
"Maafkan aku,papa mengirim ku ke Jepang untuk mengurus perusahaannya yang ada di sana," jelas Caisar.
Apa kau tak merindukanku ," tanya Caisar.
Nada hanya terdiam,lalu ia menggeleng ,Caisar mengerutkan dahinya.
Berhubung kamu sudah ada di sini ,aku akan mengenalkan mu ke orang tua ku jika kamu adalah istriku.
Dengan begitu aku akan menikahi mu secara resmi ,sah di mata hukum dan agama.
"Tidak ,jangan lakukan itu,kamu tidak perlu melakukan itu semua," Sahut Nada.
Kenapa Nad," tanya Caisar.
"Kita lupakan saja pernikahan kita,karena aku tidak pantas bersanding dengan mu mas," lanjut Nada.
"Kata siapa kamu tidak pantas untuk ku!" tanya Caisar.
Tidak ada yang mengatakan itu ,aku hanya sadar diri ,aku siapa dan kamu siapa .kita bagaikan langit dan bumi yang tak mungkin bisa bersatu ,aku yakin jika tuan dan nyonya tidak akn menyetujui pernikahan kita.
Jadi kita lupakan saja apa yang perna terjadi di antara kita ," Ucap Nada yang sekuat tenaga menahan agar air matanya tak jatuh.
Enggak akan,,' sahut Caisar yang bangkit dari duduknya.
Itu yang terbaik buat kita mas ," sahut Nada.
Itu terbaik untuk mu tapi bukan untuk ku Nad," jawab Caisar.
Aku akan tetap mempertahankan pernikahan kita ,aku akan bicara sama dengan mama dan papa sekarang juga.
Jangan mas,aku mohon jangan lakukan itu.
Kita baru bertemu ,aku belum siap untuk jauh darimu ,jika nyonya tau tentang hubungan kita ,aku pastikan jika nyonya akan mengusir ku dari sini," Ucap Nada.
Biarkan kita terlihat seperti pelayan dan tuan ,tanpa ada yang tau tentang hubungan kita ini," Lanjut Nada.
"Aku tidak setuju ,kamu itu istri ku ,kamu tidak pantas memakai pakaian seperti ini ," Ucap Caisar
Aku mohon mas," jangan beritahu nyonya ," mohon Nada.
"Aku akan tetap beri tau mama dan papa ,jika kamu adalah istriku ," Ucap Caisar.
Jika itu kamu lakukan aku akan pergi dari rumah ini ," ancam Nada.
Caisar yang tersulit emosi itu langsung menyerang bibir Nada tanpa ampun ,bahkan bibir Nada hingga berdara.
Kita lihat seberapa betah kamu menyembunyikan ini semua kepada orang tau ku ," tantang Caisar.
Nada tak menjawab,ia hanya menatap lirih mata suaminya.Sedetik kemudia Nada berlari keluar dari kamar Caisar tanpa pamit.
Nad....tunggu.
Ada rasa bahagia di dalam hati Nada saat bertemu dengan suaminya,namun ada juga merasa kecewa karena selama ini suaminya membohongi dirinya.
__ADS_1
Sekuat tenaga Nada berlari menuruni anak tangga,secepat kilat ia masuk ke kamarnya dan mengunci rapat-rapat pintu itu,dirinya bersandar di pintu .
Aku sunggu bahagia mas bisa bertemu lagi dengan mu ,tapi kenapa kamu harus menjadi tuan muda di rumah ini.
Bagaimana mungkin nyonya Belinda dan tuan Irfan bisa merestui hubungan kita ,sedangkan aku hanya orang biasa ,jauh di atas segala-galanya dari kamu," Nada memejamkan matanya.
Caisar menyambar kaos dan menggunakan dengan cepat ,ia segera menyusul Nada ke bawa.
Cai,kamu sudah pulang," Ucap belindayang baru datang.
" Mama!" caisaar menghentikan langkahnya.
Kamu kenapa Cai,lari-lari celingukan begitu kamu nyari siapa ," tanya Belinda.
Hemm,' Nada mam.
Maksud mu Nada,"tanya Belinda lagi.
Oh tidak-tidak ma.
Mama dari mana ," sengaja Caisar mengalihkan pembicaraan.
Ini mama dari dokter ,konsultasi dengan kesehatan mama mu," tiba-tiba Irfan datang.
Pa ,'ucap Caisar.
Bagaimana urusan mu sudah beres," tanya Irfan.
Belum pa,sedikit lagi," jawab Caisar.
Nanti Caisar jelaskan ke mama," ucap Caisar dengan mata yang mencari keberadaan Nada di rumah itu.
Kamu janji harus cerita ke mama,"ucap Belinda.
Iya ma," Jawab Caisar.
Caisar kamu kenapa sih sejak tadi matamu celingukan ke kiri ke kanan," tanya Belinda.
Apa yang kamu cari di rumah ini,"apa kamu mencari sesuatu.timpal Irfan.
Entar mama dan papa akan tau ," apa yang Caisar cari,' sahutnya.
Kamu bener-bener aneh cai," ucap Belinda.
Kamu tau gak cai,"mama pikir berita itu benar adanya ," Ucap Belinda.
Maaf sudah membuat mama khawatir ," ucap Caisar.
Mama hampir gila karena harus kehilangan mu cai,"sahut Belinda.
Maafkan Caisar ma," Caisar terpaksa melakukan itu semua," ucap caisar yang menyesal telah mempertaruhkan kesehatan sang mama.
Iya mama tau,papa mu kemarin sudah cerita semua ke mama,"sahut Belinda.
__ADS_1
Kamu tidak merindukan mama cai," tanya Belinda.
Tentu aku merindukan mu ma," Caisar langsung memeluk mamah nya.
Saat Caisar dan Belinda sedang berpelukan bik Santi datang.
"Nyonya ,tuan makanan sudah siap," kata bik Santi.
" Kita makan dulu yuk cai," mama sengaja gak makan siang demi menunggu kamu," ucap Belinda ,Caisar pun mengangguk dan menuntun mama nya ke ruang makan.
Tuan muda," ucap bik Santi yang baru melihat tuan muda nya karna saat pertama tuan muda nya datang bik Santi lagi tidak ada di rumah.
"Iya bik," jawab Caisar.
Alhmdulillh tuan muda sudah kembali lagi kerumah ini.,sahutnya.
San," Nada mana," tanya Belinda saat tidak melihat Nada .
"Mungkin ada di belakang nyonya,jawab Santi.
Kamu panggil dia ya," suruh ke sini cepat," perintahnya.
Iya nyonya ," Santi pun langsung pergi dari ruang makan.
Oh iya Cai," tadi kamu menyebut Nama Nada," apa yang kamu maksud Nada yang merawat mama ini.
Maksud mama," jawab Caisar pura- pura tidak mengerti dengan ucapan sang mama.
Tadi waktu pertama mama pulang," kamu sempat menyebut nama Nada," jawab Belinda.
Masa sih ma," Emang Nada itu siapa ma ," tanya Caisar yang sok polos.
Ya ampun cai ," tadi kamu yang nyebut nama nada,mama bertanya Sama kamu ," malah kamu balik tanya.omel Belinda.
Iya Caisar tanya juga ke mama tadi mama nyebut nada ," Nada itu siapa ma.tanya Caisar lagi.
Nada yang ngerawat mama," dia juga keponakannya bik Santi dan mang toha," jawab Belinda yang menyedok nasi untuk suaminya dan juga Caisar anaknya.
Ooh,.. sahut caisar.
jadi yang membawa nada pergi dari kampung mang toha sopir papa!Kenapa bisa kebetulan begini!bagaimana reaksi mama dan papa saat tau kalau Nada itu adalah istriku.
" kamu kenapa Cai melamun ," buruan di makan ," Ucap Belinda saat melihat anaknya melamun.
Iya ma," sahut Caisar.
Kamu kenapa sih cai dari tadi aneh banget,' tanya Belinda.
Ma seandainya Nada itu menjadi menantu mama dan papa ,setuju gak," tanya Caisar mengetes mama dan papa nya.
Maksud kamu apa cai ," jawab Irfan dan Belinda bersamaan.
Kamu jangan aneh-aneh cai Nada itu sudah punya suami,' jawab Belinda.
__ADS_1
Kalau suaminya itu Caisar," mama dan papa setuju tidak," Caisar mencoba ngetes mama dan papa nya lagi.
Apa Maksud kamu cai,' jawab Belinda lagi.