Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
membelikan ponsel baru


__ADS_3

Ayo ma,itu pesawat kita," ajak Irfan kala mendengar pengumuman jika pesawatnya akan segera berangkat.


Di saat mama dan papa nya berlibur di pulau dewata Bali ,Caisar yang sudah mengatur semua itu bertujuan supaya dirinya bisa selalu bersama dengan Nada.


Mas apa yang bisa aku lakukan di sini," tanya Nada.


"Kamu duduk manis saja di situ sayang,tunggu mas menyelesaikan ini semua," jawab Caisar yang kembali fokus ke pekerjaannya.


"Aku tidak bisa kalau hanya berdiam diri saja mas," ah aku akan bersihkan ruangan ini,"Ucap Nada.


Apa kamu bilang.


Kamu itu istriku ,dan bukan tugasmu untuk mbersihkan ruangan ini,aku sudah mempekerjakan OB untuk tugas yang satu itu," sahut Caisar..


Terus aku harus apa dong," tanya Nada.


Bukanya tadi kamu beli buku ," Nada mengangguk.,belajarlah dengan buku itu sambil menungguku ," perinta caisar.


Iya mas," sahut Nada yang menuruti omongan suaminya.


Lalu Nada membuka buku dan membaca nya ,suasana di dalam ruangan itu menjadi hening ,Nada fokus dengan bacaan bukunya dan Caisar fokus pada pekerjaannya.


Hampir tiga jam Nada membaca bukunya,Lalu Nada menutup buku nya ,karna sudah terasa pegal ,tapi tidak dengan Caisar masih terlihat fokus ke layar laptop.


Nada bangkit dari duduknya dan menghampiri suaminya.


Mas masih belum selesai,"tanya Nada yang berdiri di belakang caisar dengan tangannya yang memijat pelan pundaknya.


"Sayang ,Kamu sudah selesai baca bukunya, tanya caisar yang menarik sang istri dan membawanya di pangkuannya.


Sudah mas,"jawab Nada.


Apa masih lama mas ! Tanya Nada yang melirik ke layar laptop sang suami.


Kurang sedikit lagi sayang ,tunggu bentar ya,Caisar pun langsung menyelesaikan pekerjaan nya dengan hitungan menit,karena memang kurang sedikit lagi.


Udah beres sayang," Ucap Caisar yang menutup laptop.


Mas akan mengajak mu ke suatu tempat," Ucap caisar sambil mencium pipi sang istri.


Kemana mas," tanya Nada.


"Nanti juga kamu akan tau sendiri sayang ,ayok," Ajak Caisar yang bangkit dari tempat duduknya dan menggandeng tangan sang istri.


Caisar dan Nada meninggalkan kantor.


DI RESTORAN


Caisar membawa Nada ke restoran mewah.


"Duduk sayang," Caisar menarik kursi dan mempersilahkan istrinya untuk duduk.


Terimakasi mas," Ucap Nada.


Tak lama saat mereka duduk,seorang dua pelayan restoran itu datang dengan membawa baki yang penuh dengan pesenam Caisar.


Silahkan Nona dan tuan ini pesenannya ," Ucap pelayan.


Terimakasih," jawab Nada tersenyum manis.


Whaiters tersebut pun tersenyum juga ,setelah itu pergi.


Ya,ampun banyak banget mas,"ucap Nada.


Enggak kok sayang,ayo di makan?ucap Caisar.

__ADS_1


"Ini bagai mana cara makannya ,"aku baru pertama kali melihat dan memakan ini,jujur Nada kala melihat daging steak di hadapannya.


"Sini biar mas ajarin''dengan telaten Caisar mengajari Nada cara memotong steak itu,dengan cepat NAda bisa memahami apa yang caisar ajarkan walaupun masih terlihat kaku memegang pisau dan garpu.


Mas suapin ya sayang.


Nada mengangguk sebagai jawabannya.


Kita keluar ya dari restoran ini," Ucap caisar.


"Kemana mas?tanya Nada.


"Masih ada satu tempat yang kita kunjungi ,"ucap caisar yang menggandeng tangan Nada saat keluar restoran.


Akhirnya mereka berdua bergandengan tangan pergi dari dalam restoran tersebut,Caisar dan Nada menuju parkiran.


Caisar pun membukakan pintu untuk Nada,setelah Nada masuk ia lekas berputar dan masuk ke bangku pengemudinya,Caisar mulai menghidupkan mesin mobil dan mengendarai dengan kecepatan sedang.


Tanpa Caisar sadari Siska melihat mereka yang begitu mesra.


"Siapa wanita yang bersama caisar itu," Ucap Siska kalah melihat Caisar menggandeng tangan seorang wanita begitu mesra.


Dalam perjalanan.


"Kenapa ngelihatin mas kaya gitu sayang," Tanya Caisar dengan fokus meenyetir.


Ahhh,gak mas siapa yang ngelihatin,elak Nada.


"Kenapa sayang,ada yang mau kamu omongan sama mas," tanya Caisar.


Gak mas,kita mau kemana sih mas," tanya Nada.


Aah,istriku pintar sekali mengalihkan pembicaraan.


Entar juga kamu tau sayang," ucap Caisar.


Tu kan istri mas natap mas lagi," Ucap caisar yang fokus menyetir.


"Emang gak boleh natap suami sendri,dari pada natap cowok lain coba!Ucap Nada.


Ehhh jangan macem-macem ya,mata kamu hanya boleh natap mas doang,"sahut Caisar.


Iya-iya mas,"jawab Nada.


Singkat cerita,kini Nada dan Tama sudah sampe di mall ,sejenak Nada melihat sekeliling dari dalam mobil.


Sudah sampe sayang,ayok turun," Ucap Caisar.


Mereka berdua turun," dan masuk ke dalam mall tersebut.


Caisar mengajak Nada ke tempat toko ponsel yang terkenal di kota itu.


Mas mau beli hape ," tanya Nada.


Bukan mas yang mau beli,tapi kamu," jawab caisar.


Ayok pilih sayang mana yang kamu suka ," Ucap Caisar.


"Aku bingung mas mau pilih yang mana," jawab Nada.


Mas,berikan ponsel pengeluran terbaru," pinta caisar kepada penjaga toko.


"Yang ini tuan," penjaga toko itu memberikan ponsel dengan logo buah apel yang bekas di gigit.


"Oke ambil yang ini," kata caisar ,sedangkan Nada masih sibuk melihat ponsel yang sekiranya ,cocok denganya.

__ADS_1


"Ini tuan!penjaga toko itu menyerahkan ponsel dan kartu Caisar.


"Sayang ayok kita pulang?Mas sudah mendapatkan untuk mu," Ucap Caisar yang menunjukan ponsel itu ke Nada.


Mas pasti ini sangat mahal harganya,apa kita tukar saja,"Ucap Nada.


Berapa pun Harga nya mas akan beli untuk istri mas yang sangat berharga ini," jawab Caisar.


Di restoran ,Siska sedang menghubungi kakaknya Evan.


"Halo,kak ,,.. barusan aku melihat Caisar dengan perempuan ,dia begitu mesra dengan perempuan itu, Siska mengadu dengan Kakak sepupunya.


"Aku gak mau tau ya kak,pokoknya Kakak harus bantuin aku untuk mendapatkan hatinya lagi," Ucap Siska dari telfon.


Kamu kirim lokasi kamu sekarang ,biar kakak kirim ke anak buah kakak ke sana ,kakak masih ada urusan penting ini," sahut Evan.


Oke, Siska mengrimkan lokasinya dan langsung mematikan telfonya.


Evan langsung menghubungi anak buahnya.


Anak buah caisar langsung bergerak.


Di perjalanan pulang menuju rumah ,tiba-tiba ponsel caisar berdering.


Halo lexxs," Sapa Caisar.


"Siapkan senjata mu bos?Ada mobil yang mengejar mobil bos," jelas alexs ,caisar pun menoleh ke belakang dan benar ada dua tiga mobil yang berusaha mengejar mobilnya.


"Sial,! umpat caisar.


"Lebih cepat lagi rel ,"perintah Caisar kepada sang sopir.


"Siap Tuan," mobil itu melesat lebih cepat.


DORR..


Tembakan itu mengenai kaca belakang mobil caisar ,untung saja seluruh body mobil caisar memiliki lapisan ati peluru,termasuk kacanya ,sehingga kaca itu hanya terlihat retak.


Aaarhhh,jerit Nada kaget,dengan tangan yang ia gunakan untuk menutupi telinganya.


"Menunduk sayang," pinta caisar yang mengambil pistol dari saku dalam jasnya ,begitu juga sang sopir yang bersiap dengan senjata apinya.


Nada terkejut saat suaminya dan sopir memegang pistol,matanya membelalak gak percaya.


DORR..DORR.. Caisar melepaskan dua tembakan ke mobil yang berusaha mengejarnya.


"Sial,mereka sudah menyiapkan penyerangan ini ," Ucap caisar yang menyadari jika jalan tiba-tiba sepi hanya mobil dan tiga mobil yang berusaha mengejarnya.


DORR....


Kaca samping kiri mobil Caisar tertembak.


DORR...DOOR ....DORR ...DOOR...Terjadilah aksi tembak dengan caisar yang fokus ke sebelah sopirnya fokus ke mobil musuh sebelah kanan.


"Ya Allah ,lindungi lah aku dan suamiku," doa Nada dari dalam hati.


Bonus visual


Caisar aditama Marley



Nada Andita


__ADS_1


__ADS_2