
Hari ini semua barang-barang Sheva sudah di pindahkan menuju rumah baru,ia sama sekali tidak tahu akan hal ini karena mulai hari ini dia sudah beraktivitas kembali di kantor. Morgan bekerja sama dengan kedua mertuanya untuk memberikan kejutan ini pada Sheva,namun di balik itu orang tua Sheva sendiri juga sudah menyiapkan kejutan lain untuk mereka berdua.
Sheva yang mulai sibuk dengan pekerjaannya di kantor membuatnya tidak sempat memberikan kabar kepada suaminya. Morgan sendiri memahami hal itu maka ia berencana membawakan makan siang ke kantor istrinya,dengan menu kesukaan Sheva yaitu telur balado plus pete Morgan bergegas menuju kantor keluarga Robert. Sesampai disana kedatangannya membuat receptionis ribut karena Morgan sendiri belum memiliki janji temu dengan istrinya
"Siang mbak...."
"Selamat siang tuan ada yang bisa saya bantu?"
"Saya mau bertemu dengan nona Sheva"
"Nona Sheva direkutur perusahaan ini?"
"Iya betul"
"Maaf sebelumnya apa tuan sudah membuat janji?"
"Belum mbak"
"Maaf tuan,kalau belum membuat janji maka tidak bisa bertemu dengan nona Sheva"
"Coba hubungi sekretarisnya mbak,bilang Morgan ada di loby"
"Baik tuan silahkan tunggu sebentar"
Receptionis tersebut terlihat melakukan panggilan,dari ruangan Hana terdengar suara telefon berdering
"Halo Ta,iya ada apa??" ucap Hana
"Maaf mbak Hana,ini di loby ada tuan Morgan mau bertemu dengan nona Sheva. Namun beliau belum memiliki janji jadi apakah di perbolehkan untuk masuk?"
"Kamu ini bagaimana sih Ta,kamu tahu dia siapa?"
"Memangnya siapa mbak?"
"Dia suami nona Sheva"
"Astaga maaf mbak saya tidak tahu,kalau begitu saya akan mengantarkannya ke ruangan nona Sheva"
"Kamu ingat-ingat wajahnya,dia suami sekaligus menantu pemilik perusahaan ini"
"Baik mbak,sekali lagi saya minta maaf"
Receptionis tersebut menutup panggilannya dan segera menghampiri Morgan
"Mari tuan saya antarkan ke ruangan nona Sheva"
"Tidak perlu,kamu katakan saja ruangannya ada di mana"
"Di lantai tiga pintu nomer dua sebelah kiri nanti ada papan nama...."
"Baiklah saya akan segera kesana"
Morgan berjalan menuju lift,ia nampak kesal karena harus seribet ini untuk bertemu istrinya di kantor. Setelah sampai di sana beberapa karyawan perempuan menatapnya dengan senyuman,meski hal itu membuat Morgan merasa tidak nyaman ia hanya membalasnya dengan senyuman kecil supaya tidak terkesan arogan.
Sesampainya di depan pintu,Morgan langsung masuk dan melihat Sheva yang tengah sibuk dengan dokumen-dokumen dimejanya.
"Sayang....." ucap Morgan yang membuat Sheva agak terkejut
"Mas..." jawab Sheva yang membuat Morgan terkejut pula
"Mas??? kamu manggil saya apa barusan?"
"Habis aku bingung mau manggil kamu apa,sedangkan mama mmenyuruh ku untuk memanggilmu dengan kata-kata romantis" ucap Sheva yang duduk di samping Morgan
"Tapi Mas terkesan lebih tua,padahal kita hanya selisih empat tahun Va"
"Terus apa??"
"Menurut kamu apa??"
"Hubby?? Honey?? Ayang??? aduh terdengar lebay bukan sih"
__ADS_1
"Kamu mau panggil saya apa saja terserah,yang terpenting kamu nyaman"
"Okay kalau begitu Ai...."
"Apa itu???"
"Ayang i love you...."
"Dih pinter gombal ya sekarang" ucap Morgan sambil mencubit pipi Sheva
"Oh ya kamu ngapain ke sini Ai?"
"Ini saya bawakan makan siang buat kamu"
"Wah seriusan???"
"Saya tahu kamu pasti akan sibuk hari ini,pekerjaan kamu menumpuk karena pernikahan dan honeymoon kita yang menyita banyak waktu"
"Makasih ya Ai" ucap Sheva sambil mencium lembut pipi suaminya itu
"Oh ya nanti pulang saya jemput ya?"
"Tapi kan aku bawa mobil tadi"
"Nanti biar Hana yang bawa"
"Okey deh,memangnya mauu kemana sih...."
"Pokoknya ada deh"
"Ai....."
"Apa....???"
"Enggak ada cuma ingin manggil aja"
"Kalau begitu saya pergi dulu ya,jangan lupa di makan"
"Buru-buru banget??"
"Baiklah... kamu hati-hati ya"
"Kamu juga semangat kerjanya"
Sebelum pergi Morgan tidak lupa mencium kening istrinya,mereka terlihat seperti pasangan yang sangat romantis.
Jam makan siangpun tiba,Hana yang seperti biasa akan mengajak sahabatnya makan siang masuk ke dalam ruangan.
"Va,makan siang yuk?"
"Aku makan di kantor saja Han"
"Nggak ke kantin?"
"Tadi Morgan bawain aku makan siang"
"Dih so sweet banget sih,ya sudah aku kantin sendiri ni?"
"Hehe maaf...."
"Mau nitip apa?"
'Kamu mau ke kantin kan?"
"Iya,tapi aku bungkus aja deh. Mana enak makan sendirian"
"Ya udah seperti biasa jus wortel mix tomat"
"Lainnya"
"Sudah itu saja"
__ADS_1
Hana segera pergi menuju kantin,tak berselang lama nyonya William datang
"Tok...tokk tokkk"
"Masuk..." teriak Sheva dari dalam ruangan
"Sayang....."
"Mama... masuk ma"
"Kamu sedang sibuk?"
"Emb iya ma,ada beberapa pekerjaan yang tertunda selama cuti kemarin"
"Kamu itu jangan capek-capek,jaga kesehatan juga"
"Iya ma.... mama kok bisa ke sini?"
"Iya tadi mama tengok toko kue yang ada di dekat sini,sekalian saja mama mampir bawain kamu ini"
"Makasih banyak loh ma"
"Sama-sama,oh ya ini ada beberapa multivitamin buat kamu"
"Aduh ma kok Sheva jadi ngrepotin begini"
'Tidak sama sekali,ini kotak makan siang kamu?"
"Iya ma,tadi mas Morgan ke sini nganterin makan siang buat Sheva"
"Aduh udah panggil mas saja jadinya"
"Sebenarnya Sheva sendiri agak canggung sih ma"
"Tidak apa-apa nanti lama kelamaan juga terbiasa"
"Mama mau minum apa?"
"Tidak usah,mama langsung saja karena rumah juga kosong kan. Morgan ke kantor papanya"
"Iya tadi dia bilang ke Sheva"
"Kalau begitu mama pulang ya"
"Sheva antarkan ke bawah ya ma"
Sheva dan nyonya William berjalan bersama menuju lobby,beberapa karyawan yang melintas memberinya hormat dan sapaa. Sesampainya di depan lobby nyonya William masuk ke dalam mobil dan tak lupa melambaikan tangan ke menantunya itu.
Setelah mertuanya pergi,Sheva kembali ke ruangannya saat di depan lift ia justru bertemu dengan Hana yang akan kembali ke atas.
'Lah kamu ngapain di bawah? bukannya tadi mau makan siang di ruangan saja"
"Nganterin mamanya Morgan...."
"Tadi ke sini?"
"Iya"
"Dih hari pertama kerja langsung di tengokin suami dan mertua aja"
"Apaan sih,udah ayuk keburu jam istirahat habis"
Mereka kembali ke ruangan dan makan di sana,Hana melihat papper bag di atas meja Sheva
"Itu apaan?"
"Kue... mauu??"
"Dapat dari mana?"
"Mama tadi bawain,dia habis nengok cabangnya dekat sini"
__ADS_1
"Boleh deh...."
Mereka melahap makan siang dan kemudian kembali bekerja,sangking banyaknya pekerjaan hari ini Sheva terpaksa lembur satu jam dari biasanya.