
Pagi harinya....aktivitas seperti biasanya Rianza berangkat kerja dan Brian menyempatkan waktu untuk mengunjungi Rianza saat siang hari.
*Rianza Pov*
Siang2 gini udah disini aja bos .....kata bos Rendi Sutradara, seketika ku menengok sumber suara dan ternyata benar mas brian yg datang sambil tersenyum kepadaku...aku tersenyum kecil dan hanya melihatnya saja...dia mengobrol dengan bos Rendi untuk mengajak crew untuk berpesta kecil2an nanti malam..dan bos Rendi langsung teriak "temen2 nanti malam mau pesta??? mumpung boss Brian traktir " seketika suara para temen2 heboh meneyetujui hal itu...tp aku jadi bingung untuk menolaknya....karena aku ada janji belanja dengan vira temanku crew team crative...kupandangi vira dan ternyata dia memandangku dengan ragu2..seketikan handphoneku berdering ternyata pesan wa dari vira."' Za, kita tetep belanja atau kita nolak ajakan bon ya?? aku takut nolak ajakan boss itu....apa kita besok aja belanjanya"' ku balas"' gpp vir, terserah kamu aja aku ngikut kayaknya bos kita co producer tu galak,hehehe"' sambil cengar cengir ternyata tak sengaja ku melihat kak brian memandangku dengan cemberut.memangnya kenapa.aku langsung diam
*BRIAN POV*
Kenapa sih Rianza cengar cengir lihat hpnya padahal aku kan gk ngirimi dia pesan...awas saja nanti aku akan periksa hpnya...dasar gadis nakal..
__ADS_1
*Author Pov*
Tiba2 sudah waktunya pulang dan Sutradara Rendi mengumpulkan anak2 crew untuk menuju pestanya....dan tempatnya di pub Naff..temen2 ada yg naik motor dan ada yg naik mobil boss Rendi .Rianza pun bimbang sudah di wa mas Brian diajak dimobilnya tp tadi berangkat bareng vira...dan takut kalau vira marah atau vira curiga dengan hubungan kita akhirnya aku mngajak vira...vir ayuk bareng boss Brian naik mobilnya yuk!! seketika vira terbelalak dan bilang "ngawur kamu za,dia tu co Producer lho kamu mau dihajar apa" Rianza menggaruk kepalanya dan cengar cengir dan jawab ya juga ya,bodoh jawaban vira sambil bercanda...dan tak berapa lama Brian menuju Rianza dan Vira..."Ayo bareng aku aja, cewek2 gk boleh naik motor...bahaya...besok ku antar berangkat juga"... seketika vira memandang Rianza seperti heran kenapa mereka sama. dan Rianza hanya senyum.Vira akhirnya bicara..."baik pak." akhirnya mereka berangkat dan sampai di pub naff...sesampainya disana mereka mulai berpesta dan pesan apapun yang mereka sukai sepuasnya...vira di ajak bones"*** sutradara untuk karaoke" kebetulan boness,vira , Rianza dan Brian 1 ruangan...boness dan vira beradu vokal sampai membuat Rianza terpingkal2 Rianza kehausan tak sengaja dan segera mengambil minum didepannya ternyata milik bos Brian dengan habis dan ternyata bukan teh tp alkohol seketika Rianza langsung pening dan seperti mual..Brian mau melarang tp lebih cepat bibir Rianza yg meneguk habis minuman itu. Brian seketika khawatir dengan keadaan Rianza tak peduli jika boness dan vira tahu hub mereka...Brian memberi sandaran kepada Rianza...dan Rianza tetep pusing dan mual.
*Brian Pov*
Ini gimana Rianza..apa aku ajak ke penginapannya aja atau gimana aku mau izin boness dulu aja...Bon...Bon...boness langsung menengok dan kaget melihat Rianza kliengan...kenapa bos Rianza .ku jawab "Minum Sampanye satu gelas full." apa?? dia gak doyan alkohol kok minum sampanye jawab vira."dikira teh,jawabku cepat".."bon mobilnya nanti gak cukup...ini Rianza diantar ke apartemennya dulu aja nanti biar ditemani vira...vira langsung menjawab maaf boss aku gk boleh nginep ke rumah temen sama ayah...."ya udah, gini aja boness nanti kamu antar vira ya...aku mau cari pengasuh wanita buat ngurusin Rianza sambil ngantar ke apartemennya dulu"..boness tanya apa boss tau apartemennya Rianza? ."aku nanti tanya bang Rendi aja bon" jawabku bohong.
segera ku mengantar Rianza ke apartemennya dalam perjalanan Rianza mutah2 di celanaku dan di bajunya....sampai di sana aku menepuk kecil pipi Rianza dan bertanya pin apartement...untungnya Rianza masih bisa menjawab...setelah masuk apartemen ku junjung Rianza sampai ke kamarnya ...aku segera mandi dulu karena tidak tahan bau dan pliketnya celanaku setelah mandi dan segar badanku dengan aroma jeruk aku hanya memakai handuk saja karena ku lihat baju Di lemari tidak ada untuk pria. aku akan mengganti baju Rianza dan aku berpikir positif tidak akan tergoda dengan tubuhnya yg kurus itu...hehehe...aku membasuh muka dan lehernya dengan sedikit sabun aroma jeruk dikamar mandinya sebelum aku membuka bajunya.dan tiba saatnya aku mengganti bajunya...seketika naluriku bergejolak dan tak sadar adik kecilku berdiri...aku tanpa sadar memegang gundukan besar miliknya dan timbul suara lenguhan darinya...aku sebagai laki2 normal tak sanggup menahannya akhirnya aku menciumnya dan dia membalasku..aroma jeruk terkuar dari dirinya aku semakin semangat...dan kita melanjutkannya......." Maaf Rianza,aku akan bertanggung jawab".dengan wajahku yang memerah menahan semua.
__ADS_1
*Rianza Pov*
aku pusing sekali dan sepertinya ada yg merawatku aku belum sadar seperti mimpi ada yg menciumku aroma jeruk dan aku menyukainya dan kubalas....dan aku hanya terserah karena ku lemas dan sangat pusing dan ngantuk.
*Author Pov*
Mereka berdua akhirnya melakukan kesalahan Fatal.
Keesokan paginya Alarm berbunyi dan Rianza kaget dan bangun dengan terkejut karena telanjang dan disampingnya ada Brian..Brian langsung gelagapan dan melihat Rianza menangis tersedu2"APA YANG KAU LAKUKAN BODOH,HUHUHUHU" Brian pun menjawab " Aku akan bertanggung jawab Rianza"
__ADS_1
Rianza pun diam dan menengok...apa kau yakin? Brian mengangguk dan akan segera bilang kepada kakeknya...Rianza masih sedih karena sprei pun juga berdarah..dan dia ingat bahwa masa suburnya tiba kemarin dan hari ini....dia sangat khawatir...dan ditenangkan oleh Brian