Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
mengunjungi pusat oleh oleh


__ADS_3

Micko yang di Landa musibah itu terus berpikir bagaimna caranya supaya uang itu kembali kepadanya.Senys kariawan kantornya kena amuk olehnya.


Tika,mana Rendi?" tanya nya kepada sekertaris nya.


Pak rendi ada di ruang pemasaran," jawabnya.


"Panggil dia untuk menghadap ke saya?" sahut micko.


"Baik pak?" Ucap Tika yang bangkit dan memanggil Rendi.


"Aku harus menemukan orang yang telah merampok ku,bagaimna pun caranya?" gumam micko.


"Permisi tuan," Ucap Rendi yang masuk ke ruangan micko.


Saya mau kamu cari orang untuk mengusut kasus ini?" pinta micko yang to the point.


Maksud tuan Micko,detektif begitu," tanya Rendi untuk memastikan perintah bosnya sebelum melangkah.


Terserah kamu,mau detektif atau apa aja yang penting kita segera tau siapa pelakunya," sahut micko.


Saya ada satu kenalan yang mungkin bisa membantu kita tuan," Ucap Rendi.


"Coba kamu hubungi dia?" perintahnya.


"Baik tuan?!"sahut Rendi.


Masih di tempat yang sama Rendi nenghubungi orang yang ia maksud ,Rendi juga meminta agar orang itu untuk menemui bosnya hari itu juga.


Baiklah saya tunggu?" Ucap Rendi sebelum mengakhiri telfonya.


"Bagaima apa kata dia? tanya micko yang penasaran.


"Dia akan datang kemari tuan?" jawabnya seraya menyimpan ponselnya kembali.


"Bagaimna pembangunan hari ini ",tanya micko lagi.


Masih berlanjut tuan,proyek masih ada stok barang bisa di gunakanl," jelasnya.


"Utus pemegang proyek itu untuk mengurangi bahan-bahannya", perintah micko.


"Tapi tuan itu sangat berbahaya ," sahut Rendi


Jangan membatah ,lakukan saja apa yang saya perintah," bentak micko.


Tapi tuan...


Lakukan perinta ku atau mau saya pecat?" potong micko.


Iya-iya tuan saya akan memberitahuk pemegang proyeknya," sahut Rendi yang menurut lantaran tak ingin kehilangan pekerjaan.


Minimal dengan mengurangi bahan-bahanya ,pembangunan tetap berjalan sampai tuan Mario memberi suntikan dana lagi?" gumam micko setelah Rendi keluar dari ruangannya.

__ADS_1


Tepat di jam dua siang ,orang yang di telfon oleh Rendi itu datang ke kantor micko.


"Ada yang bisa saya bantu tuan",tanya pegawai Resepsionis itu.


" Saya sudah membuat janji dengan saudara rendi,apa dia ada di tempat," sahutnya.


Oh..pak rendi ada di ruangannya ,silahkan tuan naik ke lantai tiga ,di sana ada empat ruangan ,dan ruangan pak rendi ada di nomor dua dari sisi kanan," jelas nya yang mendapatkan anggukan dari dua pria itu.


Permisi," ucapnya yang mengetuk ruang kerja Rendi.


Masuk",sahutnya.


Pintu itu terbuka lebar tampaklah dua orang pria yang ia kenali.


"Akhirnya kalian datang juga?" Ucap Rendi yang bangkit dari kursi kerjanya.


"Ada masalah apa sehingga kamu memintaku untuk datang kemari ?" tanya salah satu pria itu.


"Duduk dulu," Rendi mempersilahkan tamu nya untuk duduk.


"Bukan aku yang ada masalah,tapi atasan ku ,pemilik perusahaan ini kemaren mengalami perampokan ," jelas Rendi m.


Lantas kedua pria itu saling pandang saat mendengar penjelasan dari Rendi.


Di Prancis


perampokan yang di alami oleh micko telah terdengar di telinga caisar ,pria tampan yang sedang melakukan honeymoon itu tengah membaca berita digital dari ponselnya ,seketika kening nya berkerut.


"kenapa mereka tidak memberi tahuku tentang rencana nya," gumam Caisar.


"Tidak apa-apa ,ini ada berita pengusaha di rampok," jawab Caisar.


"Di rampok tapi orang nya selamatkan," tanya Nada.


Caisar langsung memperhatikan istrinya yang menunggu jawaban darinya..


"Orangnya sih tidak papa ,hanya dia mengalami kerugian hingga ratusan milyar", jawab Caisar yang terus memperhatikan perubahan wajah dari sang istri.


Syukurnya kalau orang tidak papa,biasanya kan ada tu perampok yang tidak puas setelah mengambil harta bendanya ,lantas mereka membunuh korbanya ," Ucap Nada yang raut wajahnya berubah datar.


"Kamu harus hati- hati mas para perampok itu pasti mengincar orang-orang yang mempunyai banyak uang seperti kamu ini," Ucap Nada.


Iya sayang," Ucap Caisar yang memberi usapan lembut di kepala sang istri.


"Pengusaha,pejabat dan orang-orang yang memiliki kekayaan yang berlebih itu selalu menjadi incaran para penjahat,semoga saja suami ku ini terhindar dari hal-hal buruk seperti itu," Ucap Nada yang menyandarkan kepalanya di pundak suami ,ia tampak menghawatirkan suaminya.


" Amin?" sahut Caisar.


Rencana liburan serta bulan madu yang di agendakan selama satu Minggu itu berubah menjadi lima hari.


Selain caisar ingin segera menemui micko ,Nada juga akan segera daftar kuliah.

__ADS_1


Nada mengemasi semua pakaian nya ," Mas kita lupa belum beli oleh-oleh buat orang rumah," Ucap Nada.


"Kita berangkat masih nanti malam ,jadi kita masih ada waktu untuk belanja oleh-oleh ," sahut Caisar yang memeriksa jadwal penerbangan lewat aplikasi di ponselnya.


Caisar dan Nada mengunjungi pusat oleh-oleh yang terdekat dari hotel tempat mereka menginap.


"Sayang kamu gak marah kan jika kita berliburnya cuman lima hari saja",tanya Caisar.


"Enggak papa Mas",jawab Nada yang sibuk memilih cedera mata untuk orang rumah.


"Mas janji akan mengajak mu jalan-jalan lagi," Ucap Caisar.


Janji ya,tapi tunggu anak kita lahir dulu,baru kita jalan-jalan berempat," sahut Nada.


"Tentu sayang ,Mas jadi gak sabar rasanya menanti sih kembar terlahir di dunia ini," Timpal Caisar.


"Sabar Mas ,semua itu sudah ada waktunya ," Ucap Nada sambil tersenyum.


Setelah selesai belanja mereka kembali ke hotel untuk beristirahat.


Tepat pukul sembilan malam waktu Prancis mereka bertolak ke Indonesia ,sepanjang penerbangan Nada memejamkan matanya ,dirinya takut pusing lagi sama seperti saat itu berangkat.


Di Indonesia ,kasus yang di alami oleh micko itu masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian,penyamaran yang di lakukan oleh alexs dan anak buahnya berhasil mengelabuhi polisi,buktinya tak ada satu pun polisi yang mencurigainya.


jika polisi saja gagal untuk menemukan pelaku perampokan itu,apa lagi orang suruhan Rendi.


"Aggggrrhhh.....teriak micko sembari melempar berkas laporan pembangunan yang terhenti karena bahanya sudah habis.


"Kenapa semua tidak becus mencari perampok yang hanya tiga orang saja?! omelnya.


"Bagaimna dengan orang yang kamu sewa kemaren?"tanya micko kepada Rendi.


"Masih belum ada kabar tuan," jawabnya.


"Agggrrhh...


Terpaksa dong aku harus menggunakan uang pribadi untuk meyakinkan tuan Mario," gumamnya sambil memikirkan sesuatu.


Di saat micko berpikir tuba-tiba ponselnya berdering.


"Tuan Mario," gumamnya yang lirih.


Setelah mengatur nafas dan juga suaranya,barulah ia jawab panggilan telfonya dari Mario itu.


"Halo tuan Mario?" Ucapnya.


"Halo tuan Micko! anda ada di mana ini?saya sekarang ada di proyek yang sedang anda kerjakan," sahut Mario.


''Kenapa taun tidak memberi tahu ku dulu kalau anda ingin datang ke proyek ," tanya micko yang berusaha membongkar semua ide yang tersimpan di dalam otaknya.


"Oh..ini kebetulan saya lewat daerah sini ,jadi saya mampir saja," jawab Mario yang berbohong ,sebenarnya dia tidak ada tujuan untuk ke mana-mana Mario murni ingin melihat pembangunan yang di kerjakan oleh perusahaan micko.

__ADS_1


" Ini memang tidak ada aktifitas ya tuan," tanya Mario.


"Emmm,..iya tuan Mario ,untuk hari ini saja para pekerja saya liburkan ,kasihan kan mereka-mereka juga butuh waktu libur untuk istrahat," jawab micko yang berbohong.


__ADS_2