
Belinda begitu sangat menyayangi menantu nya dan Belinda juga sangat bahagia apa yang inginkan selama ini tercapai menjadikan Nada sebagai menantunya.
Cai,buatkan susu untuk istrimu! Mama tadi sudah membelikan susu hamil untuknya,"Ucap Belinda.
"Kan ada bibik dan yang lain Ma? Tolak caisar.
Kamu itu cuman mau enaknya doang ya? Ucap sang mama.
"Mama tanya sama kamu ,Nada hamil gara-gara siapa ," Ucap sang mama..
Ya....gara-gara caisar,? Sahutnya lirih seraya menggaruk kepalanya.
"Maka dari itu buatkan susu untuk istrimu sekarang juga!" Sahut sang mama.
Iya-iya Ma? jawab caisar.
Ma,Nada tidak ingin minum susu," Ucap Nada dengan lembut.
Kamu harus minum susu sayang ,biar kandungan mu selalu sehat," Jawab Belinda.
" Cepat buatkan ,dan ingat mulai hari ini dan seterusnya kamu sendiri yang akan membuatkan istri mu susu," tegas sang mama.
Iya-Iya? sahut Caisar yang bangkit dari duduknya.
Nada membuang muka dengan tangannya yang ia gunakan untuk menutupi senyumnya.
Lihat saja ya,akan mas hukum nanti saat sudah berdua di kamar,' gumam Caisar yang sekilas melihat senyum sang istri.
Caisar yang tak pernah menyentu benda di dapur itu dengan sangat terpaksa harus membuatkan susu untuk istri nya.
Gimana cara bikinnya dan seberapa banyak susu nya? Gumam nya yang ragu untuk menyendok susu dalam wadah.dengan telaten Caisar membaca cara membuat saus dalam kardus kemasan itu,terlihat jika dirinya mengangguk paham.
" Pake air hangat? berarti aku harus merebus air terlebih dulu? Ucap caisar yang mengambil panci untuk merebus air.
Saat air sudah siap ,kini giliran dirinya yang kesulitan untuk menyalahkan kompor.
Gimana ini cara menyalahkan nya.
Ck,susah amat sih?Masih gampang saat menyalahkan api di rumah Nada,' Gumam caisar yang teringat akan dirinya yang tak mendapati kesulitan saat menyalahkan tungku di rumah Nada.
Tuan,"sapa bik Santi.
Bibik,tolong nyalahkan ini kompor ," Ucap Caisar.
"Begini tuan ,caranya,bik Santi menunjukan cara meyakahkan kompor kepada caisar.
Jadi cuman begitu ,ternyata gampang," Ucap caisar.
__ADS_1
" Mau bibik bantu tuan," tawar bik Santi.
Gak usah bik ,Caisar akan buat sendri susu buat istri caisar,' tolaknya.
Ya,sudah kalau begitu bibik permisi tuan," Ucap bik Santi.
Iya bik? sahutnya.
Di sisi lain Neneng yang sedang mengemasi barang milik Nada,Neneng menemukan kertas yang di rasa begitu penting.
Neneng keluar dari kamar tuanya dan turun ke bawa.
Nad,aku menemukan ini di bawa tumpukan baju-baju mu? Ucap Neneng seraya menyerahkan kertas itu kepada Nada.
Terimakasih Neng,ini sangat penting untuk saya," Ucap Nada saat menerima kertas itu.
" Kertas apa Nad," kepo Belinda.
Oh...ini Ma,karna Nada sama mas Tama hanya nikah siri ,jadi pak penghulu hanya memberi surat keterangan jika kami sudah menikah," jawab Nada dengan sopan.
Boleh mama lihat.
Silahkan Ma,Nada memberikan kertas itu kepada mama mertuanya.
Di dalam kertas tersebut tertulis jelas nama keduanya lengkap beserta nama walinya,mata Belinda membulat saat membaca mahar yang di berikan oleh Caisar kepada Nada.
Benar-benar tidak tau diri," Ucap Belinda.
"Kamu Diem aja sayang Mama akan beri pelajaran sama anak nakal itu?!Ucap Belinda.
Nada tidak perna mempermasalahkan soal mahar yang telah di janjikan Caisar jika dirinya sudah kembali ke kota.Nada juga tidak menagihnya kala tau Caisar ternyata anak orang kaya dan pengusaha yang sukses.
Namun berbeda dengan mama mertuanya yang tampak marah saat melihat di tulisan itu jika Caisar hanya memberi mahar sebesar lima pulu ribu rupiah.
"Benar-benar keterlaluan makinya.
Mama tenang dulu,ini semua keadaan yang mengharuskan kita untuk menikah sirih ," jelas Nada.
" Kenapa mama tiba-tiba marah ," tanya Nada dengan hati-hati.
"Bagaimna mama tidak marah ,ini masalah harga diri? Jawab Belinda.
Di dapur caisar perlahan menuangkan air panas ke dalam gelas ,setelah itu ia tambahkan dengan air dingin dan mengaduknya diirnya mencicipi rasa susu tersebut.
Enak,Ucapnya yang kembali menyedok susu itu.
Santi yang melihatnya.
__ADS_1
" Kalau tuan minum sendri itu susunya ,jadi kasian si kembar dong," celetuk bik Santi.
Hehe ,penasaran aja bik sama rasanya ,' sahutnya dengan cengar cengir.
Karna malu kepergok sama bik Santi ,maka caisar segera keluar dari dapur , bik Santi hanya menggelengkan kepalanya.
"Sayang susunya sudah jadi," Ucapnya dengan suara yang keras serta menuju ruang keluarga.
"Aduh,mas jangan kesini mama lagi marah? batin Nada yang menghawatirkan suaminya.
"Sayang ini susunya," Ucap caisar yang tidak menyadari jika mamanya sedang marah kepadanya.
"Makasih mas ," Ucap Nada.
"Bagus ya kamu ," Ucap Belinda yang begitu ngegas.
Ada apa sih Ma,marah-marah Melulu perasaan ," Ucap caisar.
"Ada apa kata mu!" sahut Belinda yang benar-benar marah.
"Apa kamu sudah jatuh miskin ,sehingga kamu hanya mampu memberi mahar kepada Nada sebesar lima pulu ribu saja," tanya sang mama yang membuat caisar kaget.
Saat caisar menatap istrinya untuk mencari jawaban ,istrinya hanya menjawab dengan sebuah lirikan yang di tunjukan kertas yang di pegang oleh mama mertuanya.
Ma,caisar bisa jelaskan," Ucapnya.
Jelaskan apa bikin malu saja ," sahutnya.
"Ada apa sih Ma' marah-marah terus dari tadi ," Irfan menghampiri istrinya kala mendengar suara nya yang keras.
Nih,papa lihat," Belinda memberikan kertas itu ke suaminya.
Di situ tertulis jika caisar anak mu menikahi Nada hanya dengan mahar lima pulu ribu rupiah," lanjutnya.
Irfan yang membaca isi dari kertas itu pun lantas menggelengkan kepalanya.
"Benar-benar membuat malu keluarga ya kamu Cai?" Ucap sang papa.
Dengarkan caisar dulu Ma,pa," mohonnya.
Iya,Ma,pa dengarkan Mas Tama terlebih dahulu," sahut Nada,Nada juga tidak masalah dengan mahar yang di berikan mas Tama ,Nada ikhlas dan ridho.
Caisar akan jelaskan sama mama dan papa," Ucapnya.
""Bukan Caisar tidak mampu Ma,hanya saja kondisinya sangat mendesak dan tidak ada persiapan ,hanya uang lima pulu ribu saja yang tersisa di saku celana Caisar.Dompet dan semua isinya ikut terbakar di dalam mobil? jelas caisar.
" Coba kalau papa sendiri yang berada di situasi seperti itu ,apa yang akan papa lakukan! kita sama laki-laki bukan
__ADS_1
Caisar bisa apa selain memberi Nada mahar lima pulu ribu atau tidak sama sekali ,keadaannya sangat kacau dan ricuh ,warga menuduh kami berbuat mesum,mereka memaksa kami untuk menikah ,Jika kami menolak maka mereka akan menghakimi Nada,caisar tak tega melihat Nada yang di tarik paksa oleh warga ,tak ada cara lain selain untuk menikahinya di saat caisar gak punya apa-apa di sana.
Setelah menikah pun ,Caisar merasa tidak berguna sebagai seorang suami ,kondisi caisar yang belum sehat,harus duduk manis di rumah dan membiarkan istri caisar bekerja ,caisar memang punya banyak harta di kota ,tapi saat itu Caisar mendadak menjadi orang kere ,menjadi orang yang tak berguna ,percayalah sama caisar jika caisar juga membenci situasi seperti itu ,situasi yang Caisar sendiri pun tidak bisa memilih ," jelas caisar di akhir kalimat dirinya memeluk sang istri.