
Nada yang di tuduh gak-gak sama suaminya,lantas ia pun bangkit dari tempat tidur,matanya memerah ,hatinya bergemuruh ,dirinya pun juga tersulut oleh emosi.
"Apa ini Sifat asli mu Mas,kamu egois mas?"
"Aku tidak pernah menyembunyikan rahasia apapun dari mu,aku juga tidak pernah sekali pun berbohong dengan mu.
"Justru kamu yang menyembunyikan banyak rahasia dariku.
"Pernahkah kamu jawab jujur saat aku tanya tentang rahasia mu? enggak kan.
"Yang aku tau suamiku, dia hanya pengusaha,berangkat pagi dan pulang sore hari,kadang juga pulang saat langit sudah gelap.tanpa aku tau apa saja kegiatannya di luarvsana selain bekerja.
"Perna aku menuduh mu yang macem-macam? enggak pernah kan.
"Giliran aku yang gak sengaja bertemu dengan Aska dengan gampangnya kamu menuduh ku yang tidak-tidak.
"jangan perna sebut nama laki-laki lain di depanku ,termasuk anak juragan Wira itu? sahut Caisar yang merasa risih saat istrinya menyebutkan temanya itu.
"Kamu egois sekali Mas", Ucap Nada seraya mengusap air mata nya dengan kasar .
"Aku tidak egois? aku hanya tidak suka melihat mu dekat dengan laki-laki lain,aku tidak suka ,aku cemburu," sahutnya.
"Kamu cemburu dengan orang yang salah,aku dan Aska.
',Sudah aku bilang jangan sebut nama itu lagi di depan ku?" potong Caisar dengan Nada yang tinggi.
"Aku sama dia tidak ada hubungan apa-apa ,lagi pula ada mama juga yang menemani ku tadi," jelas Nada.
"Apapun itu alasannya aku tetap tidak terima,kau mengerti itu,' bentak caisar.
Nada yang baru pertama Kali di bentak oleh suaminya itu langsung terdiam tak bersuara lagi,tubuhnya bergetar menahan tangis,air matanya meleleh membasahi pipi.
Rasa sesal menghampiri caisar saat melihat istrinya yang berusaha menahan tangis.perlahan caisar mendekati istrinya,berusaha menyentuh pundaknya ,dengan gerakan cepat Nada menepis tangan suaminya.
Nada yang kecewa memilih untuk membaringkan tubuhnya di ranjang dengan seluruh tubuhnya di tutupi oleh selimut yang tebal.
"Sayang,Mas minta maaf ,mas gak bermaksud membentak mu,maafkan mas sayang,mas khilaf,mas benar-benar cemburu melihat kamu dengan dia," Ucap caisar yang mendekati istrinya.
"Aku kecewa sama kamu Mas," sahut Nada dari dalam selimut.
"Mas minta maaf sayang,?" Ucap caisar yang berusaha membuka selimut itu.
"Tolong jangan ganggu aku? aku ingin sendiri",Ucap Nada yang membuka sedikit selimutnya.
"Sayang buka selimutnya mas benar-benar minta maaf,mas janji gak bakal membentak mu lagi.
__ADS_1
"Aku ingin sendiri Mas ,kamu bisa mengerti apa tidak.
"Sayang jangan begini," caisar berusaha membuka selimut sang istri.
"Jangan ganggu aku Mas,aku pingin sendiri," Ucapnya.
"Oke,Mas keluar dari kamar,mas beri waktu kamu sampai malam nanti," Ucap caisar yang mengalah.
Tak menyahuti kata-kata suaminya,Nada justru menutup rapat tubuhnya dengan selimut lagi.
Belinda yang baru tiba di rumah itu langsung mencari menantunya ,dia khawatir jika putranya berbuat kasar terhadap istrinya.
"Bik,caisar dan Nada di mana," tanya nya kepada bik Santi yang sedang merawat bunga di teras rumah.
"Ada di kamar nyonya,sepertinya Mereka sedang bertengkar," jawab Santi.
"Bik,tolong ini simpan di kulkas," Ucap Belinda memberikan bungkusan kantung plastik ,setelah itu Belinda ,masuk ke dalam rumah untuk menemui anak dan menantunya ,saat akan naik tangga,caisar sudah lebih dulu turun.
"Cai,mana Nada," tanyanya.
"Ada di kamar ,dia ingin sendiri tak mau di ganggu," jawabnya.
"Kamu mau kemana," tanya Belinda.
"Caisar mau kembali ke kantor Ma,ada kerjaan yang harus caisar selesaikan," jawabnya.
.
'Mama tidak suka ya ,kalau kamu berbuat kasar dengan perempuan ,terlebih lagi perempuan itu istri kamu sendiri? papa mu saja gak perna berbuat kasar kepada mama," Ucap belinda.
"Tenang saja ,caisar gak apa-apainn kok anak kesayangan mama itu," sahutnya yang kembali melangkah.
Tunggu?" Belinda menghentikan langka sang putra.
"Ada apa lagi sih Ma.
"Caisar sudah di tunggu orang ini di kantor,"Ucapnya.
"Jawab jujur,kamu apakan istrimu.
"Ma,caisar gak ngapa-ngapain wajar dong kalau caisar marah saat lihat istriku dekat dengan pria lain," jawab caisar.
"Kamu cemburu?
"Mama,pikir saja sendiri.
__ADS_1
Belinda menggelengkan kepalanya ,...is...is....is..ternyata Anak mama bisa cemburu juga rupanya? duh..duh kasian ,tapi kamu cemburu dengan salah orang caisar.
"Pria yang duduk bersama mama dan istrimu itu.
"Aska ,dia satu desa dengan Nada,dia anak juragan Wira yang selalu membantu Nada saat hidup susah di desa,Aska juga yang menjadi teman satu-satu nya yang Nada punya di desa," sahut caisar dengan cepat.
Belinda membelakan matanya seraya menepuk tangan.
"Itu kamu tau ,lalu kenapa kamu masih marah-marah gak jelas sama istrimu," tanya sang mama.
'Ma,Nada itu sudah mempunyai suami ,dan caisar sebagai suaminya tidak suka melihatnya bersama pria lain walaupun itu teman baiknya," jawab caisar.
'Tapi sikap kamu juga salah cai,kamu datang-datang langsung menyeret Nada keluar dari depot itu sangat salah,kamu sudah mempermalukan diri kamu sendiri dan juga Nada.
"Toh..di sana juga ada mama yang menemani mereka mengobrol,obrolannya juga gak ada yang aneh-aneh ,hanya menceriakan masa-masa mereka di desa," jelas belinda.
"Apapun alasannya caisar tidak suka Ma,"tegas caisar.
'Dasar keras kepala ? awas saja ya kalau kamu sampai membuat Nada menangis," sahut Belinda,sedangkan caisar bergegas ke kantor.
"Aku harus memastikan keadaan Nada," gumamnya yang naik ke lantai dua.
Tok....tok...tok...
Belinda mengetuk pintu kamar caisar.
"Ada apa lagi sih Mas? aku sudah bilang,aku pengen sendiri kamu ngerti gak sih," sahut Nada dari dalam kamar ,dirinya tak tau jika itu bukan suaminya.
'sayang,buka pintunya ,ini mama," Ucap belinda.
"Mama?" kata Nada yang langsung bangun.
"Sayang,kamu dengar mama kan.
Buka pintunya.
"Iya Ma,tunggu sebentar," sahut Nada yang turun dari tempat tidur.
Pintu kamar pun terbuka," maaf ya Ma,Nada kira tadi mas Tama,,' Ucap Nada yang tak enak hati dengan mama mertuanya.
"Iya sayang ,gak papa,"sahut sang mertua.
'Kamu habis nangis?" tanya Belinda yang melihat wajah sembab sang menantu.
"Enggak kok Ma,tadi kelilipan debu saja," jawab Nada yang berusaha mengusap kedua sudut matanya yang masih basah.
__ADS_1
"Jangan bohong sama mama,apa yang sudah caisar lakukan,"tanya Belinda yang menuntun sang menantu untuk duduk di sofa yang ada di kamar.
Caisar kembali ke kantor setelah mendapatkan telfon dari asistenya,dengan begitu ,ia memberikan waktu untuk istrinya menyendiri.