Perjodohan Jadi Cinta

Perjodohan Jadi Cinta
EPISODE 83


__ADS_3

Setelah selesai sarapan Sheva kembali ke kamarnya lalu mandi,hari ini ia bingung mau melakukan apa dan memutuskan untuk berdiam diri di kamar. Tiba-tiba ia berniat melakukan panggilan video ke kakaknya Geby,sambil membawa laptopnya ia duduk di teras balkon. Sesaat ia menekan tombol panggil dan menunggunya


"Halo Va...."


"Hay kak...."


"Hay,kamu apa kabar dek?"


"Aku baik kak,kakak sendiri bagaimana?"


"Kakak juga baik kok,oh ya kakak minta maaf ya kemarin tidak bisa hadir ke pernikahan kamu"


"Padahal kakak sudah janji sama Sheva" ucapnya sambil manyun


"Iya maaf,habis suami kakak ada acara mendadak waktu itu. Tapi kakak tidak lupa kok sama kado pernikahan kamu"


"Wow apatuh??"


"Ada,sudah kakak kirim ke rumah."


"Makasih ya kak"


'Sama-sama,oh ya gimana honeymoon?"


"Ya begitu-begitu saja"


"Yakin??? cerita dek udah kemana aja?"


"Kemarin sempat di Bali beberapa hari setelah itu langsung ke Swiss,rencana Morgan ada kerjaan di sini"


"Jadi kalian mau menetap di Swiss?"


"Ya enggak lah kak,mana boleh sama mami dan papi"


"Ya kalau bisa sih jangan,kasian mami papi sudah kakak tinggal. Sekarang kamu satu-satunya yang mereka punya"


"Kak,aku kangen tau"


"Sama kakak juga... rencana mau di tunda apa langsung nih?"


"Apaan??"


"Itu debay..." ucap Geby sambil tersenyum


"Dih apaan sih kak,baru berapa hari nikah udah kesitu aja bahasnya"


"Dih mau pacaran terus judulnya?"


"Enggak juga,secara sekarang aku tuh kerja di perusahaan papi jadi mana mungkin sempat mikir ke situ. Aku pokoknya mau berkarir dulu"


"Ingat setinggi apapun jabatan kamu kalau sudah punya debay prioritas utama kamu di rumah"


"Ya gak jauh beda sama kakak,kuliah tinggi-tinggi akhirnya dirumah juga"


"Etsss kata siapa? kakak tuh di rumah sambil mantau bisnis berlian kakak"


"Wah seriusan kak?"


"Iya,kakak ipar kamu ijinkan kakak buat usaha itu. Dan di modalin juga asalkan kerjanya dari rumah"


"Wihhh keren,bisa dong kak bagi ke Sheva"

__ADS_1


"Idih kamu,sekarang sudah jadi nyonya CEO ya belilah. Mau buat apa uang kamu itu? lagian sudah ada suami uang istri ya buat shopping"


"Uang aku habis kak"


"What,kamu pakai buat apa?"


"Aku belikan saham kampus semua"


"Kamu gila ya dek?"


"Iya,gila gara-gara teman kakak"


"Temana kakak? maksud kamu?"


"Marcell"


"Marcell??? ada apa dengan dia?"


"Kakak tahu kan sejak dulu Sheva dan Marcell dekat"


"Terus? tunggu tunggu jangan bilang kamu jadian sama dia?"


Sheva mengangguk


"What???? gila kamu dek seriusan? terus gimana ceritanya kamu akhirnya menikah dengan orang lain bukan Marcell?"


"Nah itu kak asal masalahnya,aku sama Marcell pacaran hampir tiga tahun. Bodohnya Sheva tungguin dia menyelesaikan S2 nya di Jepang kemudian kembali ke Indonesia tanpa rasa bersalah,selang beberapa saat dia married sama dosen kampus"


"Hah serius kamu?"


"Iya,masak kakak tidak dengar sih?"


"Ya begitulah kak ceritanya"


'Tapi bukannya tempo lalu kamu pacaran sama orang Jepang klien papa ya?"


"hmmm....."


"Terus kenapa bisa putus??"


'Dia selingkuh juga kak"


'Bener-bener ya,laki-laki yang kamu pacarin gak ada yang bener. Pantesan saja mami sama papi jodohin kamu"


"Dih apaan sih kak malah mojokin aku begini"


"Bukannya mojokin cuma kakak tuh bingung ya,apa kamu milih pacar tidak di seleksi terlebih dahulu? untung saja yang sekarang gak seperti mantan-mantan kamu itu"


"Udah dulu ya kak,aku ngantuk nih"


"Jam segini? atau jangan-jangan mau ehemb ehemb ya?"


"Apaan sih kak,orang Morgan aja pergi nemuin klien"


'Ya siapa tahu dia sudah pulang"


"Enggak-enggak,ya udah kakak jaga kesehatan ya di sana"


"Kamu juga,love you adikku sayang"


"Love you more kakakku tersayang"

__ADS_1


Sheva mematikan panggilan videonya kemudian ia iseng-iseng membuka akun media sosialnya. Tiba-tiba ia mendapatkan notifikasi email masuk dan segera membukanya,saat itu juga Sheva terkejut karena mendapatkan sebuah email dari Ryota yang bertulis


"Saya harap kamu bahagia dengan pernikahan kamu sekarang,mungkin dia lebih baik dibandingkan saya. Semoga dia juga bisa menggantikan saya menjaga kamu meski sebenarnya hati ini masih tidak rela melihat kamu bersamanya. Andai kamu mau mendengar penjelasan saya waktu itu Va,mungkin sekarang bukan dia yang berada di samping kamu. Saya hanya berharap waktu bisa di putar kembali,kamu pasti akan melihat semua ini dari sisi yang berbeda."


Saat Sheva sedang membacanya tiba-tiba Morgan masuk ke dalam kamar


"Sayang....."


Mendengar suaminya memanggil Sheva langsung menutup layar laptopnya dan berlari ke arah sumber suara tersebut.


"Kamu sudah pulang??"


"Iya,kebetulan klien meminta agar pekerjaan di tunda sampai kita kembali ke Indonesia"


"Kenapa begitu....???"


"Beliau hanya tidak ingin mengganggu waktu honeymoon kita"


"Ya ampun...."


"Kamu lagi ngapain?"


"Habis video call sama kak Geby di teras"


"Coba mana saya mau ngomong dan kenalan sama kakak iparku"


"Sudah aku matikan"


"Kenapa??"


"Kak Geby sibuk aja,sekarang dia punya bisnis berlian gitu"


"Oh begitu,ya sudah saya mau mandi dulu"


"Iya"


Sheva menghela nafas dan kembali ke balkon untuk mengambil laptopnya,setelah itu ia meletakkannya di laci meja dan tidak ingin membukanya lagi.


Beberapa saat kemudian Morgan kelua dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang ia lingkarkan ke pinggangnya,otot di perutnya yang begitu kekar terpampang nyata di hadapan Sheva. Kala itu Sheva yang hanya menggunakan hotpants duduk di atas tempat tidur,Morgan dengan santai menghampiri istrinya itu


"Kamu mau ngapain? ganti baju sana" ucap Sheva yang sedikit malu


"Kamu tidak lagi sibuk kan sayang?"


"Enggak,kenapa??"


Morgan memberikan tatapan genit pada istrinya


"Sekarang....??" ucap Sheva sambil melihat suaminya semakin mendekat


"Yes honey...."


"Nanti kalau ada yang dengar gimana?"


"Please sayang,ini tuh kamar dindingnya tebal. Lagian mana ada pelayan jam segini di lantai atas"


"Siapa tahu ada...."


"Sudah jangan mencoba mencari alasan lagi sayang..."


"Tapi....."

__ADS_1


__ADS_2