Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Tamparan sang papa


__ADS_3

Saat Nada keluar rumah ,Belinda menyusulnya.


Sayang kamu cari apa?" Tanya Belinda yang menyusul keluar.


"Ada barang yang ketinggalan Ma," bohongnya.


"Apa aku tanya sama mama saja ya,tapi bagaimna kalau mama juga ikut kepikiran dengan mas Tama," batin Nada yang bertanya-tanya.


"Kirain mama ada apa?" sahutnya.


Waktu sudah berganti. sore pun sudah berlalu ,langit malam yang indah dengan rembulan dan temani oleh bintang-bintang yang menambah keindahan malam itu,namun tak seindah perasaan Nada yang masih Gundah gulana menantu kedatangan sang suami ,nomor yang tidak aktif serta tidak ada kabar apapun dari pengawalnya ,membuat Nada semakin resah.


Rasa lapar yang melanda dirinya pun ia abaikan,dirinya tak bisa melakukan apapun sebelum mendapatkan kabar dari suaminya..


"Sayang kenapa tidak di makan," tanya Belinda.


"Lagi gak nafsu makan Ma," jawabnya yang hanya terus mengaduk-aduk isi dalan piringnya.


"Kamu mau makan apa sayang! biar mama belikan," Ucap Belinda yang selalu memberi perhatian kepada menantunya.


"Iya Nak,kamu pingin makan apa ,kalau kamu gak makan kasian anak-anak kamu itu," timpal irfan.


"Nada hanya ingin mas Tama segera pulang," Ucapnya,setelah mengucapkan itu,tanpa pamit Nada kembali ke kamar .


"Keterlaluan kamu Cai," batin irfan ,kedua tangannya mengepal geram dengan sang putra.


Pukul dua belas malam lewat Nada yang hampir tertidur itu sayup-sayup mendengar ada mobil yang datang.lantas ia bangun dan mengintipnya dari jendela ,berharap yang datang itu suaminya ,namun kekecewaan lah yang ia dapati ,tak ada siapapun di bawa sana akhirnya ia kembali membaringkan tubuhnya dengan selimut tebal.


"istriku tidak tanya apa-apa kan Sama kamu," tanya caisar kepada farel.


"Tanya bos,tapi tenang saja rahasia masih aman," jawab farel.


Caisar hanya mengangguk dan langsung keluar dari mobil.Sebenarnya yang Nada dengar tadi adalah benar-benar mobil farel yang membawa suaminya pulang.kareba lambat untuk menengok,sehingga Nada tak tau jika mobilnya langsung masuk ke garansi.


Dengan santainya caisar melangkah masuk ke dalam rumah ,begitu membuka pintu ,dirinya di sambut oleh papanya.


"Papa," sapanya.


"Ikut papa," Ucapnya yang langsung berjalan ke arah ruang kerja.

__ADS_1


Setibanya di ruang kerja itu,tanpa kata irfan langsung memberi tamparan keras kepada sang putra.


PLAK..,..PLAK..


Persatuan lima jari itu mendarat sempurna di kedua pipi caisar.


Caisar hanya bisa menundukan kepalanya ,ia sudah bisa menebak jika papanya tau akan hal yang menimpah diirinya.


"Sudah berapa kali papa bilang sama kamu? tinggalkan dunia hitam mu itu.


"Ingat Cai,kamu sudah menikah dan istrimu sedang hamil,apa kamu tidak memikirkan nasib istri dan calon anak-anak mu? jika hal buruk terjadi dengan mu hari ini.


"Kamu tidak tau betapa istrimu gelisa menunggu mu.


"Caisar minta maaf pa," Ucapnya yang mencoba mengangkat kepalanya.


"Papa tidak butuh maaf dari mu,yang papa mau tinggalkan dunia hitam mu itu dan lupakan janji mu kepada mendiang kakak mu? sahut sang papa yang tegas.


"Beri caisar waktu pa,caisar sudah menemukan micko," Ucapnya.


"jadi perampokan itu rencana mu?" Caisar pun mengangguk ,sebenarnya caisar tidak tau pasti dengan rencana Mario dan alexs.


"Kamu lihat ? berkat ulahmu istri mu jadi hampir celaka," sahut sang papa.


"Jangan lakukan itu pa,caisar mohon.


"Mama dan Nada pasti sangat kecewa.


"Maka dari itu ,cepat tinggalkan dunia mafia mu itu," sahut Irfan


"Beri caisar sedikit waktu pa," mohonya.


"Papa beri kamu waktu sampai anak kamu lahir,saat itu juga kamu sudah harus keluar dari sana? bukanya itu sudah cukup untuk menyelesaikan permasalahan mu dengan micko dan Marsel," Ucap sang papa.


Caisar hanya menjawab dengan anggukan kepala.


Nada yang merasa haus turun ke lantai bawah karena tak ada persediaan air minum di kamarnya ,suasana rumah yang sepih ,membuat suara sekecil apapun bisa ia dengar,samar-samar Nada mendengar ada orang yang sedang bicara.


"Papa bicara sama siapa malam-malam gini," gumamnya ,Nada yang berhenti sejenak sedetik kemudian dia menruskan tujuannya untuk ambil air minum ,setelah minum Nada ingin kembali ke kamar.Namun suara dari ruang kerja papa mertua nya itu semakin jelas.

__ADS_1


"Papa marah-marah sama siapa? Karena penasaran Nada pun mendekat ke ruangan itu,tapi saat dia ingin menguping ,suara itu sudah tidak ada lagi.


"Sepih?' lirihnya yang menempelkan daun telinganya ke pintu.


Karena merasa tidak ada apa-apa akhirnya Nada kembali memutar badan,ia kembali mendengar papa yang Kemabli bersuara ,sehingga Nada yang di runding rasa penasaran itu kembali untuk menguping ,Nada menautkan alis nya saat dirinya samar-samar mendengar suara dari suaminya.


"Seperti suara mas Tama," batin nya.


Dirinya yang menghawatirkan suaminya itu mengambil langkah untuk membuka pintu ruangan itu ,saat tangannya baru akan menyentuh hendel pintu,ternyata orang yang dari dalam sudah membukanya.


"Sekarang temui istrimu! dia belum makan apapun sejak datang dari bandara tadi," Ucap sang papa.


Caisar merasa bersalah itu langsung keluar dari ruang kerja papa nya ,begitu pintu terbuka caisar di kejutkan dengan wanita yang berdiri di depan pintu.


"Sayang kamu....kaget caisar.


"Mas,"sahut Nada yang langsung memeluk suaminya dengan erat.


Irfan yang masih berada di dalam ruangan itu mengambil kesempatan untuk keluar ruangan .tanpa sepatah kata yang terucap,Irfan melewati sepasang suami istri itu.


"Mas,kemana saja?" aku sangat khawatir ," Ucap Nada yang masih betah memeluk suaminya.


"Maaf sayang,sudah membuat mu khawatir," Ucap caisar yang membelai rambut sang istri dan memberi kecupan sayang.


"Mas,ini kenapa," tanya Nada setelah melepas pelukannya ,tangannya meraba kening suami yang terdapat luka.


" Ini hanya luka ringan saja sayang," Jawab caisar yang ikut merabah keningnya.


'Mas bohong," sahut sang istri.


"Tolong jelaskan ke aku apa yang telah terjadi," pintah nya yang penuh harap.


" Mas akan jelaskan tapi nanti...


"Tidak nanti-nanti ,aku mau Mas jelaskan sekarang juga," sahut Nada.


"Iya sayang akan mas jelaskan,tapi kamu makan dulu ya? kata papa kamu dari datang tadi belum makan," Ucapnya yang berusaha mengulur waktu.


'Bagaimna aku bisa makan sedangkan suamiku gak ada kabar ," sahutnya.

__ADS_1


"Maaf ya sayang ,sudah membuat mu khawatir dan cemas," Ucap caisar yang merengkuh pinggang sang istri.


"Sekarang kita makan dulu yuk? kasian anak-anak kita nanti kalau mama nya gak mau makan," ajak caisar.


__ADS_2