
Keesokan harinya ia bersiap untuk berangkat ke kantor,setelah sarapan ia akan mengambil kunci mobilnya. Namun tiba-tiba security masuk ke dalam rumah dan mencarinya
"Non Sheva...."
"Ada apa pak?"
"Di luar ada yang mencari non"
"Siapa?"
"Saya kurang tahu non,dia laki-laki yang kemarin mengantarkan non Sheva pulang"
"Ryota...."
Sheva segera keluar dan melihat Ryota tengah menunggunya di samping mobil
"Morning Sheva"
"Morning,kamu ngapain ke sini"
"Loh,bukannya kita mau ke kantor ya?"
"Astaga aku hampir lupa kalau mulai hari ini kamu akan ke kantorku"
"So,aku sekalian jemput kamu biar kita bisa berangkat bareng"
"Seharusnya kamu tidak perlu melakukan itu,aku terbiasa ke kantor naik mobil sendiri terlebih lagi aku harus menjemput asisten aku"
"Sudah mulai hari ini aku yang akan antar jemput kamu"
"Seriusan?"
"Iya,kalau begitu bisa kita berangkat sekarang?"
"Okay"
Ryota membuka kan pintu dan mempersilahkan Sheva masuk,di perjalanan Sheva memberitahu kepada Ryota hal-hal yang harus ia pelajari saat pertama jadi anak kantoran.
Sesampainya di depan loby sopir Ryota turun dan membukakan pintu untuk mereka,semua karyawan menatap mereka berdua apalagi karyawati pada memandang ke arah Ryota.
"Selamat pagi non Sheva" ucap security
"Pagi"
Sheva dan Ryota segera naik ke ruangan,sesampainya di sana Sheva segera mengeluarkan dokumen-dokumen yang harus Ryota pelajari. Tak berapa lama Hana masuk dan terkejut ada Ryota di sana
"sorry aku kira kamu belum datang tadi"
"Hay Hana" sapa Ryota
"Pagi Mr.Ryota"
"Han,kamu tolong ambilkan dokumen di ruangan arsip tentang dokumen yang awal kita pelajari dulu"
"Okay"
Hana meletakkan tasnya dan segera pergi sesuai perintah Sheva,beberapa saat kemudian ia kembali dengan tumpukan dokumen di tangannya
"Ini Va"
"Oh ya,hari ini aku ada agenda apa ya Han?"
"Siang ini kamu meeting terus pukul 14.00 kamu harus segera ke Surabaya untuk cek proyek sesuai perintah tuan Robert"
"Okey,kamu siapkan semuanya nanti setengah dua aku akan bersiap"
"Sip"
__ADS_1
"Aku boleh ikut kamu ke Surayaba?" ucap Ryota
"Surabaya"
"Iya itu maksud aku"
"Kamu yakin mau ikut? disana panas"
"Aku tidak keberatan sama sekali"
"Baiklah,tapi kamu tidak boleh mengeluh ya"
"Kalau begitu kita pakai pesawat yang kemarin saja"
"Kamu yakin"
"Iya Sheva,kenapa kamu selalu meragukan aku?"
"Iya maaf"
Tiba-tiba ponsel Sheva berdering dan ternyata itu telfon dari Morgan,Sheva melirik ke arah Ryota dan meminta izin untuk menjawab telfonnya
"Halo Gan"
"Hay Va,kamu apa kabar?"
"Aku baik,kamu sendiri bagaimana?"
"Aku juga,dengar-dengar kamu sudah kembali dari Jepang?"
"Iya,baru saja semalam sampai"
"Bagaimana kalau siang ini kita lunch bareng?"
"Embbb, gimana ya..."
"Kenapa? oh kamu pasti sibuk ya ? aku lupa kalau sekarang kamu sedang menggantikan tugas om Robert di kantor"
"Mau aku antar?"
"Tidak usah,aku ada teman kok"
"Hana?"
"Ya tentu dia"
"Baiklah kalau begitu kapan-kapan saja kalau begitu"
"Okay,bye Gan"
"Bye Va"
Sheva menutup ponselnya dan memandang ke arah Ryota yang masih sibuk dengan dokumen-dokumen di tangannya.
"Kamu tidak keberatan bukan aku berbicara dengan laki-laki lain tadi?" tanya Sheva memastikan bahwa Ryota baik-baik saja
"Memangnya kenapa harus keberatan,toh kamu juga perlu menyapa beberapa orang ketika berpapasan dengannya"
"Aku kira kamu akan marah"
"Sheva,menjalin hubungan yang sehat itu harus saling percaya satu sama lain. Positiv thinking adalah kunci keberhasilan dari sebuah komitmen"
Sheva tersenyum dan segera merapikan beberapa berkasnya,setelah itu ia meminta kepada Ryota untuk menunggunya di ruangan sementara Sheva sendiri pergi meeting bersama Hana.
Meeting penyampaian kerja sama dengan Mr.Namoko berjalan dengan lancar,para karyawan sekarang sudah terbiasa dengan kepemimpinan Sheva. Mereka percaya bahwa putri pemilik perusahaan itu juga dapat di andalkan dalam berbagai hal,setelah para staf keluar dari ruang meeting tiba-tiba Hana mendekat pada Sheva dan menatapnya serius. Sheva sendiri yang tengah mengecek ponselnya untuk memberikan kabar hasil meeting ke tuan Robert mendadak kaget dengan sikap sahabatnya itu
"Ada yang mau kamu bicarakan Han?"
__ADS_1
"Va,aku bingung deh. Semua pada tanya ke aku tentang siapa tuan Ryota sebenarnya,aku harus terus berbohong kepada mereka bahwa aku tidak tahu apa-apa"
"Kamu keberatan melakukannya?"
"Sama sekali tidak Va,tapi muka kak Alta,dan yang lainnya seperti tidak mempercayai ku"
"Urusan itu biar aku yang mengatasinya,yang terpenting sekarang kita harus fokus ke masalah proyek yang di Surabaya. Kita harus bisa mengembalikan keadaan sebelum klien tahu kalau pembangunan gedung mereka sempat mangkrak karena mandornya korupsi"
"Baiklah,satu jam lagi aku akan siap"
"Kamu tidak perlu memikirkan soal tiket pesawat,kita akan pergi naik private jet Mr.Namoko"
"Wah serius?"
"Hmmm...."
"Okelah aku segera kembali" ucap Hana yang pergi dari ruang meeting seperti terburu-buru
Sheva keluar dan segera kembali ke ruangannya,tak di sangka di depan ruangan nya telah di penuhi para karyawati yang ingin melihat Ryota di dalam. Sheva yang berjalan santai sambil mengamati perilaku karyawan nya hanya bisa menggelengkan kepala,ia berdahem memperingkatkan mereka. Namun tak satupun dari mereka yang sadar akan hal itu
"Permisi...."
Salah seorang karyawan menengok ke arah Sheva yang berdiri di belakang kerumunan dan tersenyum kecut,ia menepuk teman di depannya supaya berhenti melakukan hal konyol itu
"Nona Sheva..." ucapan itu membuat para karyawan yang berebut mengintip ke dalam ruangan berhamburan menatap Sheva
"Maaf nona Sheva,kami tidak ada niat buruk kok"
"Pada lihat apa sih? seperti ada sesuatu yang menarik di ruangan saya" ucap Sheva sambil tersenyum
"Itu karyawan baru ya bu?" tanya salah satu wanita
"Mana?"
"Itu yang di dalam"
"Yang pakai kemeja putih?"
"Iya bu"
"Dia anak magang disini"
"Di devisi apa nona kalau boleh tahu?"
"Memangnya kenapa?"
"Ya siapa tahu satu devisi dengan saya nona,jadi bisa saya ajak berkenalan"
Tiba-tiba Hana muncul dan bingung karena mereka semua penasaran dengan Ryota
"Kalian pada penasaran dengan orang yang ada di dalam?" tanya Hana dengan nada melawak
"Iya Han,kamu kenal?"
"Kenal,kalau kalian mau tahu coba buka website Namoko Sirosaki sekarang" ucap Hana yang mendapat cubitan kecil dari Sheva
"Han...."
"Apaan sih Va,sakit tahu"
Salah satu dari mereka membuka website perusahaan tersebut dan benar saja terpampang nyata foto Sheva dan Ryota di sana
"Ja jadi yang di dalam itu kekasih nona Sheva?" Ucap mereka
"Seperti yang kalian lihat,jadi masih mau kenalan?" jawab Hana
"Maafkan kami nona Sheva,kami tidak akan berbuat lancang lagi"
__ADS_1
"Sudah-sudah sebaiknya kalian kembali bekerja sekarang"
Barisan para karyawati yang terpesona dengan paras Ryota bubar seketika,Hana tertawa melihat mereka. Sheva masuk dan melihat Ryota yang berdiri menatap keluar kaca sambil menjawab telefon dari seseorang.