
"Kamu kemana sih sayang," Ucapnya yang cemas,sesaat pandanganya tertuju kesebuah bukit yang ada di belakang rumah Nada .seketika ia ingat jika istrinya senang melihat hewan kecil yang bisa menayalah itu.
"Bukit itu ,iya ...pasti dia ada di sana," gumamnya yang sedikit berlari untuk menuju bukit itu.
Kekecewaan kembali di alami oleh caisar,setibanya di atas bukit tidak ada satu orang pun ,dan itu membuat caisar tersada jika istrinya tidak kembali kedesa ini.
"Nada???.!!!! Caisar berteriak sekuat tenaga yang ia punya.
"Aku memang salah kepadamu,tapi tolong jangan hukum saku seperti ini Nada ? teriakan caisar yang sangat keras itu seakan terbawa eh angin malam dan di sampaikan kepada sang pemilik nama.
Nada yang saat itu tertidur tiba-tiba terbangun seperti ada yang memanggil.
_____________
Keesokan harinya caisar keluar dari desa itu itu dengan waja yang lesuh karena semalam tidak bisa tidur dengan nyenyak.
Tujuan caisar kali ini kembali pulang kerumah orang tuanya berharap istrinya sudah kembali kesana.
"Bik,bibik," panggil caisar yang baru datang.
"Iya tuan ada apa?" sahut bik Santi yang seperti biasanya jika pagi hari dirinya bertarung dengan peralatan dapur.
"Bik ,selain bibik dan pamam apa ada saudara Nada yang juga tinggal di kota," tanya caisar.
"Setahu bibik sih ,tidak ada ," jawabnya.
"Apa tuan belum menemukan Nada.
"Belum bik,"jawab caisar.
"Bibik juga baru tau tadi jika Nada pergi ,bibik minta maaf ya,tuan ,harap maklum karena masih terlalu dini untuk menjalani hidup rumah tangga," Ucap bik Santi.
"Bibik tidak perlu minta maaf,ini salah caisar,caisar lah yang menyebabkan Nada pergi Daru rumah," sahut caisar.
"Kamu sudah pulang cai," tiba-tiba mamanya datang ke dapur
"Mama," kaget caisar.
"Gimana? sudah ketemu," tanyanya sambil menuangkan air putih di dalam gelas.
"Belum ,ini caasar lagi tanya sama bibik ,siapa tau ada saudaranya yang juga tinggal di...
"Kalau belum ketemu kenapa kamu pulang," pitong sang mamah.
Mendengar ucapan mamanya membuat ia segera pergi lagi dari rumah itu,tanpa arah dah tujuan caisar mengintari seluruh kota hingga malam datang.
Dua hari sudah caisar seperti anak ayam yang kehilangan induknya,mecari sang istri kesana kemari dengan hasil yang nihil,dirinya memutuskan untuk kembali bekerja walaupun pikirannya masih bercabang ke mana mana.
"Pagi bos," sapa Mario yang hanya medapatakan anggukan kepala dari bosnya.
__ADS_1
Kedatangannya kekantor karena ada rapat penting dengan beberapa klien.
"Maaf ,sudah membuat anda menunggu," Ucap caair begitu masuk kedalam ruangan.
"Oh...tidak Maslaah tuan caisar," sahut salah satu Daru klienya.
"Hari ini ,rapat saya wakilka kepada asisten saya,saya sedang tidak enak badan," caisar membuat alasan suapaya tidak menghancurkan acara rapat penting itu.
"Iya tuan tidak Maslah ,Asal semua jelas," sahutnya.
Mario yang menggantikan posisi bosnya itu pun langsung memulai rapatnya,caisar yang hanya setengah fokus itu sesekali memijat pelipisnya yang tiba-tiba berdenyut.
Selama kurang lebih satu setengah jam ,akhitbag rapat itu selesai juga,caisar yang tidak lagi menahan rasa sakit di kepalanya itu segera kembali ke ruang kerjanya.
'Bos kenapa," tanya Mario.
"Tolong ambilkan saya obat sakit kepala," pintanya.
"Ini boss?! dengan cepat Mario mendapatkan obat sakit kepala.
Niat hati ingin memejamkan mata sesat agar rasa sakit di kepalanya segera hilang,namun tergganggu dengan suara ponselnya sendiri,caisar menatap layar ponsel itu dengan wajah yang malas dan marah.
"Yo,,kamu angkat telfon ini?'' perintahnya seraya melemparkan benda pipi ugh ke sang asisten.untung dengan sigap Mario cepat menangkapnya,sehingga ponsel dengan logi buah apel yang di gigit itu tidak terbentur ke lantai.
"Alexs,bos ," ucap Mario.
"Halo lexs ,ada apa," tanya Mario.
"Kenapa lu yang angakt? bos mana ," sahut Alexs dari sebrang telfon.
"Bos lagi gak mau bicara sama lu? sudah buruan ada apa lu telfon? gue lagi sibuk ini," ucap Mario.
"Tolong lu bilang ke bos kalau micko sekarat.
"Apa? sekarat," tanya Mario.
"Bos-bos ,micko sekarat," ucapnya yang kembali mengusik tidur bosnya.
Caisar yang belum sepenuhnya tidur itu langsung terbangun dan duduk," sini hp nya," Ucapnya yang langsung merampas benda pipi itu dari tangan Mario.
"Kamu yakin jika micko sekarat ," Pertana kalinya caaisar bertanya kepada alexs seetalah kejadian itu.
'iya bos,selain ingin bunuh ,sepertinya dia over dosis dengan obat yang kita berikan," jawab alexs.
"Oh,terserah kamu saja mau apakan sih micko itu," ucapnya.
"Siap Bos.
"Apa bos tidak mau kesini.
__ADS_1
"Saya akan datang ke markas jika kamu bersedia memberi tahu di mana Nada," sahut caisar.
"Kalau itu ,saya belum bisa memberi tahu bos,saya harus menunggu perintah dari nona," jawab alexs yang membuat caisar mematikan telfon itu secara sepihak.
_____'''''-------
Hari ini jadwalnya alexs datang kerumah yang di tempati Nada saat ini ,sebelum berangkat kesana,ia lebih dulu belanja ,belanja apa saja yang di tulis nada dalam pesan yang di krim.
Saat di supermarket pandangan aneh ,bisikan serta candaan ,alexs dapatkan,tentu saja semua itu ulah kaum hawa yang menertawakan dirinya ,dengan tetap memasang tampang col-Nya alexs tetap santai untuk memilih buah dan sayur.
"Bang istrinya kemana? kok belanja sendirian," pertanyaan itu terlontar dari tiga wanita yang kisaran umurnya masih sembilan belas Hinga dua puluhan.
Marasa dirinya di panggil lantas alexs menoleh ketiga wanita yang sedang melempar senyum.
"Kalian mamanggilku," Ucap alexs dengan muka sinisnya.
"Ih ganteng-ganteng kok jutek sih," celetuk wanita yang merasa kecewa dengan sikap alexs.
Tanpa merespon wanita itu,alexs langsung saja pergi ke kasir.
Setelah pesanan dari istri bosnya terpenuhi ,alexs segera menuju rumah bambu.
Selama bersembunyi ,Nada menghabiskan waktunya dengan membaca buku tentang kehamilan dan melakukan senam hamil.
"Seperti biasa ,alexs mengerti pintu sebanyak tiga kali dan berdehem sebagai kode,Nada yang saat itu sedang bersantai ,segera membuka pintu.
"Nona,ini pesanannya," Ucap alexs yang menaruh dua kantong kresek kedalam ruang tamu setelah itu ia kembali keluar.
"Maaf nona ,saya tidak bisa lama-lama," Ucapnya.
"Oh iya bang ,apa sudah di sampaikan sama Alisa kalau saya tidak kuliah dulu untuk beberapa hari ini," tanya Nada.
"Sudah nona," jawabnya.
"Terimakasih ya bang alexs," ucap Nada.
"Sama-sama nona.
"Oh ,...iya lebih baik nona segera temui bos caisar ? saya kasihan melihatnya nona," ucap alexs.
''Iya ,lusa aku akan temui," sahut Nada.
"Kalau begitu ,saya permisi nona," pamit alexs yang mendapat anggukan kepala oleh Nada.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mengintainya dari jarak jauh.
Nada yang tidak menyadari itu pun langsung Kembali masuk dan menutup pintu kembali.
???AYO KIRA-KIRA SIAPA YANG MENNGIKUTI ALEXS.
__ADS_1