
Brian Pov
terserah dia mau bilang apa.segera ku berkata padanya"sebagai wujud permintaan maafku kuantar kamu ketempat tujuanmu".bagaimana?
"tidak usah, lagian ini akan membuatmu malu,aku bisa pergi sendiri" jawabnya ketus."kenapa harus membuatku malu apa kau membeli CD BH atau hal yg lainnya?. seketika wajahnya memerah dan langsung berkata " tidak tidak aku bukan beli barang2 itu , aku hanya ah untuk apa bilang padamu, ya sudah kalau kamu mau ikut, ikut saja tapi jangan menambah sialku.ok!!".aku hanya tersenyum dan mengangguk sambil mengikutinya berjalan.
Mall A
Rianza Pov
__ADS_1
huh kenapa ku memperbolehkan dia pergi denganku padahal aku kan ingin Me Time aku jadi gk enak dia ngikutin aku....kulihat samar2 jarak 50 m kelihatannya bos Rendi segera ku melambai tangan dan tersenyum ucapku lirih "hai".segera ku melangkah agak cepat dan menghampiri mereka...ku sapa bos rendi dan istrinya serta ku cium pipi simon anaknya yg chubby itu..." za, kamu sama siapa kok pd2 aja keluar sendiri".sendiri?? batinku.bukankah aku bersama tukang intip, kulihat kebelakang dimana dia?? sambil ke menoleh kekanan kekiri tidak menemukannya"za, kamu cari siapa ?" ku jawab " eh, gak bos ku sendiri aja".tiba2 dari arah belakang bos rendi dan istrinya datang si tukang intip dan membawa 2 cone eskrim dia langsung berkata" ini untukmu, kau bicara dengan sia.....ya ampun bang ren, kita ketemu lagi bro".aku langsung malu dan kaget melihat semua ini.
Brian Pov
apa dia tak sadar patuh sekali menerima eskrim dariku, biasanya dia akan berkata abcfg dulu , haishh di mana de.
Anak Kreatif:" DE karo wong liyo"...
tp kenapa wajahnya merah sekali apa ada yang salah, apa dia sakit,ku bertanya padanya " apa kau sakit? " ku tanpa sadar menyentuh dahinya tidak panas.tp dia malah terlihat merah pipinya.
bang rendi: " baiklah, berhubung 2 sejoli ini lagi kasmaran, kita pulang aja yuk mah takut ganggu."
__ADS_1
Rianza Pov
apa?? dua sejoli lagi kasmaran? hello kita aja ketemu baru 2x boss ngapain harus kasmaran." boss kenapa buru2 sih, kita cuma kebetulan ketemu kok tadi, bukan lagi kasmaran".he'em jawab si tukang intip cepat..." gpp, lagian boss brian kan juga perlu qTime ,ya kan ..." tukang intip menepuk bahu boss rendi.batinku oh jadi namanya brian, tp kenapa bos brian?".entahlah kenapa harus kufikir.
boss rendi pamitan dan berjabat tangan...aku pun tersenyum dan berkata" lain kali kita jalan bareng yuk".kataku keceplosan ." baiklah, jawab mereka"..
setelah kita berpisah dengan boss rendi sekeluarga, ku belanja keperluanku, setelah selesai akhirnya akan pulang dan tukang intip eh bukan tp brian berkata" za, kan belanjanya udah selesai gimana kalo kita nonton film"...kujawab "ok, tapi kamu gk dimarahin cewekmu? tanyaku, dia jawab "tentu saja aku dimarahin cewekku, ku jalan dengan cewek lain" jawabnya.ku langsung jawab " trus kenapa kamu ngajak aku nonton film, dasar kamu" .."kenapa aku, aku kan hanya bilang tentu saja aku dimarih cewekku, kujalan dengan cewek lain tapi aku lagi gak punya cewek jadi gak akan dimarahin.salahmu sendiri memotong pembicaraan orang lain." jawabnya..huuhh dasar bikin malu saja.
Brian Pov
kulihat pipinya kembali memerah kelihat lucu dan gemas sekali, apakah di dalam pipinya ada lampu merah setiap malu kenapa yg merah pipinya saja, aissh gadis ini membuatku lupa daratan.setelah dia diam aku menyuruhnya duduk aku yg mengantri. setelah selesai kita menunggu dan waktunya menonton.
__ADS_1
selesai menonton kita akan pulang, sebelum pulang kutanya padanya " apakah aku boleh meminta kontakmu, namaku brian" ..dia jawab" sudah tau namamu, baiklah karena kamu lumayan baik hati dan tidak sombong akan ku berikan kontakku". kita saling tukar no hp dan kita pulang masing2.**