Pernikahan Di Atas Hutang Budi

Pernikahan Di Atas Hutang Budi
mall yuk


__ADS_3

"mas kita ke mall yuk, Intan bosan di rumah" Intan membuka pembicaraan sambil mengunyah makanan nya


"iya nanti siang ya dek,sini dek main PS sama mas" Bobi menarik tangan Intan duduk di bawah


Meyza di titipkan Boston makanan kesukaan Lio sejak kecil,dan Lio tak percaya Meyza membawa nya,


"Meyza beli dimana ini" tanya Lio yang datang membawa piring berisi nasi


"di penjara" Meyza menjawab dengan ketusnya sambil melihat Bobi fan Intan PS


"makanan penjara enak enak ya, pantasan banyak orang mau masuk ke dalam" Lio menikmati makanan nya selintas bayangan Boston bermain di pikiran nya saat susah makan selalu dibeli kan rendang


"mau daftar, mumpung ada yang kosong" Meyza menjawab nya santai


"sama kamu kan" Lio memberikan suapan nasinya ke mulut Bobi karena belum makan dari tadi pagi


"makasih mas Lio" Bobi membuka mulutnya dan melanjutkan permainannya


Intan juga membuka mulutnya karena belum makan nasi, Meyza merekam Lio makan dengan lahapnya dan mengirim nya ke Boston


"kan gua selalu dapat dikit" Bobi kesal karena suapannya sedikit saja sedangkan Intan banyak


"iya udah lo ambil sendiri sana,adek gua dulu" Lio memberikan suapan ke Intan lagi


"awas lo ya" Bobi berdiri dan mengambil nasi yang banyak dan menikmati rendang kesukaan Lio


"ini mah enak banget udah" Bobi makan dengan lahapnya disamping Lio


selesai makan mereka keluar rumah dan menuju mall,sampai akhirnya Lio dan Bobi jadi bodyguard 2 wanita cantik


"kak kita sekarang creambath dan facial mau kan" Intan menarik tangan Meyza masuk kedalam salon milik Elisa dan dia sangat terkejut melihat Natasya, Elisa dan Devin ada di dalam


"kalau nggak mau,kita cari tempat lain dek" Meyza menarik mundur Intan sedangkan Bobi dan Lio sudah masuk duluan


"kakak nggak ketemu kk garang itu ya" Intan membawa Meyza menjauh dari salon Elisa,dia tau kalau Natasya dan Meyza memang saling membenci


"kakak nggak peduli sama dia,kakak cuma menjaga kamu dek" Meyza mengelus lembut rambut Intan


"kita masuk saja ya" Intan menggandeng tangan Meyza erat dan memeluk Elisa


"sayang, kamu mau perawatan ya" Elisa menunggu Intan masuk,dia cemas kalau Intan merasa dicuekin karna ada Devina


"iya bunda sama kak Meyza" Intan pun menyapa Devina sedangkan Meyza berbicara dengan Elisa


"kakak dah mendingan kan kak" Intan duduk disamping Devina yang tampak pucat sekali


"iya dek, Kakak udah mendingan sayang" Devina memeluk Intan dia senang bisa dekat dengan Intan

__ADS_1


Natasya yang baru selesai SPA melihat Meyza yang sedang berbicara dengan pekerja salon Elisa


"byar,ini balasan yang kemarin di mall" Natasya menyiram wajah Meyza dengan air sisa minuman nya


Lio dan Bobi yang sedang bercanda dengan Elisa kaget melihat perbuatan Natasya


"plak" Intan yang tidak terima perbuatan Natasya pada Meyza menampar pipi Natasya


"kamu teh banggakan apa ha,kamu seorang Dokter tapi tidak punya etika sama sekali,kamu ributnya sama saya kenapa lampiaskan nya ke kak Meyza,saya sama sekali tidak suka kamu semena -mena disini apalagi ini tempat punya mertua saya" Intan meluapkan emosinya pada Natasya sedangkan Devina tidak membela Natasya karena kondisi ny tidak mungkin


"udah dek" Meyza menarik tangan Intan untuk mundur dari Natasya


"kamu kenapa jadi kasar gini sih Intan,lagian bunda yang bawa mereka kesini,kamu jangan bicara gitu" Elisa mendekati Natasya dan melihat pipi merah Natasya, sedangkan Natasya masih tidak percaya ternyata Intan sangat pemberani


"kalau dia tau diri nggak bakalan sembarangan gitu sama orang bunda,dibawa ke tempat gini aja teh kamu udah ngelunjak, gimana jadi istri mas Bobi,semua orang pasti kamu anggap sampah" Intan makin kesal dan meluapkan semua kekesalan nya pada Natasya


Bobi melihat kemarahan Intan pada Natasya dan seketika perasaan sayangnya memudar dan memilih tidak akan mengejar nya


"nggak lah de,mas Bobi mendingan nikah sama orang yang biasa saja,tapi bisa menghargai orang" Bobi berdiri di samping Intan


Natasya terkejut sekali ternyata Bobi ada rasa sama dia, sedangkan Lio mengirimkan video Intan menampar Natasya ke Jovan


"bini gua garang" Jovan tersenyum melihat Video yang dikirim Lio


"iya,gua juga kaget" Lio tetap memperhatikan sikap tenang Meyza dan menenangkan Intan


"udah kita keluar aja yok,mau kemana dek" Lio menarik tangan Intan,dan Bobi mendekati Natasya


"awas saja Meyza gua akan balas ni semua,jangan karena lo dibela banyak orang,lo bisa lepas dari gua" Natasya mendekati Meyza dan menantang Meyza


"gua tunggu, tapi saat ini tertembak pistol jangan pernah lo mengeluarkan air mata untuk menyuruh gua berhenti" Meyza menunjuk kening Natasya


"cukup,kamu berteman sama Intan buat Intan jadi kasar,karena kamu seorang polwan jangan sembarang main bicara gitu" Elisa pun menarik tangan Intan agar menjauh dari Meyza tapi Intan menolaknya dan memegang erat tangan Meyza


"dasar penjilat" Intan mendorong Natasya dan keluar dengan Meyza dari salon Elisa


Lio dan Bobi mengikuti Meyza dan Intan setelah pamit pada Elisa


"kenapa Intan jadi gini,aku tidak akan kehilangan anak anak ku lagi, Natasya hanya teman Devina, jangan sampai menantu kesayangan ku menjauh dariku" Elisa menatapi kepergian Intan


Devina akhirnya pamit pulang bersama Natasya, dia sudah tidak sanggup lagi menahan malunya karena sikap Natasya


"kamu kenapa kasar gitu Tasya" Devina membuka pembicaraan saat turun menggunakan lift


"gua kemarin dipermalukan sama Meyza,gua balikin lagi lah enak aja" Natasya masih merasa dia benar


"kamu kalau sakiti Intan lagi,silahkan kamu menjauh dari aku Tasya" Devina menekankan kata katanya dan Natasya semakin dendam pada Meyza

__ADS_1


"dek,kita berenang aja gimana, Kakak udah badmood ni" Meyza ingin membawa Intan ke hotel milik Boston


"boleh kak" Intan sangat senang sekali, sementara Lio dan Bobi tampak sedang membahas sesuatu


"dek pulang" Lio menarik tangan Intan dan Meyza


"Intan mau berenang sama kak Meyza mas" Intan pamit pada Lio tapi Lio menolak nya


"nggak aman ni" Bobi seperti melihat Miko saat Intan dan Meyza bertengkar dengan Natasya


Pokas yang mengawasi dari bawah memberi info kalau ada Farid Jalkon, Miko dan Govar di mobil yang berbeda dengan Joice


"bisa bawa bodyguard lo masuk nggak" Lio menatap mata indah Meyza,dan membuat Meyza tersipu malu sambil memerintahkan agar bodyguard Boston masuk semua


Boston melihat dari jauh jika anak buah Farid sudah membawa Devina dan Natasya kedalam mobil yang lain,dia pun menelfon Meyza agar membawa Intan naik helikopter ke hotelnya untuk sementara waktu dulu


"kita bisa pergi dari sini naik helikopter di atas gimana pak Lio,ini demi Intan karena Devina dan Natasya sudah di bawa kabur anak buah Farid Jalkon" Meyza melihat sekelilingnya sudah ada bodyguard Boston


Bobi melihat jelas Miko Sander menatap nya dari kejauhan,rasa dendamnya membara lagi melihat Miko


"bawa Intan dari sini" Bobi menyetujui ide Meyza


"lo bisa dipercaya nggak" Lio menarik tangan Intan dari Meyza,dan Meyza tak percaya Lio mencurigainya


"apa sih mas,ini kk Meyza" Intan memeluk Meyza sedangkan hati Meyza merasa sakit sekali mendengar nya


"terserah lo" Meyza membawa Intan ke atas mall untuk menaiki helikopter Boston, Lio dan Bobi mengikuti Intan,


"kalian semua jaga salon itu,kalau ada yang berbuat aneh-aneh langsung tangkap dan bawa kehadapan saya" Meyza berpesan pada bodyguard Boston dan mereka semua sudah menjaga ketat salon Elisa


"dek maafin kk ya" ternyata Joice yang membawa Devina jauh dari Miko Sander cs


"kamu kenapa muncul lagi Joice" Natasya terkejut melihat Joice yang membawa mereka ntah kemana


"kak turunin Devina,jangan gini lagi nanti kakak bisa dalam bahaya kak" Devina tak percaya lagi pada Joice


"dek, kakak akan membawa kamu jauh dari semua musuh Jovan" Joice sangat terluka melihat keadaan adik nya yang semakin kurus dan pucat


Devina memejamkan matanya karena kepalanya sangat sakit sekali, sedangkan Natasya masih belum percaya pada Joice


"tolong kami, Joice menculik kami" Natasya hanya punya nomor Jovan dan mengirimkan pesan pada Jovan


Jovan yang sudah membaca pesan Natasya menelfon Bobi untuk memastikan Intan baik baik saja


"udah lah, pokoknya Intan aman dulu,kan mereka kejar Intan" Lio menjawabnya dengan santai sambil menunggu helikopter sampai


"ini punya siapa Meyza" Bobi melihat' helikopter mendarat di helipad

__ADS_1


"punya papa angkat ku Bob,buruan masuk nanti kita cari aman nya Intan dimana" Meyza berjalan mendekati helikopter dan membawa Intan masuk


Bobi atau Lio harus menjaga Elisa,dan Bobi yang turun sedangkan Lio menjaga Intan masuk ke dalam helikopter


__ADS_2