Perjodohan Jadi Cinta

Perjodohan Jadi Cinta
EPISODE 58


__ADS_3

Dengan senang hati putri dan ibu itu kembali akrab seperti dulu,kini waktu cepat berlalu. Tak di sangka sudah satu tahun ini Sheva menjalin hubungan jarak jauh dengan Ryota,bisnis yang ia kerjakan juga semakin berkembang pesat. Kini nama Ryota berada di jajaran pebisnis sukses yang menghiasi kurva saham international yang hampir setara dengan Morgan dan Sheva.


Seiring berjalannya waktu,Morgan dan Sheva juga sudah tidak pernah bertemu. Kabarnya Morgan kembali ke US untuk melanjutkan studinya di sana,meski beberapa teman-temannya merasa kecewa akan hal tersebut. Nyonya Lista merasa kini putrinya lebih fokus kepada pekerjaannya dari pada dengan kisah percintaannya.


Hari ini Sheva berencana terbang ke Jepang untuk menemui Ryota yang selama sebulan ini tidak ada kabar,meski nyonya Lista sempat tidak memberinya izin tetapi tuan Robert berusaha meyakinkan istrinya akan hal itu. Akhirnya sore itu Sheva terbang ke Jepang seorang diri sampai di Jepang ia segera menghubungi Mr.Namoko untuk memberi kejutan kepada putranya,namun ia menuturkan bahwa akhir-akhir ini Ryota sibuk dengan perusahaan keluarganya terlebih lagi ia sedang menangani proyek dengan seorang putri anak pejabat di negara itu yang bernama Jasmine.


Sheva menunggu di penginapan milik keluarga Ryota,Mr.Namoko berjanji begitu Ryota kembali dari London ia akan segera memberitahunya. Akhirnya selang dua hari Sheva baru mendengar bahwa hari ini Ryota akan kembali ke negaranya,Sheva menyiapkan sebuah makan malam di resort tersebut bersama Mrs.Grazia untuk memberinya kejutan. Dengan sangat antusias Sheva menyiapkan semuanya,tak lupa ia juga merias diri untuk bertemu dengan kekasihnya itu.


Tepat pukul 19.00 sebelum Ryota datang,Mr.Namoko,Mrs.Grazia,dan Sheva sudah menunggu di meja makan. Pelayan memberi tahu bahwa Ryota sudah tiba dan sedang jalan menuju ke bungalaw tempat mereka akan makan malam,Sheva kembali ke dapur untuk mengambil kue yang sudah ia siapkan sebagai perayaan satu tahun hubungan mereka.


Ryota masuk bersama seorang perempuan yang tak lain adalah Jasmine,hal itu membuat Mr.Namoko dan istrinya terkejut.


"Mam,Dad..."


"Ryota..."


"Ada acara apa ini? sepertinya mammy dan daddy sudah menyiapkan makan malam untuk acara kepulangan kami" ucap Ryota yang begitu tenang


"Terima kasih om dan tante sudah menyambut kedatangan kami,Jasmine senang karena akhirnya om dan tante bisa menerima kehadiran Jasmine disini"


"Ryota,kamu bilang pekerjaan kamu dengan dia sudah selesai?" ucap Mrs.Grazia


"Memang benar mam"


"Lalu apa ini? kenapa dia bisa ada disini?"

__ADS_1


"Jadi begini om dan tante,karena Ryota berhasil membangkitkan kembali perusahaan keluarga saya maka dengan ini orang tua saya memberikan Ryota sebuah kehormatan untuk menjadi calon pendamping saya" tutur Jasmine yang membuat kedua orang tua Ryota terkejut


Terlebih lagi Sheva yang berdiri di belakang mereka sambil menitikkan air mata


"Apa benar itu Ryota?" tanya Mr.Namoko


"Ryota tidak bermaksud mengiyakan hal itu Dad,tapi orang tua Jasmine bersikeras dengan hal itu sebagai ucapan terima kasih. Ryota juga sudah mencoba menolaknya,tetapi ....." belum selesai Ryota berbicara tiba-tiba


"Braaakkkkk"


kue yang berada di tangan Sheva jatuh ke tanah dan membuat mereka semua terkejut dan spontan menoleh ke arahnya


"Shevaa...." ucap Ryota yang sangat terkejut


"Sheva,tolong dengarkan penjelasanku dulu"


"Aku tidak menyangka,kamu berubah secepat ini karena telah menemukan perempuan yang lebih dari diriku. Selama ini kamu anggap aku apa? kamu permainkan perasaan aku yang menanti kamu hampir selama setahun" imbuh Sheva sambil menitikkan air mata


"Sheva,semuanya tidak seperti itu. Kamu dengarkan dulu penjelasan ku"


"Cukup,aku tidak mau lagi kenal sama kamu. Mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa lagi" ucap Sheva sambil meninggalkan tempat itu


Mr.Namoko dan Mrs.Grazia tidak dapat mencegah kepergian Sheva,ia sama kecewanya dengan apa yang di alami perempuan itu.


Sheva kembali ke kamarnya dan mengemasi semua barang-barangnya,sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan tempat itu. Mrs.Grazia dan Mr.Namoko yang menunggunya di lobby mencoba menenangkannya

__ADS_1


"Sheva,kamu mau kemana?" tanya Mrs.Grazia yang khawatir


"Saya mau kembali ke Indonesia"


"Sheva,tolong maafkan Ryota. Tolong kamu dengarkan dulu penjelasan dia" bujuk Mr.Namoko


"Tidak ada yang perlu di jelaskan lagi Mr,saya akhirnya tahu bahwa hubungan jarak jauh memang tidak akan pernah berhasil."


"Mungkin ini semua hanyalah kesalahpahaman saja"


"Tidak Mrs,sekarang biarkan saya pergi. Saya tidak akan pernah kembali kemari lagi,dan satu hal lagi jangan pernah Ryota mencoba menghubungi saya lagi"


Ucap Sheva yang kemudian pergi meninggalkan tempat itu,ia segera memanggil taksi dan pergi ke sebuah hotel. Ia menangis tersedu-sedu melihat nasibnya yang tak pernah berhasil dengan kisah asmaranya,kini pilihannya hanya satu. Ia harus kembali ke rumah dan bersedia untuk menerima perjodohan itu kembali.


Sheva terlelap dalam air matanya yang masih membasahi pipinya,sementara itu Ryota mencoba mencari keberadaan Sheva di antara hotel yang ada di Jepang.


Sampai akhirnya tepat pukul 10.00 Ryota mendengar kabar bahwa Sheva singgah di sebuah hotel dekat kota,namun sesampainya Ryota di sana Sheva sudah pergi ke bandara untuk kembali ke Indonesia. Ryota mencoba mengejarnya namun terlambat,pesawat yang Sheva tumpangi sudah lepas landas sepuluh menit yang lalu. Tepat saat Ryota hendak memesan tiket untuk menyusulnya tiba-tiba ia mendapatkan panggilan dari rumah yang memberi kabar duka bahwa Mr.Namoko meninggal karena serangan jantung.


Saat itu juga dunia Ryota seolah-olah runtuh begitu saja,di tinggalkan oleh dua orang yang ia sayangi sekaligus. Kabar duka itu langsung tedengar oleh rekan-rekan bisnis Mr.Namoko termasuk kedua orang tua Sheva yang bersiap untuk terbang ke Jepang menghadiri pemakamannya.


Sheva tiba di rumah,namun tidak ia dapati kedua orang tuanya. Para asisten rumah tangga hanya memberi tahu bahwa kedua orang tuanya ada perjalanan bisnis ke luar negeri,Sheva paham mungkin kedua orang tuanya ingin liburan. Sheva segera masuk ke kamarnya dan mengurung diri selama beberapa hari.


...Jasmine...


__ADS_1


__ADS_2