
Brian pov
aku akan segera menjemput rianza , jantungku berdetak sangat keras dan sangat cepat tanganku berkeringat dingin, sebelum menuju apartemen rianza aku membeli sebuket bunga dan buah2 an untuk dia,tak terasa aku sudah sampai di parkiran apartemen rianza....setelah parkir mula2 aku tarik nafas dalam2 dan ku hembuskan lagi.berulang2 sampai 3x barulah ku keluar dari mobil, dan menuju apartemen Rianzan
sampai di depan pintu akupun tarik nafas lagi, dan ku ketuk pintu apartemen Rianza
Rianza Pov"
tok....tok...tok..
__ADS_1
ah mungkin itu mas Brian sambil senyum sumrungah ku buka pintu,dan taraaa...ada sosok tegap lurus dan bermuka pucat.ku tanya " mas brian sakit kah??langsung ku taruh punggung tanganku di jidat mas brian tp tak kenapa2..dia tetap diam saja.ku suruh masuk saja..dan dia mengikuti.sambil membawa bunga dan buah2an.aku heras kenapa mas brian bawa bunga dan buah, mungkin ingin ngajak aku jenguk seseorang, " mas brian, mas mau ajak aku kemana???" dan itu bunga dan buah untuk teman mas brian ya?.dia gugup dan berkata" gak za, ini buat kamu, aku bawa ini buat kamu..."
aku pun tersenyum dan berterimakasih padanya..." oiya katanya tadi mas mau ajak aku keluar," iya,ayo" what? dia hanya bilang gt.baiklah aku akan menurutinya".kenapa cuek sekali.
"brian pov
haduh bodoh sekali aku, kenapa bunga dan buahnya ku berikan padanya langsung, pakai apa nanti saat ku nembak dia...kenapa juga dia cemberut apa aku salah padanya...aku pun keluar dan menuju parkiran mobil aku berjalan sendiri dengan pikiran2 ku untuk mengolah kata2 tiba2" mas Brian, kenapa aku ditinggal sih, kenapa nggak bareng,huh" ucapnya sebal.aku langsung menengok ke belakang dan menunggu dia dengan senyum canggung, wajahnya memandangku aneh" kenapa sih kamu mas brian??" tak papa za jawabku mengubah keteganganku...kita sudah naik mobil dan dia ku ajak ke Cafe A cafe kakakku....
__ADS_1
sampai di cafe dia ku ajak ke vip room,Cafe besar yang special batinku,karena kakakku sudah siapkan semuanya...dengan sangat romantis...Rianza bingung sendiri sambil lihat kanan kiri , aku terkikik geli sambil meliriknya, dan dia tau langsung mendorongku kedepan "huh, ngejek" katanya padahal ku tak berkata apa2.dia mulai cerewet ....langsung ku ajak duduk...di antara banyak pilihan menu makanan dia hanya memilih sup buah....dengan bodohnya aku pun memilih sup buah juga padahal seharian tadi aku tak makan...dia menikmati sup buah aku pun juga ...aku udah selesai minum, sambil melihat dia minum es buah ku ajak dia ngobrol ringan dan tiba pada intinya ku bilang padanya" za, ku suka kamu" dia tak jawab apa2 dia tetap menyendok sup buahnya, kutunggu dia dengan kondisiku yang gugup, tak ada suara dia sedang menyendok sup buah yg tinggal es batunya saja dan sedikit kuah,"za, esmu sudah habis".dia langsung kaget dan wajahnya memerah malu.aku coba bertanya lagi" za, aku suka kamu, apa kamu mau jadi pacar aku??" rianza berdehem" kujawab nanti mau pulang ya mas....ku pikir dulu"
Rianza pov*
apa mas brian nembak aku, hmmm aku harus jawab apa ya...ku pikir dlu aja.
ternyata dia aneh sikapnya karena mau nembak aku....
setelah minum sup buah kita pulang ke apartemenku ...tp di tengah perjalanan ku lihat ada jual jagung bakar..aku pengen itu dalam hati.... mas brian langsung tanya" kamu mau jagung bakar za?" aku menganggukkan kepala .....lalu dia keluar dan membelikanku jagungnya..dia masih menunggu pak penjual jagung, akhirnya jagungpun matang langsung kita bawa pulang....tak terasa tiba2 sudah sampai di parkiran, aku siap2 memberi jawaban.sebelum dia berkata tiba2 ku bilang "ya" , dia menengok sambil mengernyit.dan ku ulangi lagi aku bilang ya mas....dengan jawaban tadi...dia tersenyum sumringah dan berkata" gini ya rasanya di terima cewek yg disukai.....aku lega banget za, makasih ya za,,aku pun tersenyum, dia berpamitan pulang dan aku masuk ke apartemenku....
__ADS_1