
*Brian Pov*
Setelah kejadian itu aku segera bilang kepada kakek kalau aku ingin menikah.
kakek sedang sarapan denganku dengan Kak Ferry (Kakakku yg playboy)
"Kek, aku ingin bicara sebentar" Kakek bicara Ada apa le" Aku ingin menikah" kakekku kaget dan KakFerry pun tersedak dan segera minum." Le, Kamu jangan nikah dulu usiamu masih 26 tahun 4 tahun lagi baru boleh dan akan ku jodohkan dengan gadis pilihanku. " Tp kek, aku sudah melakukannya dengan gadis lain" .kakek terbelalak dan bilang padaku" siapa dia? apakah karyawanmu?"
__ADS_1
aku mengangguk dan dia amat marah. " jangan percaya dengan dia, dia hanya akan memanfaatkanmu." dia tidak seperti itu kek .kakekku membentak "DIAM"." jangan sampai aku marah dan kau hanya penerusku 1 1 nya yg berguna"." Lupakan itu semua" " minta maaf pada gadis itu dan beri dia uang". tanpa sadar dari tadi ternyata sambil menahan amarah aku menekan tombol rekam wa dan ku kirim ke wa Rianza bagai disambar petir pesan suara sudah terbaca.dan aku bingung...dan Kak Ferry mendekatiku " Kak, kalau ingin mencoba pakai pengaman donk dasar amatiran, ku pun tetap linglung dan aku segera menuju ke Ph untuk menemuai Rianza
*Rianza Pov*
Aku masih sedih banget kenapa ya bisa melakukan kesalahan itu...tiba2 hpku berdering ternyata pesan suara dari mas Brian dan segera ku minggir agar tidak ada yang dengar dan ku mulai mendengarkan...dan apa yg kudengar sangat menyakitkan..aku pun menangis...tp aku harus kuat memang ini kesalahanku...siangnya mas Brian sudah kesini lagi dan aku kesal melihatnya...aku mengacuhkannya...dan dia teriak " Rianza" seketika semua orang menoleh...aku pun berhenti. karena jadi pusat perhatian...mas Brian tetap kesini...aku pun pura2 tersenyum agar tidak mencurigakan...aku segera bilang Boss maaf belum berterima kasih..hehe...brian langsung tersadar dan bilang pada Rianza." gpp za...Aku cuma mau tanya kamu letakkan di mana ya Ipadku"..tolong carikan di mobilku...orang2 bengong dan kembali bekerja.sedangkan aku masih bersandiwara mengikuti mas Brian.
hari demi hari kita lalui seperti biasa tp meskipun tidak mengobrol mas brian selalu sering kesini.seperti kantornya disini saj..tp tidak menyapaku atau bicara denganku...mungkin dia tau ada cctv.tp setiap hari dia juga mengirimku pesan..dan aku hanya menjawab semestinya.
__ADS_1
Sebulan kemudian
aku melihat kalender ternyata jadwalku haid belum datang juga...aku mulai gelisah dan kutunggu...tak terasa sudah 1 minggu telat haid...aku segera melihat bentuk perutku...kenapa ada garis hitam dibawah pusar...aku tidak merasa mual...aku pun membeli tespack...dan besok paginya ku lihat ternyata garis dua...bagai di pukul palu...aku kaget tak karuan...aku harus gimana...aku segera pergi dari sini...dan segera mengundurkan diri...mungkin mas Brian akan terkena masalah jika aku tak pergi.Aku harus ke China ke rumah ortu" Halo, ling ling, ni hao ma? kenapa pagi2 udah telfon mama??? ada apa nak?" suara mamaku terdengar " aku langsung bilang pada "mama aku ingin tinggal di china".mamaku senang sekali aku pulang...btw nama chinaku chen ling ling...aku segera mengurus pasport visa dan membeli tiket....aku sudah titip surat pengunduran diriku pada vira...dan aku segera berangkat ke shanghai china.aku tak berpamitan dengan mas brian...aku pun langsung menuju bandara.
* Author Pov*
Sanghai ,Cina
__ADS_1
sesampainya di Cina Rianza disambut hangat oleh mamanya...dia sangat senang sekali bertemu mamanya dan dia di ajak mamanya jalan2 dahulu...dan Rianza menyetujuinya..akhirnya mereka jalan2 dahulu.