
Rianza Pov
dia menyuruhku keluar dan ku diam aja sambil beresin bajuku, dan menuju pintu kamar mandi.
ku langsung keluar seperti biasanya.
kru semua beraktifitas seperti biasa, tp ada yg mengganjal ku lihat bos rendi terus memperhatikanku dengan wajah kaget.
Rendi pov"
seketika ku kaget lihat Rianza keluar dari kamar mandi memakai kimononya, dan kuperhatikan dia, batinku jika bos Brian kusuruh kekamar mandi tadi jangan2 Ia sudah melihat Rianza..ingin ku bertanya pada Rianza tp banyak orang nanti bisa salah paha.....akhirnya. ku izin pada Rianza untuk memakai kamar mandinya.
Rianza pov*
"Za....aku boleh pinjam kamar mandimu ya"
ku heran dan langsung ku jawab" jangan bos"
ku bingung menjawab alasannya tp ku bilang" masih ada pakaian dalamku bos, kuambil bentar ya".segera ku ke kamar mandi
di dalam kamar mandi
__ADS_1
brian mengipas2 wajahnya sambil bersandar di dinding..."panasnya"
tiba2 pintu kamar mandi terbuka dan nampak Rianza masuk kedalam..brian kaget dan lega setelah yg masuk ternyata rianza..
Rianza pov
aku lihat si tukang intip kepanasan dan ku berkata..."hey,, tukang intip cepat sembunyi sutradaraku akan pinjam km.ku"
dia menjawab" untuk apa aku sembunyi, td bosmu sendiri yg menyuruhku bak disini".seketika ku kaget ternya bos rendi kesini untuk memastikan si tukang intip ini...."hufft....ternyata dia tau kamu disini??".tp awas ya jangan sampai semua ini terbongkar kalau tidak..."you end" sambil ku memperagakan tanganku menggorok leher..dia tersenyum lirih.langsung ku keluar kamar mandi."bos ren, udah bisa masuk ke kamar mandi" dengan rasa malu dia jawab ok...
rendi segera masuk kamar mandi di dalam kamar mandi dia langsung menemukan prodeser barunya....
Brian Pov
kujawab " aku baik2 aja bang ren" "tp sampai kapan aku bisa keluar"?dia jawab" biar kulihat dulu bos" .kepala bang rendi keluar dari pintu dan melihat kanan kiri.dia kembali masuk dan berkata" udah bos, keluar aja sekarang , langsung aku keluar dan meninggalkan studio tanpa ada yang memperhatikanku
hari minggu*
pagi2 jam 8 hp brian pun berbunyi
" hallo, ada apa bang ren".."oke2 ku kesana. kecafe D ya?"
Cafe D
__ADS_1
Brian Pov
ku udah sampai dan masuk ke dalam cafe ku langsung melihat bang rendi" bang ren" sambil ku angkat tangan dan dia langsung melambaikan tangan.
"cepat, duduk sini!!" aku langsung duduk, sambil menyesap kopi dia mengajakku berbincang2 tentang pekerjaan, tak lama kopiku pun datang, dan dia bertanya" oh, ya kenapa lusa Rianza gk ngamuk kamar mandinya kamu pakai, biasanya kalau gak izin dia mesti marah" .sambil tersenyum ku mengangkat bahuku.ternyata namanya rianza...cantik kayak orangnya.
seteleha selesai ngopi kita berpencar soalnya bang rendi harus jemput istri & anaknya di mall.
sambil liat hp ku jalan di parkira.
dan tak sengaja menabrak seseorang.
ternyata Rianza lagi.
dia masih kesakitan dan mengibas2kan roknya sambil berdiri.
Rianza Pov*
aku membuka mobil lalu sambil jalan ku lihat hp, tiba2 bruuuuk" "aduh" ucapku lirih, sambil ku mengibas rokku dan aku mencoba berdiri ternyata si tukang intip yang menabrakku."heh , kamu lagi..dunia ini memang kecil bagai daun kelor tp gk harus ketemu kamu terus dong"
dia tersenyum dan berkata" jodoh gk bakal kemana Rianza"
apa?? dia tau namaku, memangnya ku artis terkenal?? " kamu tau namaku dari mana???" sutradara rendi?emangnya kamu kenal dia??dasar sksd.huh.
__ADS_1