Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Kendala pohon tumbang


__ADS_3

Caisar langsung masuk lift.


Ting....suara lift terbuka Caisar keluar langsung menghampiri Rio yang sedang asik menggoda dengan cewek-cewek cantik yang bekerja di kantor papanya.


Yo,panggil Caisar.


"Eh tuan apakah anda sudah selesai menemui Tuan besar',Tanya Rio.


"Sudah," kita pergi sekarang," Caisar langsung melangkah keluar terlebih dulu Rio mengikutinya dengan sedikit berlari.


"Yo kita pergi ke desa A


Sekarang juga,"Ucap Caisar yang masuk ke dalam mobil.


"Baik tuan!


"Tapi desa itu sangat jauh dari sini tuan,"Sahut Rio yang menyalahkan mesin mobil.


Kenapa


Apa kamu tidak mau atau tidak sanggup.


"Kalau kamu tidak sanggup," biar aku pergi sendri.


Aku sanggup tuan," Sahut Rio.


"Ya sudah buruan jalan,"


Aku mau sampai sana tidak terlalu malam,"perintah Caisar.


"Apa?"kaget Rio.


Kenapa tidak naik jet pribadi saja kalau begitu tuan,"jawab Rio.


"Bodoh,umpat caisar.


Mau mendarat di mana hemmm' ucap caisar.


". Becanda tuan , gitu aja marah ," Sahut Rio.


"Ah lama banget siih mobil mu jalan pelan banget," omel Caisar.


"Ini mobil jalannya sudah di atas rata-rata tuan.


jawab aja kamu itu,"bentak Caisar.


lalu Rio injak pedal gas-nya sehingga mobil itu melaju dengan cepat.


Caisar fokus ke jalan walaupun bukan dirinya yang mengemudi .Saat pikirannya tertuju pada sang istri.


Nada sayang aku akan menemui mu sekarang.


"Hujan Tuan,"Ucap Rio


"Kita lanjut apa menunggu hujan reda," tanya Rio karena hujan semakin deras.


"Kita lanjutkan saja biar cepat sampai," Sahut Caisar.


"Baik tuan,Rio langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang karna hujan semakin deras.


Saat melewati perkampungan yang berbatasan langsung dengan hutan,ada tiga orang warga yang menghadang jalannya.


"Ada apa," tanya Caisar.


"Itu tuan ada yang nyetop mobil kita?" jawab Rio.

__ADS_1


'Ganggu saja ,"umpat caisar.


"Apakah saya harus turun tuan,"tanya Rio.


"Iya coba kamu turun," jawab caisar.


Rio langsung turun dengan menggunakan payung.


"Pak ada apa"tanya Rio setelah mendekat dengan tiga orang itu.


"Ada pohon tumbang" Kendaraan tidak bisa lewat," seluruh jalan tertutup dengan pohon itu ," sebaiknya mas,tunda saja perjalanan nya!" Ucap warga itu.


Apa tidak ada jalan lain selain ini pak," tanya Rio.


"Tidak ada Mas,ini jalan satu_satunha jalan penghubung antar desa ,"jawabnya.


"Ngomong-ngomong mas nya mau kemana!" tanya warga itu.


'Saya mau ke desa A Pak," jujur Rio.


Wahhh...desa itu masih jauh mas Dari sini, Sahutnya.


"Begitu ya.


,kalau begitu saya permisi pak," Ucap Rio yang langsung kembali ke mobil.


"Gimana," tanya Caisar.


"Kita sekarang gak bisa lewat tuan ,"Ada pohon yang tumbang yang menutupi seluruh jalan..sahut Rio.


Terus gak ada jalan alternatif yang bisa di lewati",Sahut Caisar.


"Kata warga itu tidak ada tuan,karena ini jalan satu-satunya jalan penghubung antar desa dan katanya kalau mau ke desa itu masih sangat jauh,"Ucap Rio.


"Terus kita bener-bener tidak bisa lewat," Tanya Caisar yang memastikan lagi.


"Arrgghh....Caisar memukul dasbor mobil itu.


"Terus gimana ini tuan,"tanya Rio dengan hati-hati.


Pulang lah," mau gimana lagi,"jawab Caisar dengan lesu.maaf Nad aku belum bisa menemui mu,"batinnya.


"Tuan,kalau boleh tau ,seberapa penting wanita itu buat tuan," Maaf jika saya lancang," Ucap Rio yang kembali mengemudikan mobilnya.


"Sangat-sangat penting bagi hidupku,Dia sudah banyak berkorban untuk diriku," jawab caisar.


Kalau dia penting bagi hidup tuan,lalu kenapa taun tidak Ajak saja dia tinggal di kota.tanya Rio.


"Aku belum siap,jika dia tau siapa aku yang sebenarnya," Jawab Caisar.


"Terus apa rencana tuan selanjutnya," Tanya Rio.


Aku akan tetap mempertahankan pernikahan ku dengannya, jawab Caisar.


CEKITT...


Rio menginjak pedal rem secara mendadak.


"Maksud Tuan,Tuan sudah menikah dengan wanita itu," Rio berharap jika dirinya salah mendengar.


"Iya memang Kenapa," ada yang salah," jawab Caisar.


"Bukan begitu,tapi apa tuan dan nyonya akan setuju.


"Aku sedang memikirkan cara itu," Sahut Caisar.

__ADS_1


"Lalu bagaimana kalau tuan tinggal ke Jepang besok," tanya Rio.


,Aku juga tidak tau, makanya aku berharap malam ini bisa ketemu denganya.Namun harapanku tinggal harapan.Ucap Caisar.


Bagaimana kalau kita suruh saja sih alexs untuk pergi ke desa itu dan menjemput istri tuan, ide Rio.


"Ide bagus," kita pergi ke markas sekarang," Sahut Caisar.


Nada yang bertekad untuk menelfon suaminya terlebih dulu.ia segera pergi ke bukit untuk mendapatkan sinyal,"


Berulang kali Nada mengatur nafasnya agar tak gugup.


"Ha-halo," Ucap Nada saat telfonya terangkat.


Alexs yang Nerima telfon itu menyeritkan dahinya.Dirinya heran dengan suara yang lembut itu.


Halo,Ulang Nada.


Iya halo ,siapa,"Ucap alexs.


Emmm...bisa bicara dengan mas tama.jawab Nada.


Alexs semakin manautkan kedua alisnya.ia segera melihat nomor yang telah menelfonya.


Bidadari,"Batinya.


Alexs langsung teringat akan ucapan sang bos.


"Maaf Tama tidak ada di sini.Ucap alexs.


Oh...begitu ya," Sahut Nada.


"Nanti saya sampaikan jika kamu nelfon dan mencarinya," ini dengan siapa",Alexs memancing karna penasaran dengan wanita ini.


"Bilang saja dari Nada.Kalau begitu saya tutup telfonya., Ucap Nada yang tanpa menunggu jawaban dari Rio.


"Nada sedih kecewa karena tidak bisa bicara dengan tama.


Sedangkan alexs menatap ponselnya dengan heran .


Dari suaranya saja begitu indah,apa lagi orangnya,pasti dia sangat cantik sekali,"puji alexs.


tiba-tiba Caisar dan Rio muncul.


Siapa yang kamu bilang cantik,Caisar datang dan berdiri di belakang alexs.


"Kebetulan bos datang,panjang umur bos?" Ucap alexs.


Bidadari baru saja telfon bos ,"Alexs menyodorkan ponselnya ke sang bos.


Nada , Ucapnya dan langsung menyahut ponsel Alexs.


Caisar langsung menelfon nomor nada.


"Ayo dong Nad angkat ,Gumamnya.


berkali-kali Caisar menghubungi nomor nada tapi nomor tersebut sulit di hubungi.


" Lagi-lagi Caisar di buat kecewa lantaran nomor nada tak bisa di hubungi.


"Nad apa kamu sudah pergi!" dari bukit itu sehingga nomor mu tak bisa di telfon,gumamnya.


Nada sayang...maafkan aku,besok aku harus pergi ke Jepang," tapi aku janji tidak akan lama," dan aku juga janji?' kalau pekerjaanku di Jepang sudah selesai pasti aku akan segera menjemputmu dan membawamu ke kota,"pamit Caisar dalam hati.


"Lex aku ada tugas untukmu,"tolong kamu pergi ke desa itu dan temui istriku,"karna besok saya harus berangkat ke Jepang .Ucap Caisar.

__ADS_1


"Baik bos,saya akan pergi ke desa itu dan nemui istri bos?"Sahut alexs.


__ADS_2