan penolakan dari Dini"tutur Indra
"Langsung pada intinya saja"teriak pak Ipan
"Selama kami menikah,Dini merasa tidak p**s dengan ku pak ,Dini merasa aku bukanlah lelaki yang bisa memenuhi semua kebutuhannya"ucap Indra dengan emosi
"Nak Dini,apa yang disampaikan oleh Ibu kepadamu"tanya pak Ipan
"Sebenarnya ini adalah rahasia antara Dini dan bang Indra pak,tetapi karena rahasia ini sudah disampaikan dan diumbar kepada Ibu,maka Dini pun akan menyampaikan keluhan apa yang disampaikan bang Indra terhadapku.Selama ini bang Indra merasa Dini bukanlah tipe perempun yang diinginkannya.Bang Indra juga tidak senang saat Dini bisa bekerja diluar dan tidak mau melihat istrinya lebih maju darinya.Saat kemarin Dini menerima semua kekerasan yang dilakukan oleh bang Indra,maka disitulah Dini merasa bahwa aku memang tidak berharga dimatanya.Aku memang menjauh untuk bisa memberi waktu untuk kami berpikir lebih dewasa.Tetapi jika semuanya hanyalah cerita karangan dari Ibu,maka baiklah kedepan kita tidak perlu membahas hal ini lagi,Dini akan pergi dari rumah untuk sementara waktu"ucap Dini sambil berusaha berdiri dari tempat duduknya
"Kamu ngomong apa bee,sejak kapan aku membicarakan hal buruk tentangmu kepada Ibu"tanya Indra merasa tidak terima atas omongan Dini tadi
"Tanyakan kepada Ibumu,sejak kapan juga aku pernah mengarang cerita buruk untukmu.Selama ini Dini berusaha memahami ketidak sukaan Ibu terhadapku,tetapi sekarang sudah tidak lagi Bu.Jika memang bang Indra menjauh dari Ibu hanya karena kehadiranku,maka aku akan pergi dari hidupnya Bu"sahut Dini dengan sengit
"Apa maumu Bu"tanya Pak Ipan
Bu Neni hanya diam saat itu,dia merasa malu karena rencananya terbongkar dihadapan semuanya."Rencananya tidak seperti ini,mengapa jadi berbalik semua menyerang aku"batin Bu Neni
__ADS_1
"Jika Ibu tidak mau jujur sekarang,jangan salahkan aku akan bertindak"ucap Pak Ipan
" Saat pertama kali Ibu datang kekeluarga ini,semua orang tidak peduli akan keberadaanku.Dulu Ibu merasa sakit hati dan stres melewati setiap detik di hidupku.Aku cemburu saat nasipku berbeda jauh dari Dini.Setelah kehadiran Dini di hidupnya Indra,dia telah berubah Indra telah mengabaikan keberadaan Ibu"
"Mereka anak-anakmu,bukannya kamu merasa senang saat anakmu bahagia,tetapi kamu malah merencanakan hal buruk untuk mereka.Sekarang setelah melihat kedua anakmu terluka,apa yang mau kamu lakukan.Apa seperti ini yang namanya seorang Ibu"teriak pak Ipan
"Jadi Ibu mengarang semua cerita yang Ibu sampaikan kepada Indra dan Dini,apa yang harus Indra lakukan sekarang Bu.Bee aku minta maaf kepadamu telah berbuat kasar semalam,aku mohon tolong maafkan aku bee dan tolong jangan pergi dari rumah ini.Siang ini, kami akan pergi kerumah yang sebelumnya aku tempati bee,aku juga meminta maaf mewakili Ibuku bee.Jika memungkinkan tolong masalah ini jangan sampai kepada keluarga besar bee,aku pasti sangat malu dan merasa telah gagal menjagamu"ucap Indra
"Nak Dini,Bapak minta maaf telah gagal sebagai suami sekaligus sebagai bapak untuk keluarga ini.Seperti yang sudah disampaikan oleh Indra,maka kami akan pergi dari rumah ini.Tetapi sebelum kami pergi dari rumah ini,sebaiknya kalian pergi ke dokter dulu untuk memeriksakan diri nak,Bapak takut terjadi sesuatu terhadapmu akibat ulah dari Indra nak"ucap Pak Ipan
"Tidak perlu pak,Dini baik-baik saja saat ini"ucap Dini acuh
"Baiklah nak,kami juga akan bersiap sekarang"ucap Pak Ipan sambil berlalu dari tempat itu menuju mobilnya Indra
Dini juga hanya terdiam ditempat duduknya tanpa mau berbicara sepatah kata apapun
"Bee...aku pergi untuk mengantarkan Bapak dan Ibu dulu,nanti aku akan balik kerumah ini lagi"ucap Indra sambil meninggalkan Dini dirumah itu
"Kak....Leni pergi dulu"ucap Leni sambil memeluk tubuh kakak iparnya itu
Setelah kepergian Indra dan keluarganya,Dini langsung merapikan beberapa stel pakaiannya untuk dibawanya kerumah Dela
"Sebaiknya aku berangkat sekarang sebelum bang Indra datang kerumah ini lagi"gumam Dini sambil mengunci pintu dan pagar rumahnya
......
__ADS_1
"Apa yang terjadi kak"tanya Dela saat melihat luka dibibirnya Dini
"Mohon maaf yah Del,saat ini kakak belum bisa cerita,oh yah Del barangkali bang Indra menghubungimu,tolong jangan berikan alamat rumahmu ini dan jangan beritahu dia kalau saat ini kakak ada ditempatmu"pinta Dini
"Baiklah kak"ucap Dela
Sementara di rumah Indra
"Apa yang Ibu inginkan"tanya Leni dengan sangat marah
"Ibu tidak menginginkn apapun Len,Ibu minta maaf karena Ibu telah membuat cerita yang melukai nak Dini dan Bang Indra"ucal Bu Neni menangis
"Bu....sebelumnya sudah berapa kali Leni ingatkn supaya jangan mencampuri urusan bang Indra dan kak Dini lagi.Bang Indra sudah menikah Bu,dia tidak bisa Ibu atur lagi karen dia juga sudah mempunyai keluarga sendiri"ucap Leni
"Sudalah Len,semuanya sudah terjadi,aku akan pergi kerumah lagi,tolong kamu di rumah dulu.Aku juga khawatir kondisi kak Dini saat ini sedang tidak baik,semalam juga dia mengigau dan menangis sambil memohon supaya tidak di lukai lagi dan itulah yang membuatku hancur saat ini"ucap Indra sambil berlalu dari rumahnya
"Kenapa pintu dikunci,mobilnya Dini juga tidak dirumah"gumam Indra sambil menghubungi Dini
Indra langsung mengirim pesan kepada Dini"bee....tolong angkat ponselmu,kamu dimana sekarang bee"isi pesan Indra
"Aku sedang diluar saat ini,aku juga tidak akan pulang kerumah malam ini,tolong jangan hubungi aku karena aku mau menenangkan diri dulu"balasan isi pesan Dini untuk Indra
"Jika kamu sedang emosi,maka tenangkan pikiranmu,jika kamu menginginkan hal buruk untuk pernikahan kita,aku tidak bisa memenuhinya bee"isi pesan Indra
Indra langsung pulang kembali kerumahnya dengan sangat emosi
__ADS_1
"Apa yang terjadi bang"ucap Pak Ipan
"Dini pergi pak,Dini sudah meninggalkan Indra pak,Indra sudah gagal menjadi seorang suami saat ini.Apa salahku pak,mengapa harus seperti ini pak"ucap Indra sambil mendudukkan tubuhnya di sova rumah itu