Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Pingsan


__ADS_3

Nada dan para mahasiswa lainya berdiri di lapangan ,panas tarik matahari yang menyoroti seluruh tubuhnya membuat Nada merasa pusing.


"Nada ,kamu gak kenapa-kenapa," tanya Alisa khawatir melihat kringat di dahi Nada dan sesekali Nada memijat kepalanya.


"Aku gak papa sa," jawab Nada dengan pelan,Caisar yang sedang meting merasakan hatinya gelisah.iya kembali tidak fokus untuk kembali bekerja.


"Tuan caisar apa anda mendengarkan saya," tanya klien caisar dan Mario yang melihatnya menggelengkan kepala tak habis pikir dengan bosnya.


'Iya,tuan ,oh mari kita lanjutkan kembali,maaf saya sedikit tidak enak badan ," Ucap caisar dan mereka kembali fokus membahas bisnisnya.


Nada yang yang semakin pusing dan tidak kuat menahan rasa pusingnya ,tubuhnya terkulai lemas di pelukan alisa,Ben yang lagi berjalan melihatnya ia langsung berlari kelapangan ,di sana para senior sedang memberikan pertolongan kepada Nada.


"Kalian fokus kepada mahasiswa lainya biar anak ini dengan saya," titah ben kepada para senior ,Ben langsung menggendong tubuh Nada ,dan Alisa mengekorinya dari belakang.


"Kenapa kamu ikut? tanya Ben ,ia berhenti dulu untuk menegur Alisa.


"Saya temannya ,dan tidak ingin terjadi apa-apa denganya,..ayok sudah cepat bawa Nada ke UKS ," Ucap Alisa kepada Ben.


Caisar yang sudah selesai metting menelfon beberapa kali ke ponsel sang istri.


"Kenapa gak di angkat? apa belum istrahat," hati caisar semakin cemas.


"Alisa ,ya Alisa," tapi aku tidak ada nomor Alisa,ya aku harus minta sama alexs.


Caisar langsung menelfon alexs.


Halo,lexs," Ucap caisar kala telfon itu sudah tersambung.


"Iya ada apa bos," sahut Alexs dari seberang telfon.


"Kamu,punya nomor Alisa kan,tolong kirimkan sekarang,saya mau menanyakan istri saya ke dia ,soalnya ,saya telfon nomor istri saya gak di angkat-angkat,". Ucapnya panjang lebar.


"Baik bos," sahut Alexs.


Alexs mengirimkan nomor Alisa ke ponsel bosnya.


Sedangkan di sana Ben langsung membawa Nada ke ruangan UKS ,Alisa ikut masuk kedalam bersama perawat dan Ben menunggu di luar.


Petugas UKs memeberikan pertolongan kepada Nada ,dan saat ia memeriksa kondisi Nada ia terkejut.


"Apa dia sudah menikah," tanya perawat UKS kepada Alisa.


"Sudah," jawab Alisa.


perawat UKS terkejut kembali,dan berbisik kepada alisa,"apa kamu tau teman mu hamil," tanya petugas.


"Iya tau lah," jawanya.

__ADS_1


"Oh baiklah," Ucap sang perawat.


Ben di luar merasa khwatir dengan keadaan Nada di dalam,sedangkan sekarang jadwal ia untuk mengajar ,dengan berat hati ben masuk kedalam ruangan UKS.


"Alisa ,saya mengajar Dulu,kamu sebaiknya tunggu Nada di sini," Ucap Ben kepada Alisa.


"Baik pak Ben," jawab Alisa ,Ben pergi dari ruangan.


Alisa berfikir dengan keras," Fik pak Ben suka sama Nada ,ini tidak boleh terjadi ," Ucap Alisa sambil membuka ponselnya dan ia terkejut begitu banyak pesan dan panggilan dari caisar suami temannya itu.


" Hallo bang caisar," sapa Alisa dari sebrang telfon.


"Kalian lagi istrahat? kenapa Nada tidak mengangkat telfon dari saya," apa sekarang Nada lagi bersama kamu," tanya caisar.


"Bang caisar ,Nada di ruang UKS tadi Nada pingsan.


"Apa,istri saya pingsan," saya kesana sekarang," caisar langsung mematikan ponselnya.


"Ya aku keceplosan,pasti suami Nada sangat panik," Ucap Alisa.


"Sa,! aku di mana?' tanya Nada yang baru siuman dengan suara lemas..


kamu di ruangan UKS,tadi kamu pingsan.


Nada langsung meraba perutnya khawatir akan anaknya.


Siapa yang bawa aku kesini," tanya Nada penasaran.


"Pak Ben," jawab Alisa.


"Pak Ben," Nada terkejut dan mencoba mengulang namanya.


"Sa,kamu jangan bilang sama suami aku ya,dia pasti cemburu dan khawatir.


Ya maaf Nad,sudah telat ,tadi aku bilang kamu pingsan,suami kamu dari tadi telfonin kamu terus gak di jawab akhirnya suami kamu minta nomorku ke bang alexs.


Ya Alisa kamu mah," jawab Nada dengan cemberut.


Beberapa menit kemudian caisar dengan cepat mengendarai mobilnya tanpa di antar oleh bodygardnya farel.,mobil caisar Sampai juga di parkiran depan kampus,ia langsung masuk kampus dan berjalan ,mencari sahabat nya yang kebetulan dosen di kampus tersebut,semua mahasiswi di buat heboh karena baru pertama kali melihat langsung dari dekat seorang pengusaha muda caisar Aditama Marley.


Itu kan caisar aditama Marley pengusaha muda dan juga Anak pemilik kampus ini, ternyata tampan sekali ya,gue selama ini hanya lihat di televisi," Ucap Rika mahasiswi senior.


Caisar berjalan mendekati para senior.


"Permisi ,apa kalian tau ruangan dosen yang bernama pak David," tanya caisar kepada anak-anak yang lagi duduk.


"Tahu tuan ,mari saya antar," jawab Rika, iya berjalan di samping caisar sambil sesekali memandangi wajah caisar dan tersenyum.

__ADS_1


"Kira-kira tuan caisar ini udah punya kekasih belum ya,tapi walaupun udah punya kekasih gue rela deh jadi yang ke dua,pak Ben gue lewat."batinnya berkata.


"Silahkan tuan caaisar,di sini ruangan nya pak David.


Oke," jawabnya dingin.


"Uuuhh ,tampannya ,tapi sayang cuek banget," Ucap. sambil menatap punggung caisar dan ia tertawa sendiri.


Caisar langsung masuk keruangan david.


"Caisar?" sapa David yang tak lain sahabatnya saat kuliah.


"David ,antar gue keruang UKS," Ucapnya, walaupun raka sudah tau ruangan nya tapi dia tetap meminta di antar oleh David.


"Mau apa loe ksini," tanya David.


"Elo sih gue suruh gak usah ada perkenalan mahasiswa,ngapain coba ngejemur istri gue di teriknya matahari seperti ini,ya istri gue sampai pingsan lah,elo tau sendiri istri gue lagi hamil," jawab caisar dengan kesal.


"Sory,sory.ini bukan kebijaksanaan gue sudah dari kampus,? lha ini kan kampus milik orang tua loe ,loe kan berhak atas segalanya.


Sudah ayok lah,ngomong saja loe tu," Ucap caisar.


David berjalan dengan caisar sambil berbincang hingga Sampai di ruang UKS.


Caisar langsung masuk tanpa mengetuk pintu.


Ya ampun tu orang main masuk saja ,ngetuk pintu kek,kenapa gak sendiri aja langsung ke ruang UKS ,kenapa harus ngajak gue coba," omel David.


"Mas," sapa Nada dengan tersenyum.


"Kamu gak papa sayang,mau pulang sekarang," ajak caisar.


"Aku tidak Kenapa-kenapa mas,tapi aku belum beres kuliahnya," jawabnya.


"Pulang saja Nada,nanti saya yang izinkan kamu," jawab dosen David.


"Baik kalau begitu ,terimakasih pak David," Ucap Nada, Caisar memapah Nada dan memeluknya dengan erat.


"Sa,aku pulang dulu ya," Ucap Nada.


"Iya,Nad hati-hati ya," sahutnya.


Mahasiswi wanita melirik caisar ,dan mengagumi ketampanannya mereka berbisik dan bergosip hingga memuji caisar.


Itu mahasiswi baru siapa nya tuan caisar ya,apa adiknya bisik-bisik sang mahasiswi.


Nada yang mendengar merasa jengah dan cemburu.

__ADS_1


__ADS_2