Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Semua terkejut Nada hamil


__ADS_3

Di saat Belinda datang Nada segera menghapus air mata nya.


Cai,kamu sudah pulang," sapa Belinda yang tiba-tiba muncul entah dari mana datangnya.


"Mama?


Nada segera menghapus air matanya .


Bukanya Nada sudah menghantar itu dokumen ? apa mama salah ambil," tanya belinda.


Engga,cuman ,ada dua dokumen yang tertinggal dan Caisar lupa beri tahu mama tadi ," bohong caisar.


Nada yang tak ingin lama-lama di sana pun melangkah masuk ke dalam rumah.


Nad,bisa tolong buatkan kopi ," pinta caisar.


Nada hanya mengangguk tanpa bersuara.


Neng tolong dong buatkan kopi untuk tuan caisar ," Ucap Nada saat tiba di dapur ,ia sengaja melempar pekejaannya karena ia tau itu hanya akal-akalan suaminya agar bis berrtemu dengannya.


Neneng langsung membuat kan kopi buat tuan mudah caisar.


"Kalau sudah jadi ,tolong kamu Antar sekalian ya,saya mau istrahat sebentar ,saya capek dan pusing ," kata Nada.


Iya Nad,tenang saja ," sahut Neneg.


Neneng menghantarkan kopi yang di buat nya dan di bawa ke tuan mudah nya.


" Tuan ini kopinya ," Ucap Neneng.


"Kenpa kamu yang buatkan kopi saya kan nyuruh Nada," Ucap caisar.


"Iya tuan ,saya di suruh Nada," jujurnya.


Kepalanya yang semakin berat itu membuat Nada berjalan sedikit sempoyongan ,lama-lama pandangannya berkunang-kunang dan seketika menjadi gelap.


"Di mana Nada sekarang," tanya caisar.


" Kamu kebiasaan cai,marah-marah cuma gara-gara kopi ," tegur Belinda.


Nada sedang ist,...belum sempet selesai menjawab sudah terdengar suara Dewi yang berteriak minta tolong.


Tolong Nada pingsan,teriak Dewi.


Nada pingsang !kaget caisar,dirinya segera melompat dari tempat duduknya dan menghampiri sumber suara.diirinya tak lagi peduli dengan bagaimana reaksi mamanya nanti.


Akibat terlalu memikirkan kejadian di restoran itu ,membuat Nada pusing ,kepalanya yang semakin berat membuat Nada berjalan sedikit sempoyongan lama-lama pandangan nya berkuanag-kunang seketika menjadi gelap.


Bukan hanya caisar saja yang kaget,Belinda serta bik Santi juga kaget saat Dewi berteriak.


" Nada,?lirih caisar.


" Minggir ,caisar menggeser tubuh Dewi dan mengangkat istrinya yang lemas pucat itu.

__ADS_1


Bawa ke kamarnya tuan?" Ucap bik Santi yang berjalan lebih dulu untuk membukakan pintu kamar Nada..


Sejenak Belinda terheran dengan anak laki-laki nya itu,namun Belinda berpikir jika itu wajar ,karena Nada bekerja di rumahnya ,sehingga caisar juga bersikap baik kepada Nada.


Perlahan caisar membaringkan istrinya di tepat tidur.


Nad,,..bangun ?"Caisar menepuk pelan pipi sang istri.


Semua menatap heran saat melihat caisar yang tampak begitu khawatir dengan Nada.


Ada apa ini "!kok kumpul di sini ," tanya toha yang baru pulang.


Ini mas Nada pingsan," jawab Santi .


"Pingsan,mana! Toha pun khawatir dengan keponakannya itu,sat ia akan masuk ke dalam kamar,sang istri menahannya,Santi memberi isyarat kepada suaminya itu agar melihat tuan muda nya.


Toha membelalakan matanya ,ia tak percaya dengan apa yang ia lihat.


Ada hubungan apa mereka," tanya toha yang setengah berbisik.


Aku juga gak tau mas," jawab Santi.


"Bik ,tolong telfon dokter Wisnu cepat," perintah caisar,dokter Wisnu adalah dokter keluarga caisar.


I-iya tuan ," sahut bik Santi.


Nada,bangun ?caisar terus berusaha membuat istrinya sadar.


Belinda semakin di buat heran kala melihat mata sang putra yang berkaca-kaca itu.


Nada,,bangun jangan buat kita semua khawatir seperti ini,"kata caisar yang menyadari jika semua orang menatapnya dengan tatapan yang aneh.


Nada yang mulai sadar itu menegejapkan matanya.


Nad,..kamu sudah sadar," tanya caisar.


"Pusing,...lirih Nada seraya menyentuh kepalanya.


Tunggu ,dokter akan segera datang," kata caisar.


Nada apa yang kamu rasakan ," tanya paman Toha yang mendekat.


" Kepala Nada pusing banget paman," jawabnya dengan suara yang lemah.


Apa sebelumnya kamu perna pusing hingga pingsang seperti ini," tanya Belinda.


Nada hanya menjawab dengan mengeelengkan kepala.


Tak lama dari sadar nya Nada ,dokter Wisnu pun datang ,caisar menggeser saat dokter wisnu akan meriksa Nada.


Selagi memeriksa Nada ,dokter Wisnu juga melayangkan beberapa pertanyaan kepada Nada.


"Apa sebelumnya sering pusing," tanya dokter Wisnu.

__ADS_1


"Tidak dok,cuman akhir akhir ini saya merasakan pusing,tapi baru tadi pusingnya benar-benar membuat saya tidak tahan," jawab Nada.


Dokter Wisnu mengangguk dan memeriksa Nada,hingga menemukan pokok masalah yang membuat Nada pingsan.


Bagaimna keadaan keponakn saya dok,"tanya toha.


"Tidak ada yang perlu di khawatirkan,hanya saja tekanan darahnya rendah ,itu sangat wajar di alami oleh setiap wanita yang sedang hamil ," jelas dokter Wisnu.


Hamil dok," Ucap semua orang dengan kompak.


Iya,saudara Nada sedang hamil,untuk memastikan usia kandungannya ,silahkan lanjut periksa ke dokter kandungan ,"jawab dokter Wisnu .


Semua terdiam ,tak ada yang tak kaget di sana kecuali caisar.


Diamnya caisar itu bukan kaget karena Nada hamil,tapi karena bingung bagaimana menyampaikan kepada orang tuanya jika Nada hamil anaknya.


"Kalau begitu saya permisi," pamit dokter Wisnu.


Neneng kamu antar dokter Wisnu ya ," kata bik Santi.


Siap bik," sahutnya.


Dewi kamu bisa lanjutkan pekerjaan. mu,Sinta mengusir satu persatu orang yang ada di kamar Nada ,hanya menyisakan dirinya serta suami dan juga tuan rumah ,siapa lagi kalau bukan nyonya dan tuan muda caisar.


Nada yang menyadari statusnya akan segera terbongkar ia pun berusaha bangun walupun masih terasa pusing.


Pelan-pelan Nad," toha membantu keponakannya itu untuk duduk.


Mang ,tadi pulang Sama papanya caisar," tanya Belinda.


' Iya nyonya,tapi tuan langsung menuju ruang kerja nya seperti nya ada pekerjaan yang belum selesai," Ucap Toha.


Tolong mang panggil kesini,,Perintahnya.


Toha mengangguk dan langsung keluar kamar Nada.


Suasana kamar masih hening.


Nada tak berani mengangkat pandangannya ,menunduk dengan tangan yang ia remas.


Ada apa ma!" papa masih ada pekrjaan ," Ucap Irfan yang datang bersama mang toha.


"Nada hamil pa," Kata Belinda.


Bagus dong,bukanya Nada sudah menikah ," sahutnya.


Masalahnya selama Nada tinggal di kota ,dia belum menemukan suaminya tuan ,"sahut Toha.


Seketika Irfan terdiam,ia melihat gadis yang duduk di atas tempat tidur dengan kepala yang menunduk.


"Nad,coba jelaskan pada paman apa yang yang sudah kamu sembunyikan dari paman dan bibik mu," tanya toha yang mendekati keponakanya itu.


Nada hanya mengangkat wajahnya sebentar lalu kembali menunduk ,lidahnya keluh untuk bicara yang sebenarnya dirinya tak menyangka jika secepat ini akan hamil.

__ADS_1


"jawab Nad ! jangan diem saja? Toha sedikit mengeraskan suaranya yang membuat Nada kaget dan mengangkat wajahnya.


Maafkan Nada paman," Ucap Nada irih lalu kembali menunduk.


__ADS_2