
"Apa yang sudah anak itu bicarakan sama mamanya," gumam Irfan.
"Misi berhasil," Ucap Caisar dengan tersenyum simpul.
Kalian tunggu di sini!perinta caisar yang melangkah keluar dari ruangan kerjanya.
Siap bos," sahut Alexs dan Rio.
Aku jadi penasaran sama istrinya sih bos itu," Ucap Alexs.
"Sangat cantik mungkin buktinya saja bos mu itu bisa kepincut!Sahut Rio.
Ahh....pasti masih Cantikan wanita idaman ku ," balas alexs.
Begitu ya,coba kau tunjukan pada ku seperti apa wanita idaman mu itu,"pinta Rio.
Ya,kapan-kapan akan aku kenalkan dengan mu," Sahut Alexs.
Caisar masuk keruangan papanya.
"Ada apa pa,tiba-tiba Caisar masuk dan membuat kaget Nada.
kok mas Tama juga ada di sini,"batin Nada.
Caisar mengedipkan matanya saat melewati Nada.
Caisar tunjukan sama mama sekertaris yang sudah menggoda papa mu ,' Ucap Belinda.
Ohh..jadi itu yang sudah kamu katakan sama mama mu cai," sahut Irfan.
Heemm..bukan pa ,"sahut Caisar.
Terus kenapa mama mu bisa tiba-tiba datang dan marah sama papa," tanya Irfan.
"Panggil sekertaris gatel itu ke sini cai ?mama ingin beri pelajaran buat dia,"Ucap Belinda.
Dan ,kamu pa ?jangan coba-coba untuk menutupi semuanya dari mama," Ucap Belinda.
Ma...papa tidak melakukan apapun ,dan papa juga tidak di goda oleh wanita mana pun?Sahut Irfan.
Helelhh...Mana ada maling yang mau ngaku ," sahut Belinda.
Percaya sama papa ma!kamu di bohongi sama Caisar ," kata Irfan.
Caisar tak mungkin bohong pa,Karna dia satu kantor sama papa dan otomatis tau semua tentang orang-orang yang ada di gedung ini.
Oooh..jangan-jangan selama mama sakit ,papa sering chek in sama sekertaris papa itu,' Ucap Belinda.
"Aduh ma,amit-amit ya kalau papa chek on sama sekertaris papa itu ," sahut Irfan.
"Pintar sekali ya,papa bersilat lidah ,di depan amit-amit tapi di belakang papa mantap-mantapan ," sahut Belinda.
Caisar dan Nada hanya menjadi penonton perdebatan mereka.
Mama ini bicara apa .
Papa normal ma?dan papa gak mungkin chek in sama laki-laki," Ucap Irfan..
__ADS_1
Maksud papa apa," tanya Belinda.
Sekertaris papa yang sekarang ini laki-laki ma,jadi mama jangan berpikiran buruk sama papa ," jawab Irfan.
Jangan bohong pa!Mama masih ingat kalau sekertaris papa itu perempuan ,"sahut Belinda.
"Yang itu sudah lama keluar ma,dia keluar karena mau menikah ,dan papa ambil sekertaris baru dan kebetulan ada yang ngelamar kerjaaan itu laki-laki,"jelas Irfan.
Belinda terdiam dan menatap sang putra yang cengar-cengir.
"CAISAR,
Aaa...Ampun ma ..ampun Caisar hanya becanda ," mohon Caisar kala mendapatkan jeweran dari sang mama.
"Dasar anak dirhaka,berani sekali kamu mengadu domba orang tua mu ,"Ucap Irfan yang ikut menjewer telinga kanan Caisar.
Aaa..ampun pa..ma,"Ucapnya yang menahan sakit di telinga.
"Terus tuan,nyonya ..tarik saja telinga nya hingga putus," Ucap Nada sambil tertawa kecil.
Hey....kau ya! Ucap Caisar yang menunjuk Nada.
Apa kau tunjuk-tunjuk Nada.
Ini hukumannya karna kamu sudah ngerjain mama sama papa," Belinda menarik telinga caisar lebih kuat lagi.
" Ampun ma sakit.
"Lagi pula mama gak tanya dulu sih sama Caisar ,main datang dan langsung mara-marah .
Belinda dan Irfan melepaskan jewerannya ,Caisar pun mengirim sesuatu di ponsel papanya..
Tiket ke pulau Dewata," kata Irfan kala melihat tiket online itu.
Iya Caisar sudah pesan dua tiket dan hotel untuk mama dan papa menginap di sana,lagi pula mama sudah lama juga kan gak pergi liburan?Ucap caisar.
"Penerbangan hari ini cai,"Tanya Belinda yang ikut melihat tiket pesawat itu.
Iya ma,namanya juga kejutan.
"Jadi tunggu apa lagi,bersiaplah dan nikmati liburan kalian berdua?Caisar merangkul mama dan papanya.
Dasar anak nakal,"Ucap Belinda.
Ayo Nad,kita pulang sekarang ," Ajak belinda.
Mama dan papa pulang aja berdua,Nada biar pulang dengan ku nanti," Sahut Caisar dengan cepat.
"Tapi Nada harus menyiapkan keperluan mama cai," Ucap sang mama.
"Semua sudah di siapkan oleh bik Santi ,jadi mama dan papa bisa langsung berangkat ke bandara ," jelas Caisar.
Benar begitu,"tanya Belinda ,caisar pun mengangguk.
Nada,kamu tidak papa kan pulang sama caisar,atau kamu mau pulang naik taksi ," tanya Belinda.
Iya nyonya tidak papa,Nada akan pulang dengan tuan Caisar ," sahut Nada.
__ADS_1
"Ya sudah kalau gitu saya tinggal ya?Oh ya masalah pendaftaran mu di kampus,kamu tunggu Saya pulang ya," Ucap Belinda.
Iya nyonya dan tuan hati-hati di jalan ," kata Nada.
Cai,mama titip Nada ya," ucap sang mama.
Beres,ma ,"sahut caisar yang berhasil menyingkirkan orang tuanya keluar kota.
Mas,kamu ini bener-bener ya,"kata Nada saat tuan dan nyonya nya hilang di balik pintu lift.
Kenapa.
"Sini kamu ,Caisar menarik nada supaya mendekat.
Kamu harus di hukum karena sudah berani menertawakan suami mu tadi," Ucap caisar.
Ha ha ha ...Ampun mas ,ampun ," Ucap Nada kala Caisar menggelitikin tubuhnya.
Puas kamu bisa menertawakan mas,hemmm',tanya Caisar yang terus menggelitiki Sang istri.
Ampun mas,perutku sakit?Ucap Nada yang mampu menghentikan suaminya.
Benarkah,mana yang sakit sayang," seketika Caisar langsung panik.
"Di sini ,rasanya sakit sekali,Nada memegang perutnya sebelah kanan dan pura-pura menahan sakit.
Mana sayang,mas lihat,".jawab caisar dengan begitu panik.
Tidak,tidak ..jangan ,Nada menahan tangan Caisar yang hendak menyingkap bajunya.
Katanya sakit! sini mas lihat," Ucap Caisar lagi.
Tidak,aku hanya bercanda saja,Sahut Nada yang tersenyum dengan kedua alisnya yang di buat naik turun.
Ooh..jadi istriku ini hanya pura-pura saja untuk ngerjain suminya.
Jangan-jangan lakukan itu lagi,perutku akan bener-bener sakit jika kamu menggelitiki ku?Sahut Nada seraya menahan ke dua tangan sang suami.
Oke ,mas akan beri hukuman yang lain saja kalau begitu," Ucap caisar dengan senyum menyeringai.
Seolah tau tau dengan pemikiran sang suami ,dengan cepat menempelkan jari telunjuknya di bibir caisar ,stop,jangan lakukan di tempat umum seperti ini," Ucap Nada.
Oke,tidak sekarang,Caisar menurunkan tangan Nada," akan aku beri hukuman nanti saat kita di rumah," lanjutnya.
Iya mas ,hemmmz,"Jawab Nada.
Kenap hmmmz," sahut caisar.
tidak-tidak mas?Ucap Nada lagi.
"Sekarang ikut keruangan kerja mas,mas akan mengenalkan mu dengan seseorang," Ucap caisar sambil merangkul Nada dan berjalan bersama.
"Siapa?tanya Nada.
Dia orang-orang kepercayaaan mas sayang ,dan doa yang selalu menjadi bayangan mas di mana pun mas berada," jelas Caisar.
Nada mengangguk," Sepenting itukah suamiku ?batin Nada.
__ADS_1