
Pesawat yang mereka tumpangi itu mendarat di bandara Charles de Gaulle pukul tiga waktu setempat ,Nada yang baru saja turun dari pesawat itu langsung mencari toilet.
Keluar dari toilet dengan wajah yang pucat ,membuat caisar khawatir.
"Sayang kamu pucat sekali," Ucap caisar yang menuntun istrinya untuk duduk.
Nada menyadarkan kepalanya di pundak suami.
"Apa tempat nginap kita masih jauh dari sini," tanya Nada.
"Enggak kok sayang," jawab Caisar.
"Kenapa?"tanya Caisar yang yang mengusap rambut sang istri.
"Aku ingin cepat istrahat Mas," jawab Nada.
Ya,sudah ayo? kamu masih kuat gak untuk jalan sendiri.
"Atau mau aku gendong?
"Enggak usah Mas,aku masih kuat kok untuk jalan jalan keluar.
Nada dan Caisar keluar dan udah di sambut sama supir ,mereka menuju hotel di mana mereka akan menginap selama tinggal di Prancis.
Tanpa mengganti pakaiannya,Nafs langsung merebahkan diri di atas pembaringan yang berukuran king size.
Caisar menggelengkan kepalanya ,ia merasa kasian melihat istrinya yang tak berdaya.Caisar membongkar isi kopernya sendiri ,mencari baju ganti untuk dirinya dan sang istri.Seteksh mendapatkan apa yang ia cari,lantas ia segera menuju kamar mandi.
Setelah dirinya selesai membersihka diri ,baru lah ia menggantikan baju sang istri.
"Mas,"Ucap Nada yang terusik tidurnya karena tangan Caisar membuka kancing baju.
"Maaf saya b ,Mas hanya ingin membantu mu mengganti baju saja," Ucap Caisar.
Nada bangun dan duduk,aku bisa sendiri Mas? Ucapnya yang meraih piama dari tangan suaminya.
"Seharusnya aku yang melayani mu Mas,bukan kami yang melayani ku?"protes Nafs yang tanpa rasa malu membuka bajunya dihadapan suaminya.
Tidak begitu,kita ini kan suami istri ,sudah seharusnya saling melayani ,jika kamu sakit atau tak enak badan seperti ini,sudah tugas dan kewajiban Mas untuk melayani dan merawat mu," Ucap Caisar yang tidak berkedip.
Kala melihat sang istri yang hanya memakai bra.
"Terimakasih Mas,Mas sudah begitu sayang dan perhatian kepadaku.tapi pandangan mata Mas itu biasa saja jngan seperti itu?"Sahut Nada yang dengan cepat memakai atasan dari piama itu sebelum dirinya menjadi santapan sang suami.
Mana bisa! mas ini tak bisa menolak pandangan indah yang ada di depan mata," sahutnya.
Dasar suami mesum," sahut Nada.
"Mesum dengan istri istri sendiri gak apa kan," tanya caisar dengan menaik turunkan alisnya.
"Ya...ya..ya ,asal jangan dengan wanita lain saja," jawabnya.
"Sebelum tidur ,minumlah vitamin terlebih dulu?"Ucap Caisar yang mengambilkan vitamin dan air minum.
__ADS_1
Terimkasih Mas?"Ucap Nada setelah menelan vitamin itu.
Tidurlah ,supaya esok kita bisa jalan-jalan ?"Ucap Caisar yang menyelimuti tubuh isterinya.
Di saat istrinya tidur,Caisar mengecek email dari ponselnya,walaupun sedang berlibur ,tapi ia tak bisa meninggalkan pekerjaan begitu saja ,walaupun urusan kantor sudah di serahkan ke Mario ,tapi ia akan tetap memantaunya dari jauh.
Rasa laper mengusik tidurnya sehingga Nada terbangun.
"Sayang kamu bangun",tanya Caisar yang mendekat ke pembaringan.
Jam berapa sekarang Mas," tanya Nada sambil mengusap matanya.
"Masih jam tuju," jawab Caisar.
"Perutku laper Mas," Ucap Nada.
"Mas pesankan makanan dulu ya?"sahut Caisar yang menuju telfon di kamar hotel.
"Sabar ya sayang,sebentar lagi makanan nya akan di antar ke sini," Ucap Caisar yang kembali ke tempat tidur.
"Mas pesan apa," tanya Nada.
"Sup a I'oignon,confit de canard dan creme brulee,minumnya Mas pesan ,orange jus," jawab caisar.
Pengen nyobain makan-makanan luar negri apakah cocok di lidahku," Ucap Nada.
Tak berselang lama ,seorang pelayan hotel mengetuk pintu,ketika caisar membukakan pintu ,dua orang berseragam putih hitam itu masuk dengan mendorong troli.
"Ayo sayang di makan,jangan di lihatin Saja," Ucap caisar yang mulai memakan sup a I'oignon.
"Nada mencicipi makanan tersebut.
"Rasanya aneh ," Ucap Nada yang langsung mengambil air putih untuk ia minum.
"Kalau kamu gak mau makan ini,kamu makan apa," kasian adek di dalam sini,"Ucap caisar yang mengusap perut sang istri.
"Tapi itu rasanya sangat aneh Mas," sahut Nada.
"Ya,sudah kamu mau makan apa sayang,biar Mas pesenin lagi.
"Aku pingin makan nasi goreng saja mas yang cocok dengan lidah kampungku ini," Ucap Nada.
Caisar tersenyum ," ya sudah Mas pesakan dulu ya",Ucapnya yang bangkit dari duduknya seraya mengacak-acak rambut sang istri.
Hari pertama ke Paris mereka mengunjungi ikon dari kota itu yang terkenal dengan menara Eiffel nya.
"Wah ...ini indah banget Mas," Ucap Nada yang menatap kagum akan menara itu.
''Kamu suaka sayang?" tanya caisar yang menggandeng tangan istrinya,mereka berjalan untuk lebih dekat lagi.
"Suka Mas," jawabnya.
"Jika sebelumnya aku hanya melihat dari televisi atau gambar saja,kali ini aku bisa melihatnya secara langsung," jelasnya.
__ADS_1
Syukurlah kalau kamu suka sayang," sahut aciar ,senyum caisar tak pernah pudar kala melihat raut wajah snag istri yang begitu bahagia.
"Mas,kita foto yuk," Ucap nya.
"Ayo sayang," Ucap caisar yang langsung merangkul istri nya dan mengarahkan kamera ponselnya.mereka Selfi dengan berbagai macam gaya,ada yang hanya senyum biasa,ada juga yang berpose konyol dan lucu.
"Mana lihat hasilnya," Nada meraih ponsel dari tangan suaminya.
Haha..lihat ini sangat lucu," Ucap Nada.
Foto kan lagi Mas,aku ingin foto sendiri," pintanya.
"Baiklah ,berpose yang bagus ya," sahut caisar yang sudah bak fotografi profesional saja ,mengarahkan istrinya untuk bergaya begini dan begitu.
Setelah mengunjungi menara Eiffel,mereka singgah sebentar di sebuah kedai minuman yang tak jauh dari tempat itu.
"Setelah ini kita mau ke mana," tanya Nada yang meminum orange jusnya.
"Mas akan mengajak mu naik perahu,jadi setelah ini kita ke sungai saine," jawab caisar.
"Jauh dari sini Mas," tanya Nada.
"Tidak sayang," sahut caisar.
"Kamu nanti bisa melihat keindahan menara Eiffel itu dari perahu," jelasnya.
Benarkah," caisar mengangguk.
Dengan menyewa perahu caisar dan Nada mengelilingi sungai itu.
"Benar-benar sangat indah?"Puji Nada yang menikmati perjalan di atas perahu,Nada yang duduk bersanding dengan caisar itu menyemdekan kepalanya di pundak suami.
Setelah berkeliling sungai saine.Merka menuju musium Louvre,musium Louvre adalah salah satu tempat wisat faforitd di parau yang terkenal dengan piranidanya yang ikonik.
Nada duduk di bangku yang terletak di luar musium itu ,kehamilannya membuat dirinya Mudha lelah..
"Capek sayang ," Ucap caisar yang berjongkok di hadapan sang istri.Nada hanya menjawab dengan anggukan kepala.siapa sangka caisar memijat kaki sang istri di tempat umum.
"mas enggak usah," Ucap Nada yang berusaha menarik suaminya supaya bangkit.
"Gak papa sayang ,suapaya capeknya cepat hilang.
"Mas gak malu di lihatin banyak orang begitu," tanya Nada.
"Enggak ngapain harus malu," jawab Caisar yg yang bodo amat dengan orang lain.
Kita Kemabli ke hotel saja yuk Mas,jalan-jalan nya kita lanjutkan besok," ajak Nada.
Benaran kamu mau kembali ke hotel",Tanya Nada.
"Iya Mas aku sudah capek," jawabnya.
"Ya sudah ayok," ajak caisar yang bangkit dari jongkoknya.
__ADS_1