Pernikahan Di Atas Hutang Budi

Pernikahan Di Atas Hutang Budi
Intan merajuk


__ADS_3

acara ulangtahun yayasan SMK berjaya berlangsung hari ini, Jovan, Lio dan Bobi sudah rapi dengan jas mereka yang berwarna abu abu,dan parfum yang bisa memabukkan wanita


"gimana udah pada rapi belum 3 jagoan bunda" Elisa masuk kedalam kamar untuk merapikan baju anak-anak nya


"udah bunda,jas yang bunda rancang keren habis bunda" Bobi sangat senang dengan rancangan Elisa


"kalian ganteng-ganteng banget sih,bunda bangga sama kalian" Elisa terharu melihat 3 anak nya yang begitu tampan.


"terimakasih bunda" mereka memeluk Elisa dan bersyukur sekali Elisa sangat memperhatikan mereka bertiga


"iya kalian berangkat sekarang nanti terlambat" Elisa turun bersama Lio Jovan dan Bobi


"cucu nenek gantengnya kelewatan,kita photo dulu yuk" Vivian berphoto dengan Lio, Jovan,dan Bobi


"wah ganteng nya mas ku ini,sukses ya acara nya" Fani mengambil susu dan masuk kekamar untuk menonton drama Korea karena Tika sekolah


"he kamu di kamar terus,ikut yuk sama mas" Lio menarik tangan Fani


"nggak mau mas, Fani mau santai dirumah" Fani menolak dan masuk kekamar nya


"dasar generasi drakor ni anak, lebih ganteng anak bunda tau" Bobi merapikan rambutnya


"aduh ganteng nya 3 anak ayah,kalian memang anak Rizal William" Rizal merangkul anaknya dengan bangga


"ini semua karena didikan ayah,kalau tidak mungkin kami akan jadi berandalan sekarang, terimakasih ayah" Jovan mengelus punggung ayahnya.


"sudah jam segini,ayo berangkat, Intan tadi sudah diantar Pokas duluan ke sekolah sekalian bawa tumpeng" Vivian tadi melihat Intan buru buru dan tidak sempat bertanya


"ya sudahlah nanti kan jumpa juga disekolah" Lio meminum susu yang dimeja makan


"nggak sempat sarapan, minum susu aja dulu ya" Elisa memberikan susu pada Jovan dan Bobi.


Lio, Bobi dan Jovan berangkat dan sampai disekolah SMK berjaya,siswi siswi histeris melihat kegantengan Jovan, Bobi dan Lio


"ganteng aku padamu" "jadikan aku wanita mu ganteng" begitulah teriakan para siswi SMK Berjaya


"riuh euy" Bobi dan Lio tersenyum pada semua siswi yang histeris sedangkan Jovan berjalan dengan tegapnya tidak memperdulikan keramaian yang terjadi.


"Intan i love you, Intan pujaan hati gua, intan malaikat ku" suara siswa siswa terdengar sangat keras yang membuat langkah Jovan terhenti dan membalikkan badannya dan membuka kaca mata hitam nya.


"cantik sekali kamu sayang" Jovan terpana melihat Intan memakai gaun abu abu diatas lutut dan sepatu high heels nya yang berwarna putih,dan make up tipis yang membuatnya sangat anggun


"aduh kenapa sih buk Dini main tunjuk aja, Intan kan nggak latihan sama sekali karena harus istirahat habis operasi" Intan mengoceh sepanjang jalan tidak menghiraukan Bobi Lio dan Jovan yang bergeser membukakan jalan buat nya


"hhuuuiiiiii intan kamu beruntung melewati 3 pria tampan" suara kembali heboh saat Intan berlalu begitu saja karena kesal.


"hey ada orang disini" Lio menatap heran Intan yang sibuk menghafal sesuatu sambil mengoceh


"wuuiiiisss Nyonya Williams tidak menoleh pada kita" Bobi salut pada Intan yang bisa mengabaikan 3 pria tampan.


"Emang panutan Nyonya Williams ini,siswa pria heboh dengan dia,dia malah berlalu dengan santainya dan tidak menegur kita lagi" Jovan penasaran dengan Intan yang bisa tidak tertarik dengan ketampanan nya.


di dalam gedung semua sudah di decor sangat indah membuat semua orang ingin berphoto ria disitu.

__ADS_1


Jovan, Lio dan Bobi duduk di kursi yang telah disediakan buat mereka,acara demi acara dimulai hingga pengumuman susunan pengurus sekolah yang baru.


hingga acara hiburan tiba, pembawa acara memberi waktu kepada Jovan, Lio dan Bobi untuk memotong tumpeng serta kue.


"Intan sekolah disini kan Lio" tanya Jovan yang tidak menemukan Intan sama sekali


"ya disini lah kan tadi ketemu di depan" jawab Bobi sementara Lio sudah fokus menatap Dini yang sedang mengatur acara hiburan


Intan turun dari atas tepat di atas panggung, Intan duduk di ayunan dan bernyanyi di iringi musik, seketika Jovan berdiri takut Intan terjatuh.


"siapa yang buat Intan nyanyi kayak gitu,kalau talinya putus bahaya" Jovan takut Intan akan terluka.


"semua pasti aman Jo,udah duduk aja" Bobi ingin fokus menikmati suara Intan


"Jo kalau gua liat talinya aman kok" Lio meyakinkan Jovan baru Jovan duduk


Intan berduet dengan Alex menyanyikan lagu "when you tell me that you love me" dan itu di sambut sangat meriah oleh semua siswa karena mereka sudah tau suara Intan dan Alex.


"harus ya teman duetnya Alex" Jovan merasa. cemburu melihat gadis yang dicintai sedang Alex pegang tangannya untuk turun dari ayunan.


sambil bernyanyi Intan berjalan membawa 1 keranjang bunga kecik dan memberikannya pada Jovan sesuai perintah Dini.


Jovan berdiri dan menatap wajah Intan yang sangat cantik, Intan pun terus bernyanyi sementara Alex memberikan bunga buat Lio dan Bobi


siswa perempuan sudah histeris melihat Intan yang sedang berhadapan langsung dengan Jovan.


"ambil bunga nya Aa" Intan memberikan bunga nya pada Jovan tapi Jovan malah menggenggam tangan Intan yang tidak bisa dilihat orang karena ditutupi oleh bunganya.


"lepasin tangan Intan Aa" Intan berbisik memberi kode tapi Jovan sengaja melakukannya agar Intan tidak hilang dari pandangan nya.


Intan kembali lagi ke panggung nya dan bernyanyi dengan suara indah nya dan semua bersorak sambil bertepuk tangan dan Jovan juga berdiri sambil tepuk tangan.


setelah acara selesai kepala sekolah memberitahu bahwa murid kelas 12 akan mengadakan praktek kerja lapangan dan itu akan diadakan selama 4 bulan.


Lio, Bobi dan Jovan berdiri di samping Herlin kepala sekolah SMK Berjaya, Jovan melihat daftar nama siswa yang berprestasinya dan dia akan membacakan nya langsung.


"dan nama yang terakhir Intan Viona murid terbaik yang selalu peringkat 1, mengikuti berbagai lomba olimpiade akan langsung praktek di William groups Jakarta" Jovan sangat senang Intan akan 1 kantor dengan nya.


Intan naik keatas panggung dan berdiri disamping Lio, Intan sangat senang akan mempraktekkan ilmunya di perusahaan terbesar.


"selamat siang semuanya,saya Lio William saudara dari Intan Viona mengundang kalian semua secara langsung untuk menghadiri pesta ulang tahun Intan besok di rumah dekat kebun teh,kami mohon kehadiran kalian" Lio kembali berdiri disamping Intan dan merangkul Intan


Jovan dan Bobi tidak menyangka ternyata fans Intan banyak banget sampai semua kegirangan mendapatkan undangan langsung dari Lio.


acara berakhir damai dan aman, Lio, Jovan dan Bobi membawa Intan sekalian untuk pulang tapi mereka singgah dulu untuk makan di mall.


"waduh kita baru makan jam segini,laper banget gua" Lio memilih berbagai macam makanan.


"iya mas, Intan tadi belum makan apa apa karena buk Dini langsung telfon Intan untuk bernyanyi" Intan lapar luar biasa sampai mau muntah


Jovan berdiri dan membeli kue untuk mencegah lapar sebelum pesanan mereka datang.


Lio, Bobi dan Intan menunggu di meja mereka, Intan mulai membuka pembicaraan

__ADS_1


"mas kenapa nggak bilang Intan kalau ulang tahun nya akan dirayakan"


" ini hadiah kamu di umur ke 17 dek" Bobi mengelus rambut Intan karena dia sudah anggap Intan seorang adik tidak lebih..


"makasih banyak ya mas, Intan senang usia segini Intan bisa rasakan ulang tahun untuk pertama kalinya" Intan memeluk Lio dan Bobi


"Intan cepat atau lambat akan jadi istri,mas pesan sama kamu jangan lagi peluk peluk laki laki lain selain suami kamu" Bobi tau memang Intan adik baginya tapi Intan harus bisa menjaga jarak dengan pria dewasa.


"iya,mas Bobi benar dek jangan peluk peluk pria lain lagi ya jika nanti kamu menikah,kamu harus bisa menjaga diri kamu kehormatan suami ada pada istrinya dek,kamu ibarat pakaian bagi suami kamu kelak" Lio mengusap lembut kepala Intan


"Intan janji mas akan ingat pesan mas Bobi dan Lio" Intan menitikkan air matanya mendengar pesan dari Lio dan Bobi


Jovan mendengar nasehat yang diberikan Lio dan Bobi pada Intan,dia senang Lio dan Bobi bisa tau isi hatinya.


"ini makan dulu ya,sambil nunggu makanan kita datang" Jovan membukakan kue pada Intan, Intan mengambil makanannya dan memasang wajah jutek.


"kok jutek gitu Intan sama Aa" Jovan tidak terima Intan mengacuhkannya dengan tidak menjawab nya


makanan mereka datang, Intan tetap mengambilkan makanan buat Jovan, sedangkan Lio dan Bobi sudah ambil sendiri karena udah lapar.


"terimakasih sayang" Jovan mengelus kepala Intan


"iya" jawaban singkat yang membuat Jovan kesal


"Intan mas mau tanya sesuatu,kamu kelahiran tahun 2003 tapi kenapa lagu kamu saat nyanyi tahun 1990an dek" Bobi sangat penasaran dengan itu


"itu buk Dini, nggak tau kenapa mas hobinya lagu yang jadul tapi Intan suka nyanyikannya karena emang lagunya bagus" Intan menerangkan pada Bobi


"Dini guru kamu dek,yang tadi nyuruh kamu kasih bunga" Lio penasaran dengan Dini


"iya mas semua yang diajarkan lagu jadul, Intan kan mau juga nyanyi lagu yang lain mas" Intan kesal jika harus disuruh nyanyi


"tadi emang pasangan nya harus Alex pacar kamu ya" Jovan mulai bertanya daripada penasaran


"iya harus dia" Intan mengunyah makanannya, Lio dan Bobi diam saja tidak mau ikut campur


Jovan merasa ada yang aneh dengan Intan tapi dia tidak mau menanyakan nya,dia tidak suka menghadapi Wanita yang ambekan karena memang tidak pernah ngalamin sih


"udah siap makan kita kemana" tanya Lio agar suasana tidak canggung


"pulang" jawab Jovan dan Intan bersamaan


"ok baik bapak dan ibu William" jawab Bobi dan berdiri membayar makanannya


pesanan Lio datang untuk Tika Fani dan Tomi "adek gua juga harus makan yang enak"


Lio dan Bobi jalan berdua didepan, Intan dan Jovan dibelakang mereka


"kalian pulang duluan ya,ada yang mau gua cari ni" Lio dan Bobi jalan berdua entah kemana


"kamu kenapa sayang" Jovan menarik tangan Intan yang cemberut


"tadi Aa ngapaen pegang pegang tangan intan dan nggak langsung ambil bunga nya,ibu Herlin kepala sekolah yang baru marah sama intan Aa dikira Intan cari perhatian" Intan akhirnya mengatakan nya kepada Jovan dengan menahan air matanya

__ADS_1


"tadi Aa benar benar terpukau melihat kamu nyanyi nggak ada maksud lain, maafkan Aa ya" Jovan akhirnya paham kenapa Intan jutek padanya


"makanya tau tempat" Intan berkata dengan judes nya dan berjalan duluan


__ADS_2