Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
134


__ADS_3

Caisar yang tidak mau istrinya pergi dia menondongkan pistol ke dirinya sendiri.


"Jika kamu bermain Pergi dariku maka bersiaplah untuk melihat jasadku?" Ucap Caisar yang menodongkan pistol ke kepalanya sendiri,seketika Nada membulatkan matanya.


"Jangan gila kamu mas!" Nada berusaha meraih pistol itu,namun caisar segera menghindar.


Aku memang gila karena mu Nada! lakukan jika kamu ingin meninggalkan lakukan! sejangkah langkahmu keluar dari sini,maka....


"Cukup mas?' jangan lakukan hal bodoh mu itu,aku hanya ingin pulang," sahut Nada.


"Pulang denganku.


"Aku mau sendiri," sahut Nada.


Oke..


"Lexs?" Caisar keluar dari kamar itu dan memanggil orang kepercayaannya.


'Ada apa bos?" tanya alexs yang langsung datang menghampiri.


"Tolong antar istriku pulang,pastikan dia sampai di apartemen dan tunggu aku sapai pulang! aku akan menyelesaikan urusan dengan micko," ucapnya.


"Baik bos," sahutnya yang melirik ke dalam kamar ,tak lama dari itu Nada pun keluar.


"Kamu akan di antar alexs.aku akan mengikuti kalian dari belakang," Ucap caisar.


Tanpa menjawab atau merespon ucapan sang suami ,Nada langsung saja keluar dari kamar itu.


Hati-hati lexs," ucap Caisar saat mobil itu perlahan pergi.


Setelah menghantarkan istrinya hingga kedepan ,caisar kembali masuk kedalam rumah.


Plakk....


Caisar menampar farel,dasar tidak becus penjaga satu orang saja.


"Saya minta maaf bos ,saya telah lalai," sahut farel dengan kepalanya yang menunduk.


Tak ada gunanya kau minta maaf! sekarang istriku sudah tau semuanya," Ucap caisar yang berjalan menuju tempat di mana micko di sekap.


Brak......caisar menendang pintu itu jingga terbuka lebar.


"Cepat tanda tangani di sini?" Ucap caisar yang menyodorkan berkas serta bulpin ke micko.


'Aku tidak akan menanda tangani apapun yang kamu suruh?" tolak micko.

__ADS_1


"Mau lihat istrimu bebas dari tempat itu bukan?" micko pun mengangguk,maka dari itu cepat tanda tangani di sini," lanjut caisar.


"Janji kau akan melepaskan istriku?" tanyanya sebelum benar-benar menanda tangani berkas itu.


"Iya...aku akan bebaskan istrimu dan membawanya kesini untukmu," jawab caisar.


Tanpa ragu lagi micko pun menanda tangani berkas itu.begitu selesai tanda tangan ,barula ia paham setelah membaca sekilas dari dokumen itu.


"Sial,kau menipuku," murka micko.


Dengan cepat caisar menarik mundur berkas itu,di sini ada harta kakak ku yang sudah kau ambil bukan?jadi aku berhak mengambilnya lagi," tegas caisar.


Bajingan kau caisar! sialan?" maki micko.


Caisar menyunggingkan senyum dan melangka keluar.sebelum benar-benar keluar dari ruangan yang gelap itu ia berhenti dan memerintahkan anak buahnya.


"Jaga dia ,jangan sampai dia kabur,jangan beri makan dan minum," Ucap caisar kepada anak buahnya.


"Siap bos," sahutnya.


Caisar berjalan keluar dari rumah itu.


Nada yang kecewa dengan kenyataan yang ia lihat itu menolak pulang dengan suaminya dengan di antar alexs,Nada pulang ke apartemen ,sepanjang perjalanan Nada hanya diam dengan pandangan yang kosong.sesekali tangannya mengusap usap perutnya lamunannya itu di rusak oleh Alexs.


Nada yang tersadar itu menoleh keluar sesat.


'Saya tidak mau pulang ke tempat ini," Ucapnya.


"Lalu nona mau pulang kemana? ini tempat tinggal anda dan suami," sahut Alexs.


"Pokoknya saya tidak mau pulang kesini," sahut Nada yang enggan turun dari mobil.


"Baiklah ,saya akan antar nona kerumah tuan besar saja," Ucap Alexs yang kembali menjalankan mobil itu meninggalkan halamam depan gedung apartemen mewah itu.


"Bang alexs ,boleh saya tanya sesuatu," tanya Nada.


Tentu boleh nona,nona mau tanya apa," jawab alexs yang tetap fokus pada jalan.


"Apa kamu sudah lama ikut sama suamiku.


"Dulu ketua kami bos caisar tapi tuan Sean," jawanya.


"Lalu kemana tuan Sean?kenapa bisa di gantikan oleh mas Tama,"tanya Nada yang penasaran.


'Ceritanya panjang nona?" sahut Alexs dengan seulas senyum.

__ADS_1


"Tuan Sean sudah meninggal dunia ,setahun sebelum meninggal ,tuan Sean mengadakan sayembara ,di mana seyambara itu adalah mengalahkannya dalam pertarungan beladiri.


Selain untuk anak buahnya saat itu tuan Sean memang membuka untuk seyambara itu umum.Di saat akhir waktu yang sudah di tentukan ,tak ada satupun yang bisa mengalahkan tuan Sean,di hari-hari terakhir itu,tuan caisar datang dan secara terang-terangan menentang tuan Sean ,saya masih ingat hadia apa yang di minta tuan caisar saat Jika diirnya berhasil mengalahkan tuan Sean," jelas alexs yang menerawang jauh ke masa lalunya.


"Apa yang di minta mas Tama dari tuan Sean," tanya Nada yang semakin di runding rasa penasaran.


Waktu itu tuan caisar hanya ingin minat bantuan ke tuan Sean untuk membalaskan dendamnya terhadap laki-laki yang bernama micko ,karena micko lah tuan caisar terperangkap di dalam dunia mafia.


"Dendam,dendam apa yang kamu maksud.


"Tuan caisar memiliki dendam dengan micko,laki-laki uang sudah menghancurkan hidup kakaknya dan membuat nyonya besar depresi.


'Maksud kamu micko itu suami dari kak Mutia,"tanya Nada.


"Betul sekali nona.


"Setelah kematian kakaknya ,tuan caisar mempunyai janji jika akan membalaskan dendamnya untuk sang kakak dan keponaknya..


"Astagfirullah,mas Tama?" gumam Nada yang menggelengkan kepalanya.


"Sekarang nona sudah tau siapa suami nona,saya hanya berpesan kepada nona agar selalu tetap berada di sisi bos caisar," Ucap Alexs yang melihat Nada dari cermin tengah.


Nada hanya terdiam saat alexs memberi pesan.


"Bang tolong antarkan saya pulang ke desa saja,". pinta Nada padahal posisi mereka sudah sangat dekat dengan rumah tuan Irfan.


Saya tidak ingin menambah maslah dengan bos caisar nona.jika nona pulang ke desa tanpa ijin ,maka saya yang akan kena imbasnya ," tolak alexs yang menghentikan mobilnya secara mendadak.


"Kalau kamu tidak bisa,biar saya pergi sendiri," ucap Nada yang tanpa alexs sadari Nada sudah membuka pintu.


"Nona jangan turun dari mobil ,saya mohon," cegah alexs.


"Buat apa saya berada di sini Jika kamu tidak bisa menghantarkan aku kembali ke desa.


"Saya bisa menghantarkan nona kedesa ,tapi pikirkan nasib saya juga.Bos akan sangat marah jika tau nona tidak ada di kota ini,' jelas alexs.


"Saya ingin sendiri dan saya rasa di desa lah tempat yang cocok," sahut Nada.


Saya akan minta ijin kepada bos caisar terlebih dahulu," Ucap Alexs yang mengambil ponselnya.


Tidak perlu minta ijin sama mas tama ? tiba-tiba Nada menyahut ponsel alexs dan menonaktifkan.


'Kamu antar saya atau saya akan pergi sendiri.


Alexs dilema denagan pilihan yang rumit ,jika ia menuruti istri dari bosnya,maka dia akan kena marah,jika tidak di turuti maka takutnya istri dari bos nya itu berbuat nekat.

__ADS_1


__ADS_2